Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Perihal Berendam Bersama


__ADS_3

"Sayang, aku pulang".Mark berjalan cepat masuk kedalam rumahnya. Ia pun sembari mencari keberadaan istri tercintanya. Bahkan suasana ruangan nampak begitu sepi.


" Kemana mereka semua??? ".Guman Mark seraya terus melihat ruangan satu persatu.


Bahkan pelayan saja belum ia dapati berada dimana. Hanya ada para penjaga serta anggota nya yang berjaga di depan. Namun, ketika Mark akan melangkah kearah dapur. Suara kedua putranya menghentikan langkah kaki pria bertubuh tinggi maskulin itu.


Mark pun langsung melangkah kearah belakang. Dimana disana ada kolam renang dan juga taman bunga. Mark nampak menampilkan senyum smirk nya. Melihat kedua putranya ternyata sedang asyik berenang dengan sesekali sambil saling jahili.


"Kenapa siang siang begini berenang???. Nanti kulit kalian akan gosong ".Seru Mark sembari menghampiri kedua putranya.


Sedangkan para pelayan yang tadi menemani kedua putra kembar nya itu. Langsung menunda hormat pada king nya. Tapi Mark hanya memasang wajah datar seperti biasanya.


" Daddy... Bukannya seorang lelaki itu tidak takut gosong?. Kita ini pria sejati".Zello menjawab dengan ekspresi wajah yang sama dengan Daddy nya.


"Yah kau benar son".Mark sedikit mengangkat sudut bibirnya. Sifat Zello memang sangat mirip dengannya. Berbeda dengan Zein yang lebih mendominasi sifat Mommy nya.


" Mommy dimana???".Tanya Mark yang masih belum menemukan keberadaan istrinya. Padahal ia pulang lebih awal karena tidak sabar ingin bertemu dengan Naura. Tapi yang dicari malah belum nampak di matanya.

__ADS_1


"Daddy seperti tidak tahu saja, Mommy dimana??? ".Seru Zein sambil tersenyum.


Mark pun langsung mengulum senyumnya. Ia tahu akan kemana ia mencari keberadaan sang istrinya saat ini.


" Daddy tidak mau bergabung berenang bersama kami??? ".Zein sedikit mengencangkan suaranya. Karena melihat Daddy nya sudah melangkah pergi menjauh dari kolam renang.


" Hari ini kalian berenang tanpa Daddy dulu ya Son!. Karena Daddy ada tugas yang harus dikerjakan dengan Mommy kalian".Jawab Mark sambil tersenyum


Zello hanya menatap Daddy nya dengan tatapan datarnya. Sedangkan Zein pun hanya menganggukkan kepalanya saja.


"Apa yang akan Daddy lakukan dengan Mommy Zello??? ".Lirih Zein bertanya pada sang kakak.


Sedangkan Mark yang kini sudah membuka handle pintu kamar nya. Langsung mengembangkan senyumnya kembali. Saat ia menyembulkan Kepala kedalam kamar. Istrinya tidak ada di atas ranjang. Jam baru menunjukkan pukul 11 siang.


Mark langsung masuk dan membuka ruangan walk in closet. Lalu mencari keberadaan sang istri. Senyum pria itu kembali mengembang. Karena ia tahu dimana istrinya saat ini.


Saking asyiknya berendam dan menikmati aroma mawar. Naura sampai memejamkan matanya. Sudah hampir 30 menit ia berada di dalam bathin. Setelah mengirim foto absur nya pada sang suami tadi.

__ADS_1


Kini wanita beranak dia itu malah ketiduran di dalam bathub. Naura akhir akhir ini memang sangat senang sekali mandi 3 sampai empat kali sehari. Ia jadi lebih sensitif dengan bau keringatnya sendiri. Hal itu membuatnya tidak nyaman. Jadi Naura akan mandi lagi jika ia sudah berkeringat.


"Kenapa berendam sendirian??? ".Bisik Mark tepat di telinga istrinya. Bahkan salah satu tangan Mark kini sudah mulai menyentuh benda favoritnya.


Naura mulai membuka matanya tapi ia tetap tenang. Tidak terkejut sama sekali, sebab ia sudah tahu jika itu suara suaminya. Lagian tidak ada orang lain yang berani masuk kedalam kamar mereka.


"Kau ingin bergabung vian??? ".Naura malah memberikan tawaran ekslusif pada sang suami.


" Tentu sayang".Mark pun semakin bersemangat. Bahkan ia sudah mulai membuka kancing kemeja nya dan membuang semua benang yang menempel ditubuhnya secara asal.


Mark ikut masuk kedalam bathub dengan sedikit buru buru. Lalu ia memilih untuk berada di belakang istrinya. Naura pun ikut membenarkan posisi duduknya.


Dan benar saja sepesekian detik kemudian. Mark sudah betul betul melancarkan aksinya. Membuat Naura terus saja mendesah nikmat. Dengan sesekali berpegangan dengan tekuk leher suaminya. Karena Mark sedang mencumbu leher jenjang istrinya.


Dengan satu tangan kirinya yang sudah menyentuh siti dibawah sana. Sedangkan tangan kanan nya. Mark gunakan untuk meremas dan juga meraba bukit sintal yang menantang itu. Memainkan ujung bukit sintalnya dengan gerakan perlahan. Membuat si empunya terus saja meracau nikmat.


Naura merasakan si Imron sudah gerak sejak tadi dibawah Pinggulnya. Mark pun langsung menancapkan Imron memasuki siti. Hingga suara ******* dan juga erangan tak terelakkan lagi.

__ADS_1


Membuat suasana didalam kamar mandi menjadi riuh karena teriakan kenikmatan yang keluar dari bibir keduanya. Bahkan saling bersahut sahutan satu sama lainnya.


__ADS_2