
Di sebuah bangunan yang tampak begitu sunyi dari suasana ibu kota saat ini tengah duduk seorang pria bertubuh kekar getstur tubuh tinggi menjulang dengan otot tubuh yang membuat memikat.
Dengan hanya memakai kaos tanpa lengan, hingga otot bahunya begitu jelas terlihat. Saat ini ia tengah menatap indahnya dunia malam dalam keheningan dan kesunyian. Dengan di temani segelas kopi hangat di tangan kanannya.
Tatapan yang begitu tajam dan jelih dalam keadaan sekitarnya. Bahkan, tak ada yang berniat ingin menghampiri nya ataupun sekedar ingin mendekatinya. Karena meskipun itu adalah hutan terlarang. Di sekitar tempat tinggalnya banyak terdapat ranjau dan juga jebakan mematikan.
Bahkan, tak hanya itu saja. Pria itu juga memiliki hewan peliharaan yang sangat mengerikan. Karena hewan itu adalah hewan hewan buas yang siap memangsa kapan saja.
Tidak ada listrik dan juga saluran internet. Namun, sang pria bisa melakukan apapun di sana. Termasuk membuka sosial media dan juga kegiatan yang berhubungan dengan teknologi lainnya.
Otaknya yang begitu genius selalu saja mampu menciptakan hal hal yang tak terduga. Bahkan, saat ini ia telah di kenal dengan sebutan Mr. Z.
Di sesapnya sebatang rokok hingga asapnya mengepul di udara. Entah apa yang ia pikirkan saat ini. Namun, tatapan pria itu begitu sangat menerawang jauh.
Tok... Tok... Tokkk...
Suara pintu ruangannya di ketuk dari arah luar.Namun, pria itu masih saja tak bergeming sedikitpun dari tempat duduknya. Dimana kursi goyangnya semakin ia sendiri dengan sangat santai.
" Mr, apa anda di dalam? _. Tanya seorang pria dari arah luar.
__ADS_1
" Masukklah! ". Sahutnya masih dengan tatapan ke atas langit mentap bintang bintang di keheningan malam.
Ceklek...
Seorang pria langsung membuka pintu ruangan tersebut dan menghampiri sang Mr. Z. Dimana ia pun terlihat sedang bersantai di kursi goyangnya.
" Informasi apa ?. Yang kau bawa untuk ku malam ini Jackson? ". Tanya nya pada pria yang baru masuk itu.
" Ada penyelundupan di tengah laut xx malam ini Mr. Dan sepertinya itu merupakan senjata elegal".
Seringai licik mulai terbit di sudut bibirnya. Lalu ia membalikkan tubuhnya bersama dengan kursi nya yang ikut berbalik.
" Sekitar kurang lebih 20 orang Mr. Dan belum di tambah dari anggota penampung barangnya. Mungkin bisa mencapai 50 an orang Mr". Lagi lagi pria bernama Jackson itu menjelaskan.
" Bagaimana dengan anggota kita?. Apa mereka sudah siap? ".
" Mereka sudah berada di tempat nya masing masing Mr. Dan tinggal menunggu perintah dari anda saja".
Mr Z pun langsung mematikan puntung rokonya, Lalu menyesap habis hanya dengan satu kali tegukan kopi digelasnya, Lalu ia pun segera bangkit dari kursinya.
__ADS_1
" Siapkan kendaraan kita berangkat sekarang! ". Ujarnya sembari memerintahkan Jackson yang merupakan asisten kepercayaan nya.
Pria yang usianya tak beda jauh dari nya. Hanya berjarak satu tahun saja. Namun, kadar ketampanan keduanya sangat mencolok. Dan bisa dibilang sebelas duabelas dengan Mr. Z. Hanya saja, Mr Z memiliki daya tarik tersendiri dari semua pesona yang ia raup habis dalam dirinya.
Pria yang sangat jarang memakai baju saat di dalam bangunan yang ada di tengah hutan tepat di pinggir laut lepas. Lebih tepatnya sebuah pulau tak berpenghuni.
Kini ia mulai menyambar jaket kulit warna hitamnya. Dan mulai memakai topeng serta topi hitamnya. Ia sama sekali tidak pernah memperlihatkan diri saat sedang beraksi seperti ini. Begitu juga dengan anggota nya yang lain.
Dan mereka juga selalu memakai pakaian serba hitam. Dalam keadaan apapun, oleh sebab itulah kelompok itu sering disebut Black Night. Sebab, mereka juga sering beraksi saat malam hari. Sedangkan, siang mereka gunakan untuk bersembunyi dan istirahat saja.
Bahkan, sudah Tiga tahun ini wilayah eropa sudah mereka kuasai dan nama Black Night sangat di takuti oleh semua orang terutama para mafia.
Jackson mulai mengeluarkan motor Mr Z . Dimana itu adalah motor kesayangan nya yang telah ia modifikasi sendiri dan bisa menembak dengan jarak jauh.
Motor dengan nama Ecosse ES1 Spirit, Dimana harga satu motor itu bisa untuk biaya hidup satu kota dan mampu untuk membeli sebuah pulau. Harga dengan bandrol lebih kurang US$ 3,6 juta yang setara dengan 51,12 miliar rupiah. Namun, uang segitu hanya di anggap uang receh saja oleh seorang MR Z.
" Silahkan Mr! ". Jackson pun memberikan kunci motor pada tuannya. Dan segera Mr Z menghidupkan mesin motornya dan memainkan gasnya. Bahkan helm hitam tertutup sudah pas melekat di kepala nya. Membuat penampilan nya semakin keren saja.
Jackson pun sebagai seorang pria normal sangat terpesona akan pahatan sempurna milik Mr Z. Dan meskipun mereka bertemu baru lima tahun terakhir ini. Dimana Jackson di tunjuk untuk menggantikan posisi sang Daddy . Yang kini juga menurun pada anak sang king nya dulu.
__ADS_1