Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Terbaik


__ADS_3

"Bang, Aku udah mandi". Sherly berkata karena jam di dinding sudah menunjukkan pukul lima sore.


Namun, Al tetaplah Al. Ia tidak akan perduli kalau antena nya telah hidup begitu. Bahkan sekarang ia telah mendudukkan istrinya di sofa. Dan sudah membuka miliknya. Menurunkan boxer nya, lalu menyodorkan mentimun berurat yang hampir beberapa hari ini nyaris tak tersentuh karena sibuk bolak balik ke rumah sakit.


"Ayolah sayang!!!. Ia sudah hampir kedinginan dan sudah lama tidak ganti oli". Seloroh Al membuat Sherly terkekeh akan ucapan suaminya itu.


" Ogah, Abang suka di lelepin dalem dalem". Protes Sherly yang selalu saja kapok kalau di suruh karaokean sama suaminya. Karena Al suka jahil sama istrinya sampai sampai rasanya Sherly ingin tejeluek gara gara timun Al sepenuhnya di dorong masuk oleh Al.


"Kali ini tidak yang".


Al pun kembali menyodorkan nya dengan raut wajah yang sudah menahan keinginannya. Sherly pun mulai menyentuh benda itu dengan tangan halusnya. Kemudian menjulurkan lidahnya untuk mengabsen setiap inci kulit timun berurat milik suaminya.


Al memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan benda tak bertulang istrinya. Membuat mentimun itu semakin tegang dan juga semakin kencang saja.


"Uhuk... Uhukk... ".


Sherly kembali batuk batuk karena ia keselek akibat ulah mentimun suaminya yang semakin di dorong masuk oleh Al. Apalagi dengan jahilnya Al sampai menekan kepala istrinya. Membuat Sherly menepuk pantat suami jahilnya itu.


Tatapan Sherly tajam kearah Al. Tapi sedikitpun tak membuat Al takut. Ia malah semakin gemas saja melihat istrinya yang kesal begitu.


"Heh, Mau kemana??? ". Al mencekal tangan istrinya ketika Sherly akan beranjak". Ini belum selesai yang". Tunjuk Al pada mentimun nya yang kini sudah berdiri sempurna.


Dan tanpa menunggu persetujuan istrinya. Al langsung menyingkap daster istrinya membalikkan tubuh Sherly yang saat ini sudah berdiri. Hingga Sherly harus berpegangan ujung sofa dengan posisi membelakangi suaminya.

__ADS_1


"Kok belum basah??? ". Lirih Al yang kini mulai membuat pelumas agar ia mudah memasuki nya.


" Kerja keras sendiri bang!!! ". Jawab Sherly sekena nya.


" Begini kan cara kerja nya??? ".


" Aahhkk".


Bersamaan dengan itu Sherly langsung mendesah karena timun panjang dan berurat suaminya sudah di dorong masuk kedalam sana. Mulai menciptakan rasa sesak dan juga nikmat secara bersamaan. Apalagi ketika Al sudah bergerak. Sherly hanya bisa melenguh tiada henti.


Tak ada kata yang bisa melukiskan kenikmatan yang sedang mereka rasakan saat ini. Hanya lewat suara suara merdu itulah mewakilkan bagaimana rasanya surga dunia. Hingga keringat dan peluh adalah salah satu saksi semangat keduanya.


Al memegangi pinggang istrinya dan mencoba menahan perut Sherly yang sudah membuncit itu. Serta masih bisa mengontrol ritme tubuhnya agar baby di dalam sana tidak terlalu terguncang akan ulahnya.


"Uuhhh... Aaakhhh".


" Bang... Akhh".


Bahkan Sherly tak diberikan kesempatan untuk melayang kan protesnya lagi. Al begitu menikmati Olahraga nya sore ini.


"Tahan sayang!!!. Ini masih sangat enak". Lirih Al yang terus bergerak sejak tadi namun masih dalam tingkat wajar dan pelan.


Entah berapa lama sudah mereka berpacu menguras keringat nikmat itu. Hingga kini sudah berganti posisi dengan Sherly yang memimpin permainan nya.

__ADS_1


Karena dengan gaya pertama nya hanya Sherly yang sudah pelepasan. Sedangkan Al masih tampak tenang dan belum ada tanda tanda ingin muntah.


" So Seksi sayang". Puji Al dengan suara beratnya.


Sungguh tiada rasa terindah bagi Al dan kenikmatan yang tiada tanding selain kenikmatan berolahraga dengan istrinya ini. Masa lalu Al memang sudah pernah merasakan bagaimana rasanya di mainkan timun nya. Tapi tak ada yang senikmat istrinya.


Karena sesungguhnya bermain dengan pasangan halal adalah suatu kepuasan sendiri. Di bandingkan dengan yang bukan mahramnya. Jika kita semua selalu mensyukuri apapun itu bentuk pasangan kita.


"Masih kuat kah??? ". Tanya Al sedikit meledek istrinya yang sudah mandi keringat dan peluh yang bercucuran.


" Abang pikir aku selemah itu?? ". Jawab Sherly yang mulai memainkan perannya lebih aktif.


" Sayang... ". Al memjamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya saat dirasa ia akan segera mencapai akhirnya. Karena gerakan pinggul istrinya membuat nya tak berdaya lagi untuk bertahan lebih lama.


Dan benar saja Sherly akan tetap mengejar targetnya yang sudah ingin tercapai itu. Sehingga setelah hampir satu jam mereka bermain. Akhirnya Al menyemprotkan kembali olinya di dalam sana.


"Akh... Akh... akh... ".


Keduanya sama sama melenguh secara bersamaan. Bahkan semprotan oli Al begitu sangat terasa oleh Sherly di dalam sana. Sampai mulut rahimnya begitu hangat.


" Kau memang luar biasa sayang" . Puji Al yang mengecup kening istrinya karena Sherly sudah ambruk dalam pelukan nya dengan posisi yang masih sama dan juga masih saling menempel hingga timun Al juga masih tetap terbenam di dalam sana.


"Kalau tidak pasti abang gak mau minta lagi". Jawab Sherly santai membuat Al langsung terkekeh.

__ADS_1


**TBC


MAAF GENGS BARU BISA UP KARENA KONDISI JUGA BELUM BEGITU FIT🙏🙏🙏 JADI HARAP DI MAKLUMIN YA GENGS BUNDA OTHOR LAGI LEMESSS🤭🤭🤭**


__ADS_2