Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Seperti Jalangkung


__ADS_3

Karena keponakannya datang dan baru tiba. Sherly kerumah sakit sedikit siang. Sebab, ia juga tidak mungkin langsung meninggalkan Zein dirumah nya hanya dengan di temani pekerja di rumah itu.


Namun, setelah Zein izin untuk istirahat sebelum ia kembali ke mension orang tuanya yang ada di Jakarta Selatan. Sherly pun buru buru berangkat ke rumah sakit. Karena hari ini mereka akan meeting bersama karyawan nya dan para petinggi rumah sakit.


Di dalam perjalanannya Sherly pun menelpon kakaknya. Siapa lagi kalau bukan Mark. Jika Zein sekarang sedang berada di rumahnya.


" Halo Assalamu'alaikum king ".


" Waalaikumsalam. Ada apa She menelpon malam malam begini? ". Tanya bariton suara dari seberang sana. Yang terdengar jelas jika Mark saat ini seperti sedang ngos ngosan.


" King, sedang apa? ". Tanya Sherly sedikit meledek kakaknya.


" Nanti saja ku telpon balik She".


Tut... tut... tuttt...


Sambungan telpon pun langsung terputus sepihak. Dan Sherly langsung terkekeh sendiri. Sambil menggeleng kan kepalanya. Ia tahu apa yang sedang kakaknya lakukan saat ini. Apalagi di Amerika sekarang menunjukkan pukul 11 malam. Dan itu artinya Mark sedang tempur panas dengan Naura.


Karena tidak mungkin Mark olahraga di tengah malam seperti ini. Yang ada mereka pasti sedang olahraga lain.


" Mereka masih saja sama dan tidak berubah kalau urusan ranjang ". Guman Sherly mengulum senyumnya. Karena begitu juga sebaliknya. Dirinya dan Al sama sama lebih leluasa saat ini. Sebab, anak anaknya sudah pada gede semua dan sudah tidur di kamarnya masing masing.


🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


Sedangkan di belahan bumi yang lainnya. Saat ini Mark tengah memacu tubuhnya. Memompa dalam untuk membuat Siti mengeluarkan air kenikmatan nya.


Di saat Imron sudah terbenam sepenuhnya di dalam siti sana. Hingga membuat sang istri melenguh dan mendesis kacau.


" Oh, vian... ".


Racau Naura menggigit bibir bawahnya. Pacuan Mark menciptakan geli dan juga nikmat secara bersamaan. Apalagi ketika temponya semakin Mark naikkan beberapa oktab.


" Akhh... ".


Keduanya sama sama mengerang nikmat. Saat Imron mulai menembak di dalam sana. Sampai sampai mengalir keluar dari ruang siti. Saking penuh dan juga banyak nya milik Imron.


Mark menggelepar di samping tubuh istrinya. Kemudian keduanya saling tatap dan tersenyum. Saat beradu pandang.


" Anak anak sudah mulai dewasa sayang. Kenapa kamu masih mesum saja? ". Ledek Naura pada suaminya. Padahal, ia juga sama sekali tidak bisa tidak menggoda suaminya itu.


Kegiatan yang sangat sulit untuk Mark tinggal kan begitu saja. Adalah menjamah tubuh istrinya. Karena bagi Mark sejak dulu sampai sekarang. Tidak ada yang berubah sedikit pun darinya. Bahkan, rasanya masih tetap sama tidak ada bedanya. Padahal anak anak mereka sudah pada gede dan mulai dewasa.


Dan di sebuah apartemen mewah di pusat kota saat ini. tampak seorang pria dengan tubuh tinggi tegap proporsional. Rahang tegas dan terdapat tiga roti sobek di bagian perutnya.


Menatap langit langit ruangan kerjanya. Usianya memang baru 23 tahun, Akan tetapi saat ini ia sudah menjadi seorang Presiden direktur perusahaan terbesar di kotanya. Bahkan, perusahaan itu juga masuk urutan ke dua dari semua pembisnis dunia.


Apalagi saat perusahaan tersebut ia pimpin. Dan diberikan tanggung jawab langsung dari Daddy nya. Ya, dia adalah Andes putra angkat Naura dan Mark. Yang sudah diberi amanah untuk meneruskan bisnis sang Daddy.

__ADS_1


Brakkk....


Andes tampak tak perduli saat mendengar suara jendela yang dibuka paksa dari luar. Karena ia sudah tahu siapa yang datang saat ini.


" Kalau bertamu itu yang sopan! ". Celetuk Andes tanpa menoleh sedikitpun. Karena ia sudah mencium bau tubuh tamunya.


" Hei, ini juga apartemen saudaraku. Kenapa aku tidak boleh semena mena? ". Sungguh jawaban yang tidak di minta oleh Andes.


" Setidaknya kau bisa lewat pintu Zello!. Sudah berapa jendela yang kau rusak?. Semua itu butuh biaya perbaikan".


" Ck... Seorang presdir perhitungan sekali". Ledeknya acuh. Bahkan wajahnya sangat datar dan dingin serta terlihat sangat angkuh dan arrogant.


" Mau kemana lagi? ". Teriak Andes menatap punggung Zello yang mulai hilang di balik pintu.


Namun, yang di tanya hanya mengangkat tangannya saja. Dan langsung pergi dari hadapan Ades. Membuat Andes hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja. Ia sudah tahu apa yang barusan di lakukan Zello di markas nya itu.


Jika Andes saat ini sudah menjabat sebagai Presdir di perusahaan keluarga nya. Ia juga masih akan menyelesaikan S2 bisnis nya. Begitu juga dengan Zein yang malah terjun ke dunia hiburan. Bahkan anak itu sudah menjadi aktris papan atas serta model terkenal. Zein juga masih lanjut S2 mengambil jurusan chef sangat tidak sesuai dengan pekerjaan nya.


Sedangkan Zello ia hanya sampai S1 saja. Dan itupun tetap kuliah online. Ia datang dan pergi seperti jalangkung saja. Tak dapat di pastikan kapan ia akan muncul. Bahkan, ia juga lebih sering berada di markas barunya yang berada jauh dari pusat kota. Sebuah bangunan yang tampak seperti rumah kayu. Tetapi, tak sembarangan orang yang bisa sampai ke tempat tersebut. Sebab, banyak jebakan dan ranjau yang di pasang oleh Zello disana. Bisa ditebak bukan jika Zello sekarang lebih memilih pekerjaan gelap nya. Dan pria itu sekarang di kenal dengan panggilan mr. Z.


TBC


BAB SEBELUM NYA UDAH BUNDA REVISI YA GENGS KARENA MASALAH USIA ANAK ANAK. UNTUK CERITA BRIAN SAMPAI SEKARANG BELUM BISA UP LAGI. SOALNYA TEAM NT BELUM KASIH IZIN BUAT UP BAB BARU😭😭😭 DAN PERLU BUNDA TEKANKAN BRIAN BUKAN HIATUS YA GENGS, TAPI MEMANG DARI NT YANG BELUM KASIH IZIN BUAT BUNDA UP.

__ADS_1


YANG BELUM MAMPIR DI NOVEL CLARA. SILAHKAN MAMPIR YA 🤭🤭🤭 " SEXY LADY".


DAN KALAU MAU MAMPIR DI SEBELAH BOLEH JUGA KARENA OTHOR JUGA SEDANG NULIS DI SI ORANGE 🥰 BUAT YANG UDAH MAMPIR TERIMA KASIH. NANTIKAN GA NYA YA 🤗🤗


__ADS_2