
Keesokan harinya. Suasana pantai Nusa dua Bali, saat ini sudah tampak begitu indah dan di penuhi oleh para tamu undangan yang akan menghadiri pesta pernikahan Reza dan Tania. Mereka tidak mengundang tamu luar. Selain orang orang terdekat nya saja. Karena Reza dan Tania juga sudah tidak memiliki keluarga lagi.
Selain itu satu satunya keluarga Tania malah menyimpang. Dan sekarang sudah binasa dengan sendirinya. Namun, meskipun mereka berdua sudah tidak memiliki keluarga utuh. Pesta pernikahan keduanya tetap meriah dan juga sangat mewah. Mark dan Naura memang seorang bos yang murah hati.
Resepi pernikahan Reza dan Tania tampak di gelar dengan nuansa outdoor. Di pinggir Pantai Nusa Dua Bali. Dimana saat ini seluruh resort di sekitar pantai telah di sewa sepenuhnya oleh Mark. Bahkan sekeliling pantai telah dijaga ketat oleh para orang orang terlatih.
Sherly dan Al pun ikut bahagia saat melihat Reza dan Tania saat ini telah berdiri di panggung pelaminan. Dengan balutan gaun pengantin mewah bewarna putih, dimana bagian atas berbentuk huruf V, Sedangkan bagian belakang nya sedikit terbuka Hingga memperlihatkan punggung mulus Tania. Yang membuat Reza sejak tadi ketar ketir melihat kulit mulus Tania.
" Lihatlah Reza itu. Sepertinya dia sudah tidak sabaran ingin membuang gaun pengantin istrinya". Cibir Al yang saat ini tengah berdiri di samping istrinya sembari menggendong baby Fatih.
" Dulu Abi juga seperti itu kan?. Bahkan kita melakukan malam pertama di dalam mobil di tepi jalan lagi. Sungguh sangat tidak romantis sekali". Jawab Sherly yang menyindir suaminya sendiri.
__ADS_1
" Itu karena ulah Mark sayang. Gara gara aksi gilanya itu kita hampir saja gagal malam pertama. Belum lagi para anak buahnya malah di manfaatkan oleh orang lain".
Al masih saja kesal saat ingat moment malam pertama nya dulu. Karena ulah Mark yang ingin mengerjainya. Al dan Sherly malah hampir saja mati konyol. Tapi, karena takut gagal lagi, Al pun melakukan nya di dalam mobil. Meskipun harus sedikit memaksa istrinya.
Saat acara telah di mulai dan para tamu sudah menempati tempat duduk Masing-masing. Al malah mnyeringai licik. Ia pun segera mendekati Mami Lea yang saat ini tengah duduk bersama Papanya.
" Tunggu disini dulu sayang!!! ".
" Abi mau kemana??? ". Tanya Sherly saat Al malah sudah bangkit dari tempat duduknya dan membawa putranya.
" Ayo sayang!!! ". Al menarik tangan istrinya membuat Sherly menatap bingung.
__ADS_1
" Mau kemana lagi Bi?. Ini acaranya baru mau di mulai". Sherly melayangkan protesnya. Tapi Al malah tersenyum dan kembali menarik tangan Sherly.
Tak ingin berdebat panjang lebar. Akhirnya Sherly pun ikut bangkit lalu mengikuti langkah suaminya. Keduanya keluar dari wilayah resepsi pernikahan Tania dan Reza. Dan ternyata Al malah mengajak istrinya untuk masuk kedalam resort menuju kamar yang memang akan di tempati oleh mereka berdua malam ini.
" Sayang, kenapa kita malah masuk kedalam kamar sih? ". Tanya Sherly masih saja belum paham akan maksud suaminya yang mesum dan konyol itu.
Al pun mulai mengunci pintu kamar nya setelah mereka berdua masuk. Membuat Sherly mulai mengerti apa yang akan di inginkan oleh Al saat ini.
" Tentu saja aku ingin mengajakmu olahraga dulu sayang!!. Dia sudah berdiri sejak tadi". Al melirik kearah bawah pusar nya. Dimana mentimun miliknya sudah menonjol membuat celananya menjadi sesak.
Sherly mengulum senyum ny. Al memang sudah dari kemarin ingin meminta haknya. Tapi, berhubung suasana di resort keluarganya sangat ramai,makanya Sherly menolak. Karena Sherly sedikit malu jika ketahuan sama mertuanya sedang *** *** saat semua orang sedang berkumpul. Rasanya sangat tidak etis dan tidak sopan bagi Sherly.
__ADS_1
Al pun mulai menyambar bibir istrinya setelah Sherly membuka cadarnya. "Tunggu sebentar bi!! Aku buka baju dulu, nanti gamisnya kusut kan mau di pake lagi". Sherly mendorong pelan dada bidang suaminya.
" Sini aku bantu buka yang biar cepet! ".Seru Al yang memang sudah tidak sabaran lagi.Karena ia sudah puasa satu bulan lebih untuk hari ini.