Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Kena Batunya


__ADS_3

Di pulau dewata yang saat ini sedang menikmati moment liburannya pun tak kalah serunya dengan Imron dan siti. Hanya saja Al dan Sherly masih bisa mengontrol diri. Karena ada baby yang mesti mereka jaga.


Oleh sebab itu Al tidak mau sampai membuat istrinya terlalu lelah dan terlalu ngoyo. Sebab, bagi Al kesehatan kedua nyawa orang yang dicintai itu jauh lebih penting daripada hanya sekedar kepuasan nya saja.


Keduanya sedang menunggu senja terbenam di pinggiran pantai. Yang tidak jauh dari resort tempat mereka menginap. Begitu pula dengan Reza dan juga tania yang saat ini sedang duduk di bangku panjang yang letaknya juga hanya berjarak beberapa meter dari Al dan Sherly.


"Ah, otakku lama lama bisa tercemar jika setiap harinya melihat adegan romantis miss S dan tuan Al". Gerutu Reza yang sebagai seorang pria normal pada umumnya pasti merasakan pengen jika melihat bagaimana kelakuan sepasang suami istri tersebut.


" Makanya cari pasangan biar otakmu yang cabul itu bisa tersalurkan! ". Ejek Tania ketus.


" Sekali lagi kau mengataiku. Maka kau juga yang akan aku makan". Ancam Reza dengan penuh penekanan.


" Cih... Kau pikir semudah itu?. Sebelum kau bertindak akan kupastikan nyawamu sudah melayang ". Jawab Tania tak kalah sadisnya.

__ADS_1


Gleg...


Reza hampir saja lupa jika gadis yang ada di hadapan nya saat ini adalah seorang psiko dan sedikit gila. Bahkan ia tidak kenal belas kasih sedikit pun. Tampangnya saja cantik dan terlihat begitu seksi serta anggun. Tapi jika urusan bunuh membunuh maka ia adalah jagonya.


Tidak ada satu orang pun yang bisa lolos dari dirinya. Jika gadis itu sudah beraksi dan jiwa iblisnya juga bangkit. Ia adalah jelmaan iblis betina yang lebih sadis dari Sherly.


Bahkan sudah tak terhitung lagi berapa banyak jumlah manusia yang telah binasa di tangannya. Jadi, jangan coba coba untuk menyentuh nya jika masih sayang dengan nyawa diri sendiri.


"Hei, kalian berdua itu akur lah sedikit!!. Nikmati lah moment liburan yang langkah ini! ". Teriak Al yang ternyata sejak tadi melihat kedua manusia itu kembali berdebat.


" Sekuat apapun dia. Kau harus ingat Reza! Jika dia adalah seorang wanita.Yang pasti akan lemah kalau sudah mendesah ". Teriak Al lagi sambil terkekeh tanpa sadar saat ini istrinya sudah menatapnya dengan tajam.


Reza pun baru mengulum senyumnya. Ketika sadar apa yang di katakan Al masuk akal. Tapi Tania pun sudah menatapnya dengan tatapan tajam sama seperti Sherly yang sedang menatap suaminya.

__ADS_1


" Awas saja kau kalau berani macam macam!! ". Ancam Tania lagi. Tapi kali ini Reza malah mengangkat bahunya acuh.


Entah apa yang ada di dalam otak pria itu sekarang ini. Yang jelas Tania melihat ada yang sedang di rencanakannya. Hal itu membuat Tania mulai ketar ketir sendiri. Meskipun ia galak dan sadis, tapi apa yang dikatakan Al tadi adalah benar.


Apalagi Tania juga wanita normal yang sudah saatnya untuk merasakan indahnya kenikmatan surga dunia. Usianya yang cukup matang, membuatnya selalu membayangkan bagaimana rasanya Making Love.


"Hehee... Maaf sayang, aku hanya memberikan kode etik pada Reza saja. Agar dia bisa meluluhkan Tania yang galak itu". Al nyengir kuda ketika sadar akan ucapan nya barusan dan melihat tatapan tajam istrinya.


Al merutuki kebodohan nya sendiri. Yang bicara asal tanpa memikir kan akibatnya. Al menggaruk takutnya yang tidak gatal. Dan tersenyum kaku pada istrinya yang masih saja menatapnya sangat menyeramkan.


"Sayang, ayo kembali ke resort hari sudah gelap!! ". Ajak Al berusaha mengalihkan pembahasan.


Sedangkan Tania menarik sudut bibirnya melihat reaksi Al saat di tinggalkan begitu saja oleh Sherly. " Rasakan Tuan. Anda terkena batunya sendiri akan ucapan anda tadi". Batin Tania tersenyum puas.

__ADS_1


TBC


__ADS_2