
Sherly langsung bergegas merubah penampilan nya setelah ia mendapatkan kabar dari komandan suaminya. Jika pesawat yang di naiki oleh Allah dan team nya hilang dari radar.
Sherly tak pikir panjang lagi, darahnya mendidih jiwa nya kembali bergejolak. Saat mendapati kabar tentang suaminya. Yang ternyata tidak bisa di hubungi sejak tadi pagi. Karena Al sedang dalam perjalanan pulang ke tanah air. Dan Al mungkin ingin memberikan kejutan untuk dirinya. Makanya Al tidak memberitahu Sherly dan keluarganya terlebih dahulu.
Tapi sekarang apa yang terjadi. Kabar yang tak mau diterima oleh para istri dan keluarga besar prajurit. Malam ini harus mereka dengar. Dengan arti lain, pesawat yang di naiki mereka pasti mengalami masalah. Sehingga pihak maskapai penerbangan tidak menemukan signal letak pesawat tersebut.
"Mami,Papa... ".Sherly tersentak kaget ketika ia baru saja keluar dari Asrama , ternyata Lea dan Rayen sudah berdiri di depan pintu Asramanya dengan tatapan yang terlihat sendu.
" Lebih baik kita masuk saja dulu!!! ".Rayen menggiring istri dan menantunya untuk kembali masuk ke dalam Asrama.
Meskipun Rayen sempat memperhatikan penampilan Sherly. Yang tidak seperti biasanya. Memang Sherly masih memakai cadar nya. Tapi wanita hamil itu memakai Jeans serta jaket kulit warna hitam.
" Sayang... ".Lea pun langsung memeluk erat tubuh menantunya. Lea sebagai seorang ibu tahu betul apa yang dirasakan oleh Sherly saat ini. Begitu pun dengan dirinya.
Apalagi saat ini Sherly tengah hamil dan lima bulan lagi ia juga akan segera melahirkan putra pertamanya. Tapi, Al malah mengalami gagal tugas. Ketika hendak kembali ke tanah air.
" Kita berdoa yang terbaik untuk Al sayang!!!. Mami yakin semuanya akan baik baik saja! ".Lea terus berusaha menenangkan Sherly. Sedangkan dirinya saja sudah berderai air mata.
__ADS_1
Rayen menghela nafasnya berat. Sebagai seorang Ayah Rayen jelas sangat sedih dan khawatir akan keselamatan putranya saat ini. Meskipun Rayen tahu untuk selamat dari kecelakaan pesawat sangat lah tipis.
Karena sejauh ini tak ada satu orang pun yang bisa selamat. Jika mengalami kecelakaan pesawat terbang seperti itu.
"Mi, apa masih ada harapan untuk bang Al selamat??? ".Lirih Sherly sambil menitik air matanya. Ia tak mampu berucap lain selain mengharapkan suaminya bisa pulang dan berkumpul kembali dengan mereka semua disini.
" Tak ada yang tak mungkin jika Allah menghendaki sayang. Doakan yang terbaik untuk suamimu!!!. Hanya itu yang bisa kita lakukan saat ini sambil menunggu informasi dari pihak bandra dan juga komandan nya Al sayang".
Lea masih berusaha untuk tetap tegar dan tenang. Walaupun ia juga tak mampu untuk menyembunyikan kesedihan nya.
"She... ".Mark langsung nyelonong masuk begitu saja. Dan melewati Rayen yang masih berdiri di depan pintu asrama.
Rayen pun mengerti jika Mark tak kalah paniknya akan keadaan Sherly yang tengah berbadan dua. Sedangkan nasib suaminya entah bagaimana saat ini.
Mark memeluk erat tubuh Sherly. Pemandangan yang sangat mengharukan sekaligus menyedihkan untuk dilihat. Dan baru kali ini Mark nampak sekhawatir sekarang. Sherly adalah wanita kedua yang membuatnya rapuh setelah Naura istrinya. Jika sampai terjadi hal buruk pada kedua wanita itu. Maka Mark tak akan pernah tinggal diam.
"Kau percaya padaku She??? ".Tanya Mark pelan. sembari mengusap punggung Sherly.
__ADS_1
Sherly melonggarkan pelukan menatap wajah tampan kakak nya yang selalu ada disaat ia membutuhkan.
" Aku akan menemukan suamimu. Meskipun aku harus menentang hukum Negara dan harus berhadapan dengan raja iblis sekalipun. Aku janji suamimu akan baik baik saja. Kau pasti akan berkumpul kembali dengannya".Mark memberikan kekuatan untuk Sherly. Meyakinkan wanita itu sebisa yang ia lakukan.
Mark juga sudah memerintahkan seluruh anggota nya disetiap Negara. Untuk melacak nomor pesawat yang di tumpangi oleh Al dan team nya. Saat ini Mark sudah tidak membutuhkan pemerintah ataupun pihak kepolisian sekalipun.
Bahkan tadi Mark sudah mengamuk pada komandan Al yang sedang berkumpul di ruangan kerjanya. Yang tak kalah harap cemas menantikan kabar perkembangan semua prajuritnya.
Mark juga mengancam akan meratakan asrama TNI ini jika sampai Al tidak bisa di temukan dan selamat. Ancaman bodoh memang. Tapi Mark sangat terlihat emosi. Ia juga sudah mencincang habis pria yang merencanakan semua ini.
Tubuh pria itu juga sudah tak berbentuk lagi akan ulah Mark. Membuat para anggota nya bergidik ngeri melihat amarah king nya yang memuncak seperti itu.
Lea juga saat ini sudah di peluk erat oleh suaminya. Karena Rayen tak tega melihat istrinya yang sangat rapuh karena putra pertamanya belum diketahui kondisi nya saat ini.
TBC
NYUSUL GENGS TADI TERNYATA GAK KE UP, KARENA FAKTOR SINYAL MUNGKIN LAGI BERMASALAH ATAU MEMANG LAPTOP NYA YANG ERROR ππππ
__ADS_1