Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Hal Baru


__ADS_3

Saat ini keduanya sedang asyik berenang hingga hampir satu jam mereka berada di kolam. Tanpa sedikitpun merasa kedinginan. Karena cuaca sangat trik di luar sana.


Al yang sejak tadi hanya menggoda istrinya karena tidak tahan melihat tubuh seksi Sherly yang sangat jarang terbuka seperti saat ini. Kalau tidak sedang memadu kasih. Hanya bisa meneguk salivanya terus menerus.


Ia adalah pria normal pada umumnya. Yang tidak bisa tinggal diam dan hanya menonton pemandangan indah yang nyata seperti itu. Tapi ia juga tidak mau mengganggu kesenangan istrinya. Yang saat ini masih terlihat asyik berenang dan sesekali memejamkan matanya saat ia mendarat di permukaan air kolam.


Sherly sebenarnya sejak tadi tahu suaminya itu sedang berpikir mesum. Karena Sherly bisa melihat dengan jelas mentimun Al sudah menonjol membuat boxer nya semakin ketat dan sesak. Tapi, Sherly hanya pura pura tidak tahu saja sampai suaminya itu benar benar tidak tahan lagi.


Bahkan saat ini Sherly malah dengan sengajanya mulai menggosok pelan bagian dadanya yang sejak tadi telah menyembul keluar. Dan berlomba lomba ingin loncat itu. Karena semakin padat dan berisi saja sejalan dengan usia kehamilan nya.


Lagi lagi Al kembali meneguk air liurnya. Namun masih tetap santai. Ia hanya melirik dengan ekor matanya saja. Seolah ia pura pura tidak perduli. Padahal di dalam hatinya ia mengupat kesal. Timun nya semakin berontak dan segera minta di lelapkan.


"Mau sampai kapan dia bertahan seperti itu? ". Guman Sherly menahan tawanya.

__ADS_1


Belum juga kering ludah Sherly berguman. Al malah sudah menghampiri nya yang tadinya berada di pinggir kolam kini malah berenang mendekat kearahnya.


" Kau sengaja menggoku? Hm? _. ".


" Siapa? Tidak ada". Elak Sherly bohong tapi tak mungkin Al melepaskan istrinya begitu saja. Setelah apa yang telah di lakukan Sherly beberapa saat yang lalu.


Yang ada Al malah langsung menyambar bibir ranum Sherly. Dan menyesapnya dengan sangat menuntut. Hingga Sherly kesulitan mengimbangi ciuman suaminya saat ini.


"Akh...".


Akhirnya satu lenguhan mulai keluar dari mulut mungil itu. Membuat Al semakin gencar membuat basah lorong kenikmatan itu. Padahal memang sudah basah karena terendam air sejak tadi.


Al mendorong tubuh istrinya menuju dinding kolam renang sedalam 3 meter itu. Dan setelah tubuh Sherly menempel dengan satu kaki yang menginjak tangga untuk naik ke permukaan kolam. Al mulai melepaskan segitiga hitam istrinya yang hanya dengan satu tarikan saja. Sebab ada tali di sisi kanan dan kirinya. Hingga membuat Al lebih mudah melucutinya.

__ADS_1


Hanya dengan satu kali hentakan. Mentimun panjang berurat itu telah kembali masuk kedalam san. Yang ia sematkan lewat belakang tubuh istrinya.


"Akh... Uuhh".


Lenguhan Sherly mulai kembali terdengar bersamaan dengan dorongan kuat dan berkali kali Al menarik serta menenggelamkannya kedalam sana. Hingga suara suara saktal itu kembali terdengar menggoda di telinganya.


Namun, meskipun Al kalab ia masih bisa membuat nyaman sang baby di dalam sana. " Kau luar biasa sayang ". Al kembali meracau dengan kata kata pujian nya.


Karena ia selalu menikmati permainan ini. Setiap kali bersama istrinya dan memadu kasih. Seketika suara air kolam yang ikut bergerak seirama dengan hentakan dan pacuan tubuh Al. Membuat suara semakin ramai saja. Beruntung ruangan kolam renang itu kedap suara. Jadi, mau sekuat apapun berteriak tidak akan ada yang mendengar nya dari luar sana.


Permainan usai ketika Al telah membalikkan kembali tubuh istrinya. Hingga saling berhadap hadapan. Dan itu juga setelah memakan waktu hampir satu jam lebih. Hingga erangan panjang Al membuat keduanya sama sama lemas. Al mengecup lama bibir istrinya. Dan mengucapkan kata kata Cinta. Sepasang suami istri itu benar benar menikmati liburan pertamanya. Dengan bertempur di dalam kolam renang. Hitung hitung mencoba sensasi baru ketika moment babymoon.


TBC

__ADS_1


__ADS_2