Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Berkumpul Setelah Anak Anak Dewasa


__ADS_3

Jakarta pukul 15.00 wib...


Sherly baru saja tiba dirumah nya kembali. Setelah hampir seharian ini berada di rumah sakit. Senyum Sherly terbit saat melihat Zein dan putranya Fatih sedang main bola di lapangan samping rumah. Disana juga ada Arjuna juga.


Dimana Juna sekarang sudah duduk di bangku SMA. Dan tinggal satu tahun lagi ia akan masuk kuliahnya.


" Juna, Bunda gak ikut kesini? ". Tanya Sherly sedikit berteriak karena jarak mereka sedikit jauh.


" Bunda ada di dalam Umi sama Oma juga". Jawab Juna yang ikut berteriak.


Sherly langsung bergegas masuk kedalam rumahnya. Padahal ia tidak melihat mobil mertuanya dan juga adik iparnya ada di depan. Taoi5, karena Juna bilang Yuni ada di dalam. Ia pun langsung buru buru masuk.


Benar saja , Saat Sherly masuk dari arah dapur sudah terdengar suara gelak tawa Yuni dan juga Mami mertuanya.


" Assalamu'alaikum". Sherly tersenyum dan langsung menyalami punggung tangan Mami Lea.

__ADS_1


" Waalaikumsalam, udah pulang kamu She? ". Mami Lea masih saja terlihat cantik di usia senjanya itu.


Sherly pun menganggukkan kepalanya. Mami Lea memang tak pernah absen untuk masak saat datang kerumah mereka. Dan itu pun berlaku untuk para anak anaknya yang lain juga.


" Mbak dapurnya udah kita berantakin nih". Seru Yuni sambil terkekeh.


" Gak papa lah. Asalkan masakan nya enak". Jawab Sherly guyon.


" Oh, ya. Mbak Velyn sama kak Jery belum pulang ya Mi? ". Sherly meletakkan tas nya di atas meja bar. Dan mulai mencuci tangannya sebelum ikut membantu adik ipar dan juga Mami mertuanya ikut masak.


" Wah, berati Mayra udah mau wisuda lagi ya Mi". Sambung Yuni.


" Iya bulan depan, Dan resmi S2 ". Sherly dan Yuni ikut bangga pada keponakan nya satu itu.


Dimana Mayra bisa menyelesaikan study S1 hanya 3 tahun saja dan S2 nya cukup satu tahun setengah. Karena ia selalu bisa mendapatkan nilai tertinggi setiap semester nya. Apalagi Mayra juga mengambil study di Kairo dengan ilmu pendidikan islam disana.

__ADS_1


Meskipun Mayra tidak memakai cadar seperti Sherly. Namun, ia selalu menutup auratnya sejak ia duduk di bangku SMA.


" Kalau Keena dan Vina bagaimana?. Apa mereka akan pulang juga liburan semester ini Yun? ". Kini Sherly menanyakan kedua keponakan nya itu. Putri kembar Naures dan Yuni.


Yuni tampak menghela nafasnya berat. Dan baik Lea maupun Sherly sudah paham. Apa yang di rasakan oleh Yuni saat ini. Karena si kembar selalu saja tidak akur. Padahal mereka lahir bersamaan. Namun, sifat Keena terlalu egois dan terlalu manja.


Keena juga selalu menyukai apa yang Vina sukai. Hingga akhirnya berujung ribut. Hanya karena benda yang kadang tidak terlalu penting sama sekali.


" Kalau Keena pulang pasti Vina tidak akan mau pulang Mba". Jawab Yuni pasrah. Yang kadang malah pusing sendiri akan sikap si kembar.


" Yang sabar sayang!. Anak anak memang suka begitu. Tapi, mereka akan dewasa pada waktunya nanti kok. Apalagi mereka kembar pasti selalu saling menyayangi satu sama lainnya". Lea memgusap bahu menantunya. Menguatkan Yuni agar bisa lebih sabar lagi dalam mengambil sikap.


Tanpa mereka ketahui dan Yuni pun enggan bercerita. Jika, Keena dan Vina juga mencintai pria yang sama saat ini. Sampai sampai Vina memutuskan untuk menjauh dari pria itu.


Padahal kedua putrinya tersebut kuliah di Negara yang berbeda. Bahkan, sangat jarang bertemu. Namun, entah mengapa mereka malah di temukan oleh satu pria yang sama.

__ADS_1


__ADS_2