Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Mengumbar Kemesraan


__ADS_3

Sherly menatap wajah Naura yang sejak dirinya masuk tadi. Naura seperti sedang memikirkan sesuatu. Bahkan ia hanya tersenyum tipis ketika Al dan dirinya masuk kedalam ruangan rawatnya.


Sedangkan Zello dan Zein saat ini sudah dibawa pulang oleh Opa dan Omanya. Karena Lea tidak ingin istirahat Naura terganggu. Karena kedua putranya yang tak mau diam. Apalagi Zein yang selalu saja ingin main tembak tembakan.


Sherly yang baru saja datang bersama suaminya karena mereka berdua sejak semalam pulang kerumah. Sedangkan Lea dan Rayen yang baru pulang dari rumah Jery langsung kerumah sakit.Menggantikan anak dan juga menantunya menemani Naura.


Sebab, sampai pagi ini juga Mark dan Jacob belum kembali. Di luar ruangan juga ada Anggun dan juga tania. Yang tetap berjaga. Malah mereka berdua sejak semalam selalu ada di depan ruangan rawat Naura. Tentu saja itu atas perintah Mark.


"Kamu udah sarapan Ra??? ".Tanya Sherly yang saat ini sudah duduk di kursi yang ada di samping brankar Naura.


" Apa suamiku belum kembali juga Kakak ipar??? ".Naura malah bertanya hal lain. Membuat Sherly menggeleng kan kepalanya jujur.

__ADS_1


" Mark kan masih pergi bersama Jacob Ra. Lagian itu juga untuk kebaikan kita semua. Nanti juga pulang. Jangan khawatir!!. Suamimu itu tidak akan selingkuh ra".Al malah meledek adiknya. Membuat Sherly langsung menyikut suaminya.


Sherly adalah wanita yang cepat tanggap. Sherly merasa jika saat ini Naura sedang dalam kebimbangan. Entah apa yang membuat Naura bisa berpikir seperti itu yang jelas saat ini pikiran Naura sedang tidak baik baik saja.


"Bang, bisa minta tolong beliin aku rujak yang ada di depan rumah sakit tadi??? ".Ucap Sherly hanya beralasan untuk membuat suaminya keluar. Karena ia ingin mencari tahu apa yang sebenarnya sedang di pikirkan oleh Naura kakak iparnya sekaligus adik iparnya juga.Sampai bingung kan harus memanggilnya apa mereka berdua itu.


" Kenapa tadi tidak beli sekalian sayang??? ".Protes Al yang saat ini baru saja akan mendaratkan pantatnya di sofa empuk itu.


" Iya... iya nih udah mau pergi sayang ".Al melangkah dengan sedikit gontai menuju arah pintu. Membuat Naura hanya bisa mengulum senyumnya saja. Tapi Al malah kembali dan mendekati istrinya lagi.


" Ada apa bang??? ".Tanya Sherly heran karena Al malah kembali.

__ADS_1


" Ada yang lupa sayang".Jawab Al sambil tersenyum. Membuat Sherly menautkan kedua alisnya bingung. Tapi Al malah langsung mengecup bibir istrinya tanpa aba aba.


Cup... Cup... Cup...


"Itu yang lupa tadi sayang".Seru Al sambil nyengir kuda.


Sherly hanya menggeleng kan kepalanya saja menatap kepergian Al dari samping Naura. Sedangkan Naura sudah terkekeh melihat tingkah kakaknya. Yang tak beda jauh dengan suaminya.


Al benar benar tidak ada canggung canggung nya di depan adiknya. Sepertinya Al sengaja melakukan itu karena ia ingin balas dendam. Karena dulu ia selalu di pamerin kemesraan oleh saudara saudara nya sendiri. Apalagi sepupunya yang sama saja gak ada akhlak itu.


Mentang mentang ia dulu hanya seorang jomblo. Dan punya satu kekasih idaman malah kandas di tengah jalan. Karena tak sejalan dan tak searah tujuan pemikiran.

__ADS_1


Dan setelah menemukan cinta serta pasangan hidupnya. Kini Al baru bisa pamer balik, dan juga ikut mengumbar kemesraan seperti yang pernah adik dan juga kakaknya lakukan dulu.


__ADS_2