
"Let's go baby!!! ".Seru Al setelah beberapa saat mereka berdua telah menetralkan kembali deru nafasnya. Sherly juga sudah merapikan kembali penampilan nya. Ia juga sudah duduk di kursi samping suaminya.
" Kemana lagi kita??? ".Tanya Al sebelum ia mulai menghidupkan kembali mesin mobilnya.
" Tanya saja dengan Jacob!. Mereka yang akan menunjukkan jalan nya".Jawab Sherly seraya memasang cadarnya kembali.
"Oh, bagus. Jadi semua ini memang sudah di atur oleh Mark keparat itu?. Awas saja dia".Gerutu Al kesal.
Ia tidak menyangka di malam pengantin nya yang seharusnya bisa tidur dengan nyaman. Dan juga menikmati suasana romantis di dalam kamar mewah yang sudah di tata sedemikian rupa. Malah kini ia harus menikmatinya hanya di dalam mobil saja.
Masih untung ia tetap bisa membobol gawang istrinya. Meskipun tidak senyaman dikamar mereka tadi. Dan hal yang paling memalukan lagi adalah. Mereka melakukan nya di dalam mobil yang terparkir asal di pinggir jalan.
Beruntung juga istrinya tidak menolak. Walaupun tadi ia sempat berontak tapi ujung ujungnya juga menyerah. Karena terkalahkan oleh rasa nikmat yang diberikan oleh suaminya itu.
__ADS_1
Sherly menganggukkan kepalanya saja. Karena memang benar semua itu adalah ulah Mark. "Tapi aku tidak tahu kalau king sampai memerintahkan anak buahnya untuk menembaki kita di jalanan tadi".Ucap Sherly yang sempat bingung. Karena tadi sewaktu ditelpon Mark hanya bilang kalau menyuruhnya mengajak Al ke puncak saja.
Mark tidak mengatakan lagi akan rencananya yang ikut menembaki mobilnya segala. Hal itu juga membuat Sherly bingung. Tapi saat ia akan menghubungi Mark. Ia ingat kalau ada suaminya yang sedang fokus menyetir.
"Ah, suami Naura memang benar benar gila. Dasar bule cabul".Al terlihat sangat menyimpan kekesalan nya pada Mark. Sejak tadi ia selalu saja mengupat kesal. Karena ulah mark yang sampai tega merusak moment malam pertama nya dengan sang istri. Belum lagi istrinya malah nurut nurut aja dengan perintah Mark.
" Sama sama cabul gak usah saling katain gitu kali".Ledek balik Sherly tanpa menatap wajah suaminya.
"Itu kan beda baby. Ayolah, aku ini pria normal, dan tahu sendiri kalau si mentimun udah ready sejak lama, jadi wajar dong kalau dia bangun disaat yang tepat".Seloroh Al tak mau kalah
Dengan wajah kesal Al pun langsung menurunkan kaca mobilnya. Menatap Jacob dengan tatapan sinisnya. Sedangkan Jacob tetap memasang wajah datarnya.
"Apaan asisten bule cabul??? ".Tanya Al sambil ada embel embel kata cabul kembali. Membuat Jacob mengerutkan keningnya.
__ADS_1
" Miss S, anda baik baik saja??? ".Jacob malah langsung menanyakan keadaan Sherly. Dan tidak menggubris kata kata Al.
" Wah... Ternyata tidak asisten nya tidak bos nya. Mereka sama saja. Sama sama menyebalkan dan bikin orang darah tinggi ".Guman Al .
Sedangakan Sherly menautkan keningnya bingung akan pertanyaan dari Jacob. " Aku baik baik saja. Memangnya kenapa?. Bukankah sejak tadi kalian mengikuti kami? ".Jawab Sherly seraya bertanya.
" Maaf Miss S, sebaiknya kita lanjutkan kembali saja perjalanan nya!!!. Setelah sampai di villa saya akan menceritakan semuanya ".Ucap Jacob memberitahu.
Sherly pun hanya mengangguk kan kepalanya. Dan meskipun ada banyak pertanyaan di otaknya. Tapi Sherly tak beeniat untuk mengajukan pertanyaan nya dulu. Sampai mereka tiba di villa yang sudah di siapkan oleh Mark untuk mereka berdua.
"Permisi tuan ".Pamit Jacob sebelum ia melangkah pergi meninggalkan mobil Ak dan Sherly.
"Hem... " Jawab Al sambil mengibas ngibaskan tangannya. Seolah memang mengusir Jacob.
__ADS_1
"Miss S, tuan, silahkan ikuti mobil yang di depan!!. Dan mobil saya akan berada di belakang mobil tuan ".Ucap Jacob lagi saat ia sudah akan beranjak pergi.
" Iyee... iyee... gua ngarti pakde bule ".Sahut Al yang memang sudah sangat kesal daritadi.