Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Izin Baby


__ADS_3

Sherly pun langsung mengelilingi resort setelah ia di ajak masuk oleh suaminya. Dan ternyata di sana juga telah di siapkan beberapa pelayan lengkap dengan kokinya. Yang akan siap menjamu tuan dan nyonya selama berada di pulau dewata tersebut.


Sherly berhenti tepat di depan kolam renang yang berada di dalam ruangan bernuansa outdoor. Dengan cahaya yang terang dari sinar matahari tembus melalui atap yang terbuat dari kaca itu.


Al yang tadi sempat berbicara dengan Reza dan juga koki. Kini mulai mencari keberadaan istrinya. Yang sedang berkeliling di temani oleh Tania tentunya.


"Anda ingin berenang miss S??? ". Tanya Tania yang sejak tadi memperhatikan Sherly asyik bermain air kolam.


Sherly hanya tersenyum sembari menggelengkan kepalanya. Padahal ingin sekali ia masuk kedalam kolam. Dan bisa berenang saat ini juga. Namun, melihat betapa banyaknya penghuni resort. Membuat Sherly mengurungkan niatnya tersebut. Mana mungkin ia bisa berenang dengan leluasa dalam keadaan begini.


Karena yang Sherly inginkan ia berenang hanya memakai bikini saja. Agar ia bisa bebas bergerak. Dan sudah tidak mungkin lagi ia bisa memakai pakaian itu. Dalam kondisi Resort yang banyak orang begini.

__ADS_1


Terbiasa memakai pakaian tertutup dan sangat menjaga penampilan nya. Membuat Sherly berpikir dua kali untuk sekedar membuka cadarnya saja. Apalagi ia harus berenang dengan pakaian seksi yang hanya menutupi bagian bagian tertentu saja.


"Tenang miss S, Sepertinya ruangan ini bisa tertutup otomatis". Tania mulai memeriksa ruangan itu yang memang dibuat khusus berada di dalam resort dengan nuansa alam buatan, Namun tertutup lengkap dengan atap kacanya.


Jadi, meskipun berada dalam ruangan. View langit biru cerah bisa tetap di nikmati dari atas atap kaca itu. Al yang baru menemukan keberadaan istrinya kini langsung tersenyum licik saat melihat sang istri masih saja bermain air kolam.


Al memberi kode Tania untuk meninggalkan mereka berdua di dalam ruangan itu. Sedangkan Sherly yang masih asyik bermain air. Sambil mengayunkan kakinya dalam kolam. Tidak menyadari jika saat ini Al telah menutup ruangan itu dengan remot kontrol yang ada di samping jendela kaca. Hingga beberapa detik selanjutnya. Ruangan itu sudah tertutup rapat dengan kaca yang tidak bisa di tembus pandang dari arah luar. Namun sangat jelas terlihat dari dalam sana.


" Abang... sejak kapan abang disini??? ".


Al tersenyum dan mulai menghampiri istrinya. Lalu ikut duduk di samping Sherly di permukaan kolam renang tersebut. " Kau ingin berenang bersama dengan suamimu ini?. Hm? _.

__ADS_1


"Aku ambil baju santai dulu". Jawab Sherly yang ingin beranjak dari tempat duduknya. Karena saat ini ia masih memakai gamis syar'i nya dan tidak mungkin ia berenang memakai pakaian seperti itu. Yang ada ia akan kesulitan untuk bergerak setelah masuk kedalam air kolam.


" Tidak usah ambil baju ganti sayang!!!. Tanggalkan saja pakaian mu saat ini! ". Tutur Al santai. Dan kini mulai ingin membuka cadar istrinya.


" Bang nanti kalau ada yang lihat bagaimana??? ". Panik Sherly yang mulai mengedarkan pandangan nya. Ia takut jika ada anggota ataupun pelayan yang lewat dan melihat wajahnya.


" Tenang saja yang!!!. Ruangan ini sudah aku kunci dan mereka tidak bisa melihat kita di dalam sini". Al mulai membantu melucuti pakaian istrinya satu persatu hingga kini tubuh Sherly sudah hampir polos. Hanya menyisahkan dalaman nya saja yang berwarna hitam satu set itu.


Perut buncitnya pun tampak begitu nyata di depan mata suaminya. Membuat Al langsung mengusap perut istrinya pelan. Dan mengecupnya berkali kali.


"Baby... Dad ajak Mommy renang dulu ya!. Sekalian kamu juga latihan di dalam sana! ". Al berucap sembari terus menciumi perut istrinya. Dan seakan tahu sang baby di dalam sana juga ikut bergerak. Seolah ia memberikan izinnya untuk Mommy nya berenang saat ini.

__ADS_1


__ADS_2