
Beberapa hari berlalu sejak Zein datang ke Indonesia. Bukannya hanya sebentar, ternyata Zein malah melanjutkan kariernya di Jakarta. Ia mulai sering menampilkan wajahnya di televisi. Tak heran jika semua perusahaan entertainment berebutan untuk bekerjasama sama dengannya.
Karena pesona Zein tak bisa di ragukan lagi. Selain memiliki wajah yang tampan, Zein juga sangat humble. Bahkan, ia mudah dekat dengan siapa pun. Bahkan, banyak artis dan juga para model kelas atas ingin mendekati nya. Namun, sayangnya sedikit pun hati Zein tidak goyah.
Sejak dulu hingga sekarang hatinya masih tetap terkunci pada cinta pertamanya. Siapa lagi kalau bukan Ketty. Apalagi saat ini Ketty juga ikut masuk ke dunia hiburan. Ketty menjadi model dan brand ambassador suatu produk kecantikan.
Sepasang kekasih itu pun tak jarang kini mulai memperlihatkan kemesraan nya di publik. Bahkan, saat ini tengah menjadi perbincangan hangat seluruh media.
Sherly yang saat ini sedang menonton televisi tampak menggeleng kan kepalanya saja. Dengan gaya pacaran keponakannya itu. Bahkan, keduanya tak malu saling peluk dan mengecup bibir di depan umum.
" Astaghfirullahaladzim ". Sherly mengelus dadanya sendiri. Karena bagi Sherly hal seperti itu sangatlah tabuh. Berbeda dengan di Negara yang Zein tinggali selama ini.
Namun, saat ini keponakannya itu juga tinggal di Negara yang sama dengan nya. Sherly takut jika Zein malah tidak bisa mengontrol gaya pacarannya. Dan malah membuat mereka semakin mendekati kemaksiatan. Sekarang saja mereka sudah sering berzina meskipun belum sampai berhubungan lebih.
__ADS_1
" Ada apa sayang? ". Al mendekati istrinya yang mana Al baru saja keluar dari ruang kerjanya. Sedangkan anak anak sejak semalam menginap di rumah opa dan Omanya.
Karena hari ini adalah hari libur. Jadi, Al dan Sherly mengizinkan anak anaknya untuk menginap.
" Lihat lah keponakan Abi itu!! ". Tunjuk Sherly masih saja sedikit resah akan sikap Zein dan juga Ketty.
" Sayang, itu hal biasa di dunia hiburan. Malah mereka juga kadang bisa tidur satu kamar bahkan satu ranjang". Sahut Al sambil terkekeh.
" Wajar saja jika Zello sangat tidak setuju jika Zein masuk dunia hiburan". Guman Sherly lagi menggeleng kan kepalanya.
" Abi, king dan Naura tidak pernah mengajar kan anak anak untuk jadi artis ataupun model. Tapi, itu semua bakat anak anak sendiri Bi. Dan mereka juga berhak untuk menentukan jalan karir mereka sendiri ". Kesal Sherly
Namun, Al malah tertawa terbahak-bahak saat istrinya ngoceh panjang lebar seperti itu. Membuat Sherly semakin kesal saja.
__ADS_1
" Kenapa Abi malah tertawa seperti itu? ".
" Sayang, barusan bukannya kamu sendiri yang bilang. Jika karir anak anak itu pilihan hidup mereka sendiri bukan?. Jadi, untuk apa kamu malah kecewa saat melihat Zein mencium seorang gadis? ".Al menggeleng kan kepalanya.
" Lagian itu masih hal wajar sayang. Meskipun ia sampai menyentuh yang lainnya. Asalkan suka sama suka tak akan jadi masalah. Yang jadi masalah itu, jika di paksa". Seloroh Al sambil terkekeh.
" Abi... ". Sherly melotot tajam pada suaminya. Karena ucapan Al itu tidak benar untuk di terapkan.
" Awas saja kalau anak anak di ajari hal hal buruk seperti itu". Tegas Sherly tidak setuju. Meskipun masa lalu suaminya juga tak beda jauh dari kelakuan Zein saat ini. Namun, Sherly tidak mau jika putra dan putrinya salah langkah.
Sherly ingin anak anaknya tak ada yang menuru masa lalu dirinya maupun masa lalu suaminya. Karena harapan Shery anak anaknya bisa hidup dengan damai dan tenang. Tanpa, harus selalu was was akan kedatangan musuh secara tiba tiba. Sudah cukup bagi Sherly hanya sampai di dirinya saja. Dimana, dulu ia juga sempat hampir kehilangan suaminya sendiri.
" Ayo kita bikin adik lagi untuk mereka!! ". Celetuk Al sambil menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
Sherly langsung menatap tajam kembali suaminya. Yang kadang selalu saja membuatnya kesal. Akan sikap konyol dan guyonan nya , Yang mana selalu membuat darting tiba tiba.