Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Meledek


__ADS_3

Saat semua orang sedang fokus pada Zein dan belum lagi Al yang masih tertawa akan ucapan Zello. Dari arah gerbang tampak seorang anak perempuan bersama seorang wanita paruh baya berjalan mendekati teras rumah Lea dan Rayen.


" Itu suketimu Zein!!! ". Celetuk Zello dengan wajah datarnya menunjuk kearah gerbang dengan gerakan dagunya.


" Hahhahaha.... " . Al semakin terbahak bahak sampai mengeluarkan air matanya ketika melihat seorang anak perempuan yang membawa boneka susan di tangan nya. Dengan rambut yang keriting mekar bahkan mungkin susah untuk di sisir.


"Zello dia Ketty bukan Suketi!!! ". Kesal Zein yang kini langsung berlari untuk menghampiri teman nya itu.


" Oh Astaga, pantas saja Zello menamainya Suketi. Lihat saja rambutnya itu seperti sarang tawon". Seloroh Naura sambil terkekeh dan Al malah kembali sakit perut dengan ucapan adiknya.


Lea dan Rayen hanya menepuk jidadnya saja. Akan kelakuan anak anaknya itu. Yang malah seenaknya saja meledek anak orang.


Mark hanya menatap datar kearah seorang anak perempuan yang saat ini sudah bersama Zein. " Anak siapa dia pa??? ". Tanya Mark mulai penasaran karena ia juga baru lihat ada anak kecil di sekitar rumah kedua mertuanya.

__ADS_1


" Siapa Suketi itu Mark??? ". Al masih saja meledek dengan ikutan Zello memberinya nama.


" Anak bu Maria mereka baru pindah satu bulan yang lalu dan menyewa rumah kosong yang ada di samping sana". Rayen menjelaskan pada menantunya.


Mark pun hanya mantuk mantuk sambil memberikan kode pada sang asisten nya. Jelas kode yang Mark berikan adalah menyuruh Jacob menyelidiki latar belakang Ketty. Yang saat ini terlihat akrab dengan Zein. Tapi tidak dengan Zello dan juga Andes.


Mark akan selalu teliti dengan pergaulan anak anaknya termasuk Andes nantinya. Mark tidak ingin musuh musuhnya memanfaatkan anak anaknya untuk balas dendam padanya.


Sherly yang tahu kode Mark pada Jacob hanya diam tanpa ingin ikut campur. Karena apapun yang dilakukan oleh Mark itu untuk kebaikan mereka juga nantinya.


" Buatkan minum sekalian untuk suamimu Ra!!! ".


" Ya Mi siap".

__ADS_1


Sherly terus menatap gemas pada keponakan nya. Dan ia pun meminta baby Cici dari tangan Mami mertuanya. " Sini Mi, biar Sherly yang gendong ". Lea pun langsung menyerahkan baby Cici pada Menantunya.


Membuat baby Cici pun melengeh khas bayi seumurannya. Semua gerak gerik istrinya selalu di lirik oleh Al. Meskipun ia sedang mengobrol dengan Papa dan juga adik iparnya itu.


Sedangkan Zello dan Andes sudah masuk kedalam rumah sejak tadi. Setelah Zein menghampiri temannya Suketi dan kini malah bermain di taman belakang. Dengan di temani babysitter dan juga pengawal Mark.


" Kalian juga sebentar lagi akan memiliki bayi". Ujar Lea tersenyum pada Sherly. "Dia sehat kan sayang??? ".


" Alhamdulillah mi, tapi dia terlalu aktif". Jawab Sherly terkekeh. Membuat baby Cici juga ikut melengeh tanpa suara.


"Tidak papa itu tandanya cucu Oma selalu sehat dan bahagia". Lea benar benar sudah lega melihat kebahagiaan para anak anaknya. Apalagi cucunya juga akan tambah lagi. Sudah lengkap dan sama sama saling menyayangi.


Meskipun jarang berkumpul bersama. Setidaknya mereka selalu ada disaat dibutuhkan. Dan tak pernah putus komunikasi . Saling bahu membahu satu sama lainnya.

__ADS_1


"Ayo kita masuk sayang!!!. Biarkan saja para pria mengobrol disini". Tutur Lea mengajak Sherly untuk pindah tempat duduk agar lebih santai lagi.


TBC


__ADS_2