
Kini Sherly kembali menatap kearah Naura yang masih memandang kearah pintu ruangan yang baru saja di tutup oleh Al.
"Kenapa menatap ku seperti itu She??? ".Naura mengerutkan keningnya karena di tatap sedemikian rupa oleh Sherly.
" Kamu itu yang kenapa???. Apa ada yang sedang kamu pikirkan??? ".Tanya Sherly malah balik bertanya.
Naura tampak menghela nafasnya pelan. Lalu ia menatap wajah Sherly dengan senyum tipisnya.Kemudia ia juga menceritakan semua nya pada Sherly. Karena hanya dengan Sherly Naura mau berbagi ceritanya. Selama ini ia selalu curhat dengan Almarahuma Manda.
Meskipun ia memiliki saudara perempuan. Tapi, Sejak dulu Naura tidak pernah curhat apapun pada Jeny. Ia malah lebih dekat dengan Jery sejak masih kecil. Lagian selama ini juga Naura tidak pernah memiliki masalah apapun.
Apalagi suaminya juga tidak pernah sekalipun menyakiti perasaannya. Kalau dibilang hidup Naura itu damai dan selalu di liputi kebahagiaan salah. Padahal ia juga tidak pernah menangis karena sedih akan masalah. Naura malah menangis kalau keinginannya tidak keturutan ataupun telat dikasih sudah itu saja.
__ADS_1
Kalau masalah rumah tangga Naura dan Mark selama ini selalu tampak harmonis. Nyaris tak ada kendala apapun. Selain masalah musuh dan klan suaminya. Jangankan untuk masalah suami selingkuh. Orang di ponsel Mark hanya ada kontak orang orang terdekat Mark saja.
Dan untuk urusan bisnisnya. Semua klien nya Mark tidak pernah menghubungi suaminya. Tapi selalu menghubungi Jacob. Tidak ada orang yang berani meminta nomor ponsel Mark. Karena belum minta saja tatapan Mark sudah bilang tidak ingin memberi nomor nya untuk publik dan umum.
"Jangan hiraukan dan pikirkan perkataan Zello Ra!!!. Dia masih anak anak. Kadang bicaranya masih suka ngawur".Seru Sherly sambil tersenyum. Ia berusaha menghibur Naura agar tidak salah paham.
" Kalau yang bilang begitu itu Zein atau anak yang lain mungkin aku tidak akan ambil pusing She. Tapi ini Zello, Kau tau sendiri bagaimana feeling putraku yang itu".Jawab Naura kembali mengingat pertanyaan yang di layangkan oleh Zello.
Namun balik lagi. Saat ini bagi Sherly kesembuhan dan juga keselamatan Mark kakaknya. Karena Sherly sudah tahu saat ini Mark sedang pergi kemana.
"Mungkin saja kali ini Zello sedang bercanda Ra. Namanya juga anak anak. Apa kau juga mulai meragukan kesetiaan suamimu??? ".Naura langsung menggeleng kan kepalanya cepat. Mana mungkin ia meragukan kesetian dan cintanya Mark.
__ADS_1
Sedangkan selama ini Mark tidak pernah mengkhianati dirinya sama sekali. Dan ia juga tidak pernah di sakiti oleh suaminya itu. Mark memang iblis berdarah dingin saat berhadapan dengan para musuhnya. Tapi ia adalah seorang suami siaga dan juga penyayang jika di hadapan istri nya. Wanita yang ia cintai dan sangat ia lindungi selama ini.
"Kalau begitu. Buang saja pikiran negatif mu tentang suamimu itu Ra!!!. Yang terpenting saat ini king bisa memecahkan puzzle dan menyelesaikan masalah ini dengan segera".
" Kita doakan yang terbaik untuk semuanya ra!!! ".Sambung Sherly dengan senyum dibibirnya.
Naura pun hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum lega. Ia hampir saja mencurigai suaminya sendiri. Bermain serong di belakangnya selama ini. Tanpa tahu akan masalahnya sebenarnya apa.
Apalagi saat ini suaminya sedang berjuang dan juga menyelesaikan misi yang sampai saat ini masih belum terpecahkan. Tentang siapa sebenarnya dalang dibalik semua ini. Karena sepertinya orang ini adalah orang yang sangat paham dan tahu latar belakang kedua keluarga baik Mark maupun Al.
TBC
__ADS_1