Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Rencana Mark


__ADS_3

"King kenapa kita malah pulang ke Jakarta??? ".Tanya Reza bingung. Karena sikap king nya malah berubah.


Padahal mereka semua belum menemukan jejak Al dan juga pesawat yang membawa para prajurit itu. Tapi Mark malah memberi perintah pada anggota nya yang stay di Jakarta. Kembali pulang dengan tangan hampa.


Reza di buat bingung akan sikap kingnya itu. Tanpa pemberitahuan apapun. Mark menarik anggotanya untuk kembali. Namun, Mark juga masih memberikan perintah pada anggota nya yang berada di Negara tersebut. Untuk mencari keberadaan pesawat khusus prajurit TNI tersebut.


Sebab, sampai saat ini pihak pemerintah belum juga menemukan hasil. Begitu pun dengan Mark dan anggotanya.


Jacob hanya diam dan memasang wajah datarnya saja. Saat Reza juga meminta penjelasan darinya. Sama dengan Mark yang hanya menepuk bahu Reza sambil tersenyum yang sulit di artikan.


Jarum jam masih menunjukkan pukul empat pagi. Dimana keadaan bandara juga masih sedikit sepi. Pesawat yang di tumpangi Mark serta anggotanya sudah mendarat dengan selamat. Di Bandara Soekarno-Hatta.


Baru saja pintu pesawat terbuka, Jacob sudah menerima pesan. Dari anggota Mark yang ada di Dubai.


"King anda harus lihat ini!!! ".Ucap Jacob sambil menyodorkan tablet nya pada Mark.


Sudut bibir Mark terangkat kala ia sudah bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi. " Reza... "Seru Mark sambil melangkahkan kakinya turun dari pesawat nya. Atau dengan lain adalah jet pribadinya sendiri.

__ADS_1


" Siap King".Reza pun mulai mendekati king nya.


"Periksa bandara dan temukan pesawat dengan merk xxxx sekarang juga!!! ".


" Baik king".Jawab Reza yang langsung paham akan apa yang dimaksud oleh Mark.


Mark sengaja memberi kode yang hanya bisa di artikan oleh Jacob dan Reza saja. Untuk memberi tahu pada Reza situasi apa yang sekarang ia mereka hadapi.


Di depan sana, Mark sudah bisa merasakan hawa panas yang mulai mengintai gerak geriknya. Membuat Mark menyeringai licik.


Sedikitpun Mark tak punya rasa khawatir sedikit pun juga. Ia malah terlihat santai dan rileks sambil membenahi jaket kulitnya.


" Mereka ada di mana mana king".Lirih Jacob yang mulai paham situasi.


Sedangkan Reza sudah memisahkan diri dari rombongan kingnya. Dan memilih jalurnya sendiri. Pria itu memang tak bisa di ragukan lagi. Bahkan aksinya belum menimbulkan kecurigaan anggota musuhnya saat ini. Yang memang sejak tadi sudah mengintai dan menunggu mereka tiba di Bandara.


"Tetap awasi gerakan mereka. Dan beri kode aggotamu untuk tetap santai!!!. Jangan ada yang menunjukkan sikap was was. Tapi suruh mereka untuk tetap santai dan pura pura tidak tahu saja!!! ".

__ADS_1


" Baik king ".Jacob pun mulai menyalakan earphone nya. Dan berbicara sedikit berbisik pada anggotanya yang ada di belakang meraka.


" Tetap fokus pada langkah kaliann!!!. Dan terus waspada. Mereka ada disini saat ini".Jacob berbicara dengan sangat pelan agar ucapan nya tidak bisa didengar oleh mata mata musuhnya.


Jacob membukakan pintu mobil untuk kingnya. Setelah memeriksa semua kendaraan nya aman untuk di jalan kan. Karena Mark memang ada bagasi khusu di Bandara. Jadi, ia tidak perlu repot repot lagi untuk menyimpan kendaraan nya. Selama ia pergi ke luar Negeri.


"Cari jalan yang sepi!!!. Kita bantai mereka semua disana!! ".Perintah Mark dingin.


" Bagaimana kalau kearah hutan xx king??? ".


" Itu lebih bagus lagi Jacob".Jawab Mark bangga pada asisten pribadinya itu. Karena otaknya selalu saja bisa berpikir cerdas. Sama halnya dengan dirinya sendiri.


Jacob pun selalu setia mengabdikan dirinya pada Mark sampai saat ini. Tak pernah Mark sedikit pun mengabaikan semua ide dari Jacob. Karena mereka berdua tumbuh bersama sejak kecil. Jacob juga di rawat dan dibesarkan oleh keluarga Mark dan Kris.


Sejak kecil juga , Jacob selalu menuruti Mark. Meskipun ia harus mengorbankan dirinya sendiri. Hal itulah yang membuat Mark mempercayai Jacob. Dan tak ada sedikitpun mencurigai Jacob. Bahkan tak ada rahasia di antara mereka berdua.


Mobil yang di kendarai oleh Jacob dan di ikuti oleh anggota yang lainnya. Mulai keluar dari Bandara membelah jalanan ibu kota yang masih terlihat sepi.

__ADS_1


__ADS_2