Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Al Naru


__ADS_3

Lea dan Rayen kembali menginap di rumah Al dan Sherly. Karena hari ini baby Fatih tidak mau turun dari gendongan . Terpaksa Lea dan Sherly selalu gantian gendongin Fatih. Belum lagi bik Wati yang biasanya masak untuk mereka belum pulang.


Jadi, Lea memutuskan untuk menginap saja. Dan membantu menantunya mengurus baby dan juga masak di dapur. Jam di dinding sudah menunjukkan pukul lima sore. Rayen yang saat ini gantian momong Fatih. Sedang menimang nimang cucunya di ruang keluarga. Sedangkan istri dan juga mantunya masih sibuk di dapur untuk menyiapkan makan malam.


" Assalamu'alaikum, sayang aku pulang ". Al yang baru saja masuk kedalam rumah langsung memanggil istrinya.


" Waalaikumsalam, Sherly lagi masak sama mami kamu di dapur. Gak usah berisik Fatih lagi tidur! ". Rayen menjawab dengan sedikit ketus.


" Papa kenapa sensi amat? ". Ledek Al sambil menghampiri Papa dan putranya. Sedangkan Rayen masih saja menggerakkan tubuhnya sembari nepuk nepuk pelan bokong Fatih.


" Cuci tangan dulu sana!!. Jangan langsung pegang Fatih!. Banyak kuman". Larang Rayen saat Al akan mendekatkan kepalanya untuk mencium putranya.


Al hanya mencebik kesal tapi ia juga mengikuti saran Papanya. " Papa kayak anak perawan lagi PMS aja". Ledek Al lagi seraya langsung pergi dari ruangan keluarga itu.

__ADS_1


Al melangkah menuju arah dapur dimana tempat itu wilayah paling dekat dengan toilet. Karena memang ada toilet khusus di samping dapur.


Saat akan masuk toilet Al melihat Mami dan juga istrinya sedang fokus pada alat alat masaknya sambil terus mengobrol dan sesekali mereka juga tertawa bersama. Pemandangan yang saat membuat hati ikut bahagia tentunya. Bisa melihat istri dan mertuanya seakrab ini.


Lea menoleh saat ia mendengar pintu toilet dibuka. " Loh, Al kamu udah pulang nak? ".


Al pun mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam kamar itu. Lalu ia ikut menatap kearah dua wanita yang sama sama ia sayangi itu. " Iya mi, Baru saja. Habisnya Mami sama istri ku asyik banget ngobrol nya. Sampai sampai tidak dengar Al datang ". Jawab Al sedikit menyindir istrinya.


" Udah sayang gak usah percaya modusnya Al!. Udah jadi Abi aja masih tetap manja. Ngalahin Fatih kamu". Seru Lea menatap putranya dengan sedikit kesal.


" Mami manja sama istri sendiri itu wajar. Dan malah bagus kagak dosa sama sekali. Yang dosa itu manjanya sama perempuan lain". Sahut Al dengan bangganya bahkan pria satu anak itu tampak tersenyum puas.


" Iya kalau manja sama perempuan lain itu namanya kirangajar". Timpal Lea.

__ADS_1


" Kayak Papa dulu dong".


" Al Naru... ". Lea langsung melotot tajam kearah putranya itu. Tapi, Al malah langsung masuk kedalam kamar mandi. Setelah ia menjawab ucapan Mami nya.


Al benar benar selalu saja bikin orang naik darah. Sikapnya itu benar benar konyol dan blak blakan. Tak pernah berpikir jika orang itu akan kesal, atau tersinggung sama sekali. Dan entah menurun dari siapa sifat Al itu.


" Suami kamu itu she benar benar mulutnya tidak bisa di kontrol sama sekali". Lea masih saja kesal akan ucapan Al. Meskipun itu adalah benar adanya, Dan Lea lah yang salah karena telah memancing Al untuk bicara prontal seperti itu.


Meskipun dulu mereka pernah melakukan kesalahan. Tapi, Lea dulu melakukan nya bukan karena ingin. Namun, karena ia terpaksa demi seorang wanita yang telah tulus merawatnya dan membesarkan nya.


Dan kesalahan masa lalunya dengan suaminya itulah. Yang sampai saat ini selalu Lea ingat. Bahkan ia selalu mewanti wanti anak anaknya untuk tidak melakukan kesalahan itu kembali. Cukup habis di diri mereka berdua saja. Meskipun mereka juga memiliki banyak harta kekayaan dan masih bisa untuk menghidupi keluarga mereka masing masing. Tapi, Lea dan Rayen tidak mengizinkan anak anaknya untuk menikah lebih dari satu kali. Kecuali seperti Jery.


TBC

__ADS_1


__ADS_2