Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Ulah Zeera


__ADS_3

Baru saja Al akan mengintip dan membuka piyama tidur istrinya. Tiba tiba aksinya harus terhenti karena ketokan pintu kamarnya dari arah luar.


Tok...


Tok...


Tokkk...


" Abi... Umi... Buka pintunya!! ".


Al mendengus kesal saat tahu itu suara putrinya. Tapi, Sherly langsung terkekeh dan mulai beranjak dari ranjangnya.


" Masih mau nambah lagi Bi sekarang? ". Goda Sherly pada suaminya. Yang mana Al telah menghempaskan tubuhnya pada kasur empuk mereka.


" Nggak, cukup dua saja!! ". Jawab Al sedikit kesal. Karena malam ini gagal lagi minta jatahnya. Al bisa menebak, Jika Zeera sudah mengetuk pintu kamar mereka. Pasti putrinya itu merengek lagi minta tidur bersama kedua orang tuanya.


Ceklek...


Belum juga sempat Sherly membuka mulutnya untuk bertanya. Putrinya malah langsung nyelonong masuk sambil membawa bantal boba kesayangan nya.

__ADS_1


" Hei, kau itu sudah akan beranjak remaja Zeera. Masa masih mau tidur sama Abi dan Umi?. Gak malu apa kalau ada temen sekolahmu yang tahu? ".


Al berusaha mencegah putrinya untuk kembali meminta tidur di kamar mereka. Karena, Al ingin membuat istrinya lemas malam ini. Jika ada Zeer sudah di pastikan akan gatot.


" Kenapa mesti malu. Zeera kan tidurnya sama orang tua Zeera sendiri bukan orang tua orang lain".


" Haiisssss... Anak ini benar benar membuatku gila". Guman Al mulai pasrah.


Sherly pun hanya terkekeh dan kembali menutup pintu kamar nya. Ia sekarang melangkah menuju ranjang. Untuk kembali istirahat, Namun saat akan pindah di samping sang putri. Al malah menarik tangan istrinya. Agar Sherly tidur di samping kirinya saja.


" No, Abi...!. Zeera mau di tengah. Umi sini!! ". Zeera langsung bergeser dan membuat Sherly hanya pasrah untuk tidur di sebelah kiri putrinya. Dengan Al yang di sebelah kanan Zeera.


Pada akhirnya Al pun mengalah dan mulai memejamkan matanya saja. Daripada ia harus kembali berdebat dengan Zeera yang tidak pernah mau mengalah itu. Sebab, putrinya ini selalu saja ada cara untuk membuat Abinya bungkam dan tak berkutik.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Sedangkan di dalam kamar yang berbeda saat ini Fatih masih belum tidur. Ia masih sibuk dengan layar laptopnya. Sepertinya Fatih punya keahlian di bidang seni. Karena ia begitu senang saat melihat gambar gambar yang di ciptakan para seniman.


Dan tak jarang kamarnya mulai di penuhi oleh lukisan lukisan dari berbagai Seniman terkenal. Yang sengaja ia beli menggunakan uang sakunya sendiri.

__ADS_1


Senyum Fatih mengembang saat ia menerima panggilan video call dari salah satu sepupunya. Yang berada di LA.


" Assalamu'alaikum Ara". Sapa Fatih sambil tersenyum menatap wajah seorang anak perempuan yang usianya satu tahun lebih muda dari Zeera.


" Kak, Fatih belum tidur?. Bukankah di Indonesia sudah jam malam? ". Tanya anak gadis cantik itu.


" Yah, kau benar Ara. Tapi, aku masih ingin mengerjakan desain gambarku dulu. Setelah itu akan istirahat ".


" Apa aku mengganggu kakak? ". Tanyanya lagi sambil memasang wajah menggemaskan nya.


" No, Ara... Kau bahkan bisa menemaniku mengobrol". Fatih begitu bisa membuat suasan hati anak perempuan itu senang.


" Coba saja kalau kak Alex seperti kak Fatih. Pasti aku tidak kesepian ". Guman nya sambil Memanyunkan bibirnya.


" Apa mommy dan Daddy sedang bekerja? ". Tanya Fatih mulai menghentikan gerakan tangannya untuk menggambarkan melalui tablet nya.


Anak perempuan itu pun hanya mengangguk kan kepala nya saja". Aku akan meminta dengan Mommy dan Daddy untuk menlanjutkan sekolah ku di Jakarta saja!. Di sini selalu sepi saat Mommy dan Daddy tidak ada di mension. Apalagi kak Alex yang sudah tinggal di Apartemen nya sendiri ".


Fatih pun hanya menjadi pendengar setia keluh kesah sepupunya itu. Karena, itulah pembahasan saat keduanya saling bertelponan. Fatih dengan senang hati mendengarkan cerita dari Ara. Gadis kecil yang kini duduk di kelas lima SD. Dan dia adalah putri bungsu Jenny dan Satria. Dimana gadis itu selalu saja merasa kesepian.

__ADS_1


Karena kedua orang tuanya sibuk masing masing dan apalagi sang Daddy yang selalu mengikuti Mommy nya saat sang Mommy sedang ada acara fashion di berbagai negara. Sedangkan sang kakak nya saat ini telah memilih tinggal di Apartemen nya sendiri. Karena, ia juga sudah menggantikan posisi sang Daddy untuk melanjutkan bisnis keluarga nya.


__ADS_2