Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Gagal Total


__ADS_3

Al tak cukup sampai disitu saja. Membuat Sherly pasrah dibuatnya. Menolak pun percuma karena Al tidak akan menyerah untuk tetap membuatnya basah.


Hanya lenguhan halus yang terus terlontar dari bibir mungil itu. Sambil sesekali meremas kuat rambut suaminya, Ketika Al sudah menjepitkan kepalanya pada pangkal paha istrinya.


Sherly yang ia dudukan di atas meja makan. Hanya mampu mendesah ketika terowongan Casablanca itu kembali di sesap dan kembali dimainkan oleh lidah sang suaminya.


Al benar benar menggila apalagi ia mendengar suara rintihan Sherly yang membuatnya makin bersemangat untuk melanjutkan kegiatannya dibawah sana.


Mentimun panjang berurat saraf itu sudah kembali tegak menantang keadaan. Memberontak untuk segera meninjau terowongan tempat terfavorit nya itu. Dan benar saja ketika melihat sang istri sudah tak tahan untuk berlama lama menantikan hujaman mentah itu.


"Akhhh... ".


Dan pada akhirnya ******* nikmat itu kembali terdengar di telinga Al. Ketika ia berhasil memasukkan mentimun dalam terowongan nya.


" Yes baby.... "


Racau Al mulai kacau, ia yang bergerak ia juga yang berisik. Bahkan kedua tangannya tidak bisa diam. Sibuk memainkan ujung bukit sintal nan kenyal itu.


Semenit, Lima menit,sepuluh menit sampai tiga puluh menit lamanya. Mereka dalam posisi tersebut. Hingga kini keduanya sudah pindah posisi. Dengan Sherly yang berpegangan pada ujung meja.


Al memulainya kembali dari arah belakang. Membuat istrinya terus mengeluarkan suara suara erotisnya. Dan setelah hampir empat puluh lima menit. Al kembali menumpahkan benih benih kehidupan kedalam sana. Hingga terasa begitu hangat sampai ke dinding rahim istrinya.


Erangan panjang itu mengakhiri panasnya permainan sore ini. Dan ujung-ujungnya masak pun tak jadi. Yang ada hanya lelah dan lemas. Semua tenaga sudah terkuras habis. Dengan olahraga yang membuat nikmat keduanya. Sampai lupa diri dan lupa waktu serta lupa segalanya.

__ADS_1


Al tersenyum setelah ia membenarkan posisi istrinya yang kini mereka saling berhadapan. Dengan deru nafas yang masih tersengal sengal. Dan nampak ngos ngosan.


"Mau mandi bersama??? ".Tawar Al pada istrinya. Al juga sembari mengecup bibir sang istri sekilas laku ikut mengecup keningnya juga.


Anggukan kepala istrinya membuat Al langsung tersenyum senang. Dan tanpa aba aba lagi ia pun menggendong tubuh istrinya untuk masuk kedalam kamar mandi.


Sudah bisa ditebak sore itu pun bukan hanya mandi biasa saja. Al kembali mengulang kegiatan panasnya di dalam sana.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Saat ini Al dan Sherly sudah berada di sebuah restoran yang tak jauh dari asrama nya. Karena niat yang tadinya mau masak sudah gatot. Alias gagal total. Karena waktunya sudah tidak keburu lagi.


Jadi, selesai sholat maghrib sepasang suami istri ini. Langsung pergi keluar kembali untuk makan malam di luar. Perut mereka juga sudah keroncongan. Habis olahraga tenaga nya sudah terkuras habis.


"Makan yang banyak!!!. Nanti kita akan tempur lagi".Seloroh Al sambil mengulum senyum gelinya.


Apalagi ketika melihat ekspresi mata istrinya yang langsung menatapnya dengan tajam. Yang benar saja baru dua jam yang lalu. Bahkan kegiatan panas mereka selesai ketika adzan maghrib akan berkumandang. Dan malam ini suaminya ingin mengajaknya tempur kembali.


Bisa bisa besok pagi Sherly tidak bisa masuk kerja. Gara gara tubuhnya remuk redam akan ulah suaminya itu.


Tapi kini tatapan Sherly nampak mengarah keluar restoran. Karena cuma terhalang oleh dinding kaca saja. Jadi Sherly bisa melihat dengan jelas cafe di depan restoran tersebut.


"Ada apa??? ".Al bertanya sambil ikut menatap kearah luar mengikuti arah pandangan istrinya.

__ADS_1


" Ah, tidak papa sayang. Ayo lanjut makan lagi!!! ".Sherly berusaha menutupi apa yang ia lihat tadi. Dan ia juga berusaha untuk berpikir positif akan hal itu.


" Mungkin aku hanya salah lihat saja. Atau kebetulan mirip".Guman Sherly dalam hati. Sembari mengalihkan pikiran negatifnya sendiri.


"Sayang, setelah ini. Bagaimana bkalau kita pergi ke Mall dulu!!. Aku ingin membeli buku favorit ku".Rengek Sherly nampak sedikit memohon.


" Apa sih yang tidak untuk istriku yang cantik ini".Jawaban Al membuat Sherly langsung berbinar.


Al pun semakin gemas akan sikap istrinya itu. Ia melihat jika sedang begini Sherly nampak bagai seorang wanita yang lugu dan polos. Tapi jika sudah berurusan dengan senjata, maka ia akan berubah menjadi wanita yang tangguh dan sangat disegani oleh bawahan nya.


"Sayang, jika suatu hari nanti abang sudah mulai bosan padaku. Aku akan membiarkan abang mencari istri lagi!!!. Tapi asalkan abang tidak berselingkuh di belakang ku".Ucap Sherly tiba tiba.


Uhukkk...


Uhukkk..


Uhukkk...


Sherly pun dengan sigap menyodorkan minum pada suaminya. " Pelan pelan bang!!! ".


" Makanya jangan berpikir konyol seperti itu!!!. Sampai kapanpun abang tidak akan pernah menduakan kamu. Baik sadar maupun tidak sadar".Ucap Al tegas.


TBC

__ADS_1


__ADS_2