
12 Tahun Kemudian...
Hari berganti minggu, Minggu berganti bulan, hingga bulan pun berganti tahun. Tak terasa kini anak anak sudah pada beranjak dewasa. Dimana Andes, Zein dan juga Zello saat ini sedang fokus pada dunia nya masing masing.
Cici juga sudah duduk di bangku SMP. Begitu pula dengan Fatih. Sedangkan adiknya Fatih putri kedua Sherly dan Al yang saat ini masih berusia 10 tahun masih duduk di bangku SD.
Jaraknya dengan Fatih hanya satu tahun saja. Namun, keduanya tumbuh menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah. Namun, sayangnya sang putri bungsu Al yang diberi nama Al Jazeera Bagaskara. Sepertinya anak itu sangat persis dengan Abinya. Dimana sangat selengehan dan juga sedikit bar bar.
Tak heran jika sang Umi setiap hari lehernya selalu panjang akan ulah Zeera. Namun, Zeera akan berhenti berulah jika sang kakak nya sudah angkat bicara. Karena Fatih sangat menuruni sifat sang Umi. Fatih tumbuh tak jauh beda dari Zello kecil dulu. Bahkan, ia juga sangat jarang bicara.
Sikap dan sifat Fatih sangat berbanding terbalik saat ia bayi dulu. Dan hal itu kadang membuat Sherly bingung sendiri akan sifat kedua anak anaknya.
" Fatih... Zeera, sarapan sudah siap honey". Seru Sherly sedikit berteriak. Dan itu sudah menjadi rutinitasnya selama ini.
Greppp...
__ADS_1
" Abi... iihhh". Lengan kekar suaminya melingkar erat di pinggang Sherly.
Al dan Sherly masih saja terlihat romantis. Sama seperti sepuluh tahun yang lalu. Dimana anak anak masih kecil. Dan Al juga masih setia menjadi abdi negara. Namun, sekarang ia sudah sangat senior. Dan tinggal memerintahkan prajuritnya saja.
Al juga tidak pernah tugas jauh jauh lagi. Karena jabatan dan pangkatnya sudah jadi komandan sekarang. Dan semua prajuritnya ada dibawah naungan nya.
" Cie... Ciee... Yang lagi pacaran ". Goda Zeera yang lebih dulu masuk kedalam ruangan makan. Sambil cekikikan khas gayanya yang sedikit centil itu.
Sherly pun ingin langsung melepaskan pelukan suaminya. Namun, Al malah dengan isengnya semakin mengeratkan pelukan tangannya itu. Membuat Sherly menatap tajam pada suaminya.
" Udah dong bi !. Masa peluk Umi terus. Mata Zeera kan jadi ternodai akan ulah Abi dan Umi mesra mesraan terus begitu". Jazeera memang tak pernah sungkan untuk menggoda kedua orang tuanya. Padahal usianya baru 10 tahun. Dan ia juga masih duduk di bangku kelas 6 SD.
" Bagaimana kalau Abi dan Umi kasih kalian adik lagi? ". Celetuk Al dengan jahilnya.
Fatih yang baru sampai di ruang makan pun langsung duduk dengan wajah datarnya. Sedangkan Zeera pun langsung menatap kedua orang tuanya secara bergantian. Membuat Sherly menggelengkan kepalanya. Karena Sherly juga tidak ingin hamil lagi. Baginya sudah cukup dua saja.
__ADS_1
" Kenapa tidak Bi". Sahut Zeera dengan senyum dibibirnya". Umi bagaimana? ". Tanya Zeera pada Umi nya.
" No". Jawab Sherly cepat dan langsung melotot tajam pada suaminya.
" Ah, Umi gak asyik". Ledek Zeera sembari memanyunkan bibirnya.
Al langsung terkekeh dan mulai mengendurkan pelukan nya pada pinggang istrinya. Namun, Sherly masih saja kesal karena ulah suaminya itu.
" Umi bagaimana kalau...
" Zeera... ". Fatih menatap adiknya dingin. Membuat Zeera pun langsung bungkam dan mengurung kan niatnya untuk melanjutkan kata katanya lagi.
Al dan Sherly saling tatap lalu mengulum senyumnya. Dimana Zeera yang selalu saja manut dan tak mau membantah semua omongan kakaknya. Meskipun Zeera sering konyol dan sedikit bar bar. Namun, sejak dini Zeera sudah mengenakan hijabnya. Walaupun ia tidak memakai cadar seperti Umi nya.
BUNDA OTHOR SENGAJA BIKIN CERITA ANAK ANAK UDAH GEDE AJA YA GENGS, MAAF KALAU TIDAK SESUAI EKSPETASI DAN KEINGINAN KALIAN SEMUA🙏🙏🙏 TAPI DISINAH SEMUA AKAN DIMULAI. SEBELUM OTHOR BIKIN CERITA UNTUK ZELLO DAN LAINNYA PADA DEWASA NANTI🥰🥰
__ADS_1