Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Akhirnya Akan Sah


__ADS_3

Rayen bisa bernafas lega karena baby Fatih menagis. Dan Sherly masih berbicara dengan Rumi. Asisten rumah tangga nya yang baru dibawa pulang oleh bik Wati.


Begitu juga dengan Al yang memang sudah menunjukkan sikap tegas untuk para pekerja di rumahnya. Rumi, pun terlihat seperti wanita yang baik baik dan kalem. Bahkan ia juga terlihat pemalu.


Dari sana Sherly bisa melihat jika wanita itu benar benar hanya ingin untuk bekerja saja. Tak di pungkiri usia Rumi memang sedikit lebih tua darinya. Tapi, Rumi juga seorang ibu yang baru di tinggal oleh suaminya. Bisa, di bilang juga Rumi wanita yang malang. Karena sang suami menikah lagi dengan wanita yang katanya lebih berada. Dan ia serta anaknya di telantar kan.


" Udah selamat Pa dari amukan istri??? ". Al lagi lagi mengejek sang Papa. Saat melihat Rayen mengambil minum di dalam kulkas. Dan menegaknya hingga setengah botol.


" Gara gara kamu juga ". Jawab Rayen ketus dan hanya melirik Al yang saat ini tengah duduk di meja bar. Sedangkan Sherly ikut mengantarkan Rumi ke kamarnya bersama bik Wati.


Al hanya terkekeh dan menatap punggung Papa nya yang langsung pergi dari dapur. Kini Al pun mulai ikut beranjak saat ia telah selesai menghabiskan minuman kalengnya.

__ADS_1


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Mension Mark...


Naura yang masih asyik bermain dengan Cici di taman belakang. Karena di Amerika saat ini masih jam sepuluh pagi. Dimana Baby Cici memang lebih suka di alam bebas daripada di dalam rumah.


" Anda sedang sibuk Nyonya? ". Tania melangkah menghampiri Naura yang saat ini tengah berada di Gazebo taman belakang.


" Tidak juga Tania. Ada apa??? ". Namun, tatapan Naura sedikit curiga saat ia melihat Reza ikut melangkah di belakang Tania.


" Kami hanya ingin pergi sebentar Nyonya. Dan sudah meminta izin juga dengan king. Tapi, kami pergi setelah Anggun tiba Nyonya". Reza menjawab dengan jujur.

__ADS_1


" Ah, baiklah. Kalian boleh pergi sekarang juga tidak Papa!!". Naura menjawab dengan senyum yang tulus di bibir nya.


Naura tahu Reza dan Tania akan menikah minggu depan. Dan sebenarnya Mark dan Naura juga sudah menyuruh mereka berdua untuk segera ambil cuti libur. Namun, Reza dan Tania bilang semuanya sudah ada yang menyiapkan. Jadi, mereka hanya ingin libur panjang setelah acara pernikahan nya nanti saja.


" Baik, terimakasih Nyonya". Naura pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum. Ia juga senang akhirnya kedua pengawal itu saling mengakui perasaannya masing masing.


Setelah Reza dan Tania undur diri. Naura kembali fokus pada baby Cici. Karena Cici terus saja mengoceh ala bayi seusianya. Membuat Naura semakin gemas saja akan putri bungsu nya itu.


Senyum kebahagiaan Naura kini benar benar sempurna. Meskipun dari kecil ia selalu berlimpahan kasih sayang. Dan juga tak pernah terabaikan. Dan kini setelah menikah pun ia tak pernah kekurangan kasih sayang dan perhatian. Memang nasib Naura jauh lebih beruntung di bandingkan Jeny.


Tapi Jeny juga tak kalah bahagia nya. Setelah Mami Lea hadir di tengah tengah mereka. Kasih sayang Lea begitu tulus dan sangat melebihi ibu kandung nya sendiri. Bahkan Lea adalah orang tua yang berhasil mendidik anak anaknya. Meskipun Naura juga sempat sedikit menyimpang karena ia menjalin hubungan dengan pria dewasa.

__ADS_1


Akan tetapi Mark dan Naura tidak pernah sampai berhubungan layaknya pasangan suami istri pada umumnya. Sebelum keduanya sah, Mark hanya sering mengobok oboknya saja tanpa ingin membuka segelnya. Ya, meskipun kejadian itu sampai membuat mereka basah.


TBC


__ADS_2