
Mark turun dari mobilnya di ikuti oleh Jacob. Bahkan mereka hanya berdua saja. Sedangkan Sherly yang saat ini duduk di depan teras bersama Naura menatap bingung akan kedatangan sang kakak. Begitu pula dengan Naura yang menautkan kedua alisnya karena ia merasa ada yang kurang akan kepulangan suaminya itu.
"King apa kalian melupakan sesuatu??? ". Sherly langsung bertanya pada Mark saat dia pria itu sudah berada di hadapan nya.
" Tunggu dulu!!!. Bukannya tadi Daddy perginya bertiga?. Tapi siapa ya satunya lagi?? ". Naura malah tiba tiba pikun sendiri.
Mark dan Jacob tampak saling pandang sejenak. Dan Jacob pun tampak bingung apalagi Mark. Mereka benar benar melupakan seseorang. Entah apa yang membuat kedua pria itu sampai lupa.
" Oh Astaga. King suamiku mana??. Apa kalian tinggal lagi??? ". Sherly menggeleng kan kepalanya saja akan kelakuan Mark dan Jacob. Itulah sebabnya Sherly selalu ingin ikut jika suaminya sedang bersama dengan Mark dan Jacob.
" Dia bisa pulang sendiri She. Jangan khawatir!! ". Mark menjawab dengan nada santainya.
Jacob pun hanya menundukkan kepalanya. Ia juga tidak tahu, kenapa ia melupakan Al. Padahal tadi mereka pergi bersama. Mungkin saking senangnya menggoda Tania dan langsung kabur mengikuti langkah Mark. Jacob ikut melupakan Al, Dimana Pria itu sedang asyik mengobrol dengan sahabatnya.
" Sayang, kau itu kejam sekali. Kenapa kak Al di tinggal begitu saja? ".Naura ikut menatap suaminya yang baru ikut sadar jika kakaknya yang tidak pulang bersama suami dan asisten suaminya.
" Dia sedang asyik reunian. Jadi, aku sengaja tidak mengganggu nya". Mark langsung masuk kedalam rumah dengan langkah santainya. Membuat Naura mencebikkan bibirnya. Sedangkan Sherly hanya bisa menghela nafasnya kasar.
__ADS_1
" Kau lagi, kenapa bisa ikut ikutan melupakan kakak ku??? ".Sentak Naura pada Jacob.
" Maaf Nyonya. Saya hanya mengikuti langkah king". Jawab Jacob jujur.
Sedangkan dari arah gerbang terdengar suara motor besar mulai memasuki halaman mension Mark. Suara motor itu membuat Mark yang sudah berada di dalam langsung keluar kembali.
"Shiittt... ". Upah Mark saat ia melihat motor kesayangan nya di pakai untuk ugal ugalan oleh Al. Jacob hanya mengulum senyumnya saja.
Karena selama ini tak ada satu orang pun yang berani menyentuh barang King nya. Dan Al adalah orang pertama yang berani memakai salah satu barang kesayangan Mark. Apalagi saat Jacob melihat tebeng motor keluaran terbaru itu terlihat lecet.
" Al , kau apakan motorku itu??? ". Sentak Mark yang langsung turun ketika mata tajamnya melihat goresan pada benda kesayangan nya itu.
Terang saja wajah Mark sudah merah padam, Ia sedang menahan amarahnya sendiri. Tapi, Mark juga tidak bisa berbuat apa apa. Sebab, Tatapan istrinya sejak tadi selalu mengarah padanya.
"Haiss... Sial". Guman Mark lirih yang masih bisa di dengar oleh Al.
" Salah sendiri meninggalkan aku di sana. Coba saja kalau aku pulang dengan kalian. Pasti barangmu ini tidak akan lecet". Al mulai ngedumel sendiri. Tidak perduli wajah Mark yang sudah penuh ankara murka itu.
__ADS_1
"Tapi, kan kau bisa pakai mobil yang biasa di pakai anggota ku!. Tidak harus mengeluarkan motor ini". Mark kembali membuka suara dengan amarah tertahan nya.
" Vian... Kenapa perihal motor saja harus di ributkan segala?. Kau bisa memperbaiki nya nanti! ". Naura ikut menimpali.
Mark hanya diam, memandang lesu pada motor kesayangannya itu. Istrinya belum tahu saja, jika biaya perbaikannya itu bisa untuk beli motor baru atau bisa lebih dari sekedar motor.
Jacob hanya menutup mulutnya saja. Ia berusaha mati matian tidak tertawa. Apalagi melihat wajah Mark yang tak bisa berkutik di depan istrinya. Gara gara ulah Al, Mark pastinya akan mengeluarkan kocek yang tidak sedikitpun.
"Ra, biaya perbaikannya mungkin bisa membeli satu mobil mewah". Sherly mulai jadi kompor.
" What??? ". Pekik Naura yang memang tidak tahu berapa harga motor kesayangan suaminya itu. Sehingga motor itu di sembunyikan di markas nya daripada di mension nya sendiri.
" Kau serius kakak ipar??? ". Anggukan kepala Sherly membuat Naura jadi penasaran berapa harga motor suaminya itu.Y
" Memangnya berapa harga benda itu??? ".
" Em, mungkin bisa untuk membangun sebuah perusahaan ". Jawab Sherly sekenanya. Padahal Sherly hanya mengada ngada saja.
__ADS_1
" Bahkan kau tidak tahu kan?. Kalau suamimu itu menyimpan harta karun di Markasnya". Al ikut menimpali.
Anggun hanya bisa menggeleng kan kepalanya. Sejak tadi ia menjadi pendengar setia. Kompor hoks yang membuat istri King nya panas. Memang Sherly dan Al sengaja melakukan itu. Mungkin ingin balas dendam dengan Mark. Karena Al di tinggal begitu saja.