Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Rumah Opa Rayen


__ADS_3

Naura yang sedang menggendong baby Cici di samping teras belakang. Melihat sang putra yang saat ini tengah berjalan memasuki rumah utama. Karena ruangan latihan berjarak dengan rumah utama.


Naura pun mengerutkan keningnya bingung saat melihat raut wajah putranya saat ini. Seperti menyimpan kekesalan nya sendiri.


"Zello... ".Naura memanggil putranya yang kini menoleh kearah samping dimana sang Mommy berada.


" Ya Mom". Zello menjawab sembari menghentikan langkah kaki kecilnya.


"Kenapa kamu keluar lebih dulu?. Daddy , Andes dan Zein mana?. Apa latihan sudah selesai? ".


" Daddy dan yang lain masih di ruangan Mom. Sebentar lagi juga keluar. Zello duluan Mom karena sudah gerah". Jawabnya datar dan langsung pamit pergi menuju arah kamarnya yang ada di lantai atas.


Tak berselang lama suami dan juga putranya pun datang dari arah belakang Zello. Di sana juga ada asisten Jacob yang selalu setia berada di samping Kingnya.


" Zello kenapa Vian??? ". Tanya Naura setelah suaminya datang menghampiri nya . Sedangkan Zein dan Andes sudah berlalu pergi menyusul Zello di ikuti oleh Jacob.


Mark pun hanya mengangkat bahunya acuh. Ia juga tidak paham apa yang terjadi pada putranya. Tapi, ia begitu kesal saat Zein bilang ingin kerumah Oma dan Opa nya hanya untuk bermain bersama Ketty.


"Aku bersiap dulu sayang sebelum Zein putra mu kembali merengek". Ucap Mark setelah ia mendaratkan kecupan pada baby Cici.

__ADS_1


" Kau mau pergi kemana ??? ".


" Mengantarkan Zein kerumah Omanya. Dia ingin kesana ". Jawab Mark jujur.


" Aku juga ingin ikut kalau begitu ". Seru Naura yang memang sudah bosan di rumah. Tidak ada kegiatan lain selain melayani suami nya dan mengurus anak anak.


Helaan nafas Mark membuat Naura terkekeh. Ia pun ikut melangkah bersama suaminya menuju lantai atas. Naura tidak mau ketinggalan jika ke rumah orang tuanya. Dengan satu alasan disana ia bisa leha leha. Karena baby Cici akan di asuh oleh sang Mami.


Sebab, baby Cici itu tidak mau di gendong oleh orang asing termasuk dengan babysitter nya. Ia mau hanya dengan orang orang tertentu saja. Itulah sebabnya Naura selalu saja berada dekat dengan putri bungsunya itu.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


"Wah, anak anak mafia baru tiba". Al yang sejak tadi sedang mengobrol dengan Rayen langsung meledek para keponakan nya yang baru saja datang bersama kedua orang tuanya dan juga beberapa pengawal termasuk Jacob.


" Al... ". Lea langsung melotot pada putranya yang sejak tadi ternyata sudah bersantai di rumah orang tuanya. Tapi Al hanya nyengir kuda saja.


" Assalamu'alaikum Oma, Opa, Uncle lebay". Seru Zein yang lebih dulu menghampiri ketiga orang itu.


"Waalaikumsalam sayang". Sahut Lea dan Rayen secara bersamaan,begitu juga dengan Al. Lea pun kini sudah tersenyum dan berdiri dari duduknya.

__ADS_1


Al menatap kesal pada Zein karena lagi lagi anak itu memanggilnya dengan embel embel Uncle lebay. Padahal Zein tidak salah memberinya julukan begitu. Tapi, tetap saja seorang Al malah merasa kesal.


" Tambah lagi muka datar ini". Lirih Al ketika Zello dan Andes berjalan kearah mereka.


Kedua anak itu masih tetap sopan dengan memberi salam pada Opa dan Omanya. Membuat Al masih tak habis pikir akan sikap kedua keponakan nya itu. Yang sangat berbeda padahal mereka saudara kembar. Kalau Andes Al memang sudah tahu meskipun bukan lahir dari rahim adiknya. Tapi , Andes juga memiliki sifat seperti Zello dan Mark.


" Aunty Sherly mana Uncle??? ". Tanya Zello karena tidak melihat Sherly sejak mereka datang. Padahal biasanya dimana ada Al disitu ada Sherly.


" Aunty disini boy ". Sahut Sherly yang ternyata berada di dalam rumah, mengambil minuman untuk suami dan juga kedua mertuanya. Zello pun langsung mengangkat sudut bibirnya membentuk senyum tipis begitu melihat Sherly ada dirumah Opa dan Oma nya.


Ya mereka setelah makan siang di Cafe Naures tadi. Keduanya tidak kembali lagi ke rumah sakit Selain jam dinas istrinya sudah selesai. Al juga ingin mengunjungi kediaman orang tuanya. Mereka sudah lama tidak berkunjung sejak pindah rumah baru.


Dan tak menyangka jika Naura dan Mark juga akan berkunjung bersama para keponakan nya.


" Oma apa Ketty ada dirumahnya??? ". Tanya Zein tiba tiba.


" Ck... Kau bisa mencari suketimu itu dengan mendatangi langsung rumahnya Zein!. Tidak usah bertanya dengan Oma lagi".Zello benar benar tak habis pikir dengan saudara kembarnya itu.Yang menurutnya aneh bisa berteman dengan perempuan dekil seperti Ketty.


Al langsung tertawa terbahak-bahak akan ucapan Zello barusan. "Suketi ? ". Ulang Al sambil memegangi perutnya sakit akibat tertawa. " Zello kau itu ada ada saja".

__ADS_1


"Zello tidak boleh seperti itu!!! ". Naura ikut menasehati putranya yang saat ini sudah berada di hadapan kedua orang tuanya.


__ADS_2