Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Video Call


__ADS_3

Jam di dinding sudah menunjukkan pukul delapan malam. Semua orang kini baru saja menyelesaikan makan malamnya. Baik Sherly maupun Naura mereka berdua sama sama lahab memakan menu yang dibuat khusus oleh Zalfa.


Lidah mereka berdua seperti nya cocok dengan hasil masakan Zalfa. Bahkan dua bumil cantik itu tidak merasakan mual sedikit pun.


Saat para pria sudah pindah ke ruangan lain. Kini meninggalkan para wanita berstatus istri yang masih berada di meja makan. Para bumil itu masih sibuk menikmati tiramisu buatan Zalfa.


Hingga ponsel Sherly berdering yang ia letakkan di samping . Tepat di atas meja makan nya. Dengan kepo nya Naura melirik kearah ponsel kakak iparnya itu.


"Suami tuh suami... " Goda Naura sambil tersenyum.


Sherly juga langsung tersenyum senang ketika melihat nama suaminya memenuhi layar ponselnya. Sudah sejak kemarin malam ia menunggu kabar dari suaminya itu.


"Assalamu'alaikum bang".Sapa Sherly cepat ketika panggilan video itu sudah tersambung dengan suaminya.


" Waalaikumsalam baby... Kau sedang berada dimana??? ".Tanya Al sembari mengedarkan pandang nya menelisik tempat istrinya saat ini.


" Di mension ku kak Al".Jawab Naura cepat. Bahkan bumil satu ini sudah berdiri di samping Sherly untuk ikut menatap wajah Al yang kini sedang bekerja dan bertugas di Negara orang.


"Jaga kakak iparmu baik baik Ra!!!".Seru Al sambil tersenyum.

__ADS_1


" Siap kak, tapi setelah pulang nanti kakak harus membayar ku!. Karena istrimu ini memakan jatah makanan ku terlalu banyak kak".Seloroh Naura sambil terkekeh.


"Kau itu mata duitan sekali. Apa harta suamimu itu sudah mulai habis sejak menikah denganmu?. Hm? ".Ledek Al dari seberang telpon nya.


" Suamiku tidak semiskin itu kak".Sahut Naura mulai sombong.


Sedangkan Sherly dan juga Zalfa hanya menjadi pendengar setia. Sambil sesekali ikut terkekeh mendengar adik kakak itu saling cibir satu sama lainnya.


Tapi tiba tiba kini pandangan Al malah teralihkan pada istrinya yang sejak tadi malah sibuk mengunyah tanpa henti.


"Baby... Kenapa kau sudah hobby ngemil begitu?. Apa kau tidak takut gemuk?. Hm? ".Goda Al sambil mengulum senyumnya.


Al nampak melotot sempurna sambil melirik sangat istri yang Al tahu saat ini. Jika Sherly sedang tersenyum kearahnya.


" Apa semua yang dikatakan oleh Naura tadi benar baby??? ".Tanya Al antusias. Anggukan kepala Sherly membuat Al berkaca kaca dan Al juga langsung sujud syukur. Saking senang dan bahagia nya mendengar kabar baik ini dari sang istri.


Sherly begitu nampak sumringah akhirnya suaminya tahu juga jika saat ini ia tengah berbadan dua.Naura dan Zalfa pun memutuskan untuk pergi dan keluar dari ruangan itu. Memberi waktu untuk Sherly mengobrol dan menebus rasa kangen nya meskipun hanya lewat panggilan video saja.


"Usianya baru lima minggu sayang. Dan kondisi nya juga baik dan sehat".Tutur Sherly mulai menjelaskan hasil USG nya tadi pagi.

__ADS_1


" Alhamdulillah, anak Papi pasti kuat ya".Seru Al dengan senyum yang sejak tadi tidak pernah pudar sedikitpun setelah ia tahu kabar bahagia ini dari sang istri.


"Tunggu aku pulang baby!!!. Kita akan segera berkumpul. Dan aku janji akan selalu ada di samping kamu sampai anak kita lahir nanti".Ucap Al dengan serius.


Sherly pun nampak tersenyum lega. Tapi Sherly juga tidak mau egois. Hanya demi dekat dengan keluarga nya. Membuat sang suami malah lalai dalam tugas dan kewajiban nya.


" Jangan abaikan tugas dan tanggung jawab abang untuk Negara sayang!!!. Aku pasti akan selalu setia padamu apapun keadaan nya. Jadi jangan khawatir kan kami!!! ".Jawab Sherly tulus.


" I love you , I miss You baby".Ucap Al dengan nada yang menahan rindunya juga.


Ingin sekali Al saat ini memeluk erat tubuh istrinya. Mengecup dan mencium nya. Mengucapkan kata terimakasih karena hasil kerjasama keduanya. Saat ini ada kehidupan di rahim istrinya.


Tapi apalah daya jarak dan waktu yang kini telah memisahkan kedua nya. Karena tanggung jawab serta kewajiban. Baik istri maupun suami harus bisa dan rela jauh dari orang orang yang mereka cintai.


Cukup lama Al dan Sherly beetelponan. Dan ketika Telpon mati karena suaminya sedang ada giat. Sherly pun langsung bangkit dari tempatnya duduk. Memilih bergabung dengan Naura dan juga Zalfa. Karena suasana seperti ini sangat jarang mereka temui. Apalagi jika sudah sibuk dengan urusan masing masing. Sangat sulit membagi waktu yang santai dan tepat untuk berkumpul kembali.


Setidaknya rasa kangen dan rindunya saat ini sudah terobati oleh panggilan video suaminya tadi. Dan Al juga sudah tahu jika istrinya tengah hamil muda saat ini.


TBC

__ADS_1


__ADS_2