Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Di Kecoh


__ADS_3

"Jalankan!!! ".


Ucap pria yang tadi hendak menikmati tubuh sang gadis. Ia nampak berbicara lewat sambungan telpon nya. Dan setelah mengatakan satu kata tersebut. Pria itu pun langsung memasukkan ponsel itu kedalam mesin penghancur yang ada di dalam kamarnya.


Tawa pria pecah memenuhi ruangan kamar itu. Tapi ketika ia hendak mendekati ranjang itu kembali. Reza sudah lebih dulu menodongkan senjatanya pada pria itu.


"Hei... Lepaskan aku dulu!!! ".Teriak gadis yang terikat di atas ranjang menatap Reza dengan sorot mata kesalnya.


Reza bukannya membantu nya . Pria itu malah langsung ingin kabur saja. Setelah mendapatkan buruan nya selama ini. Sedangkan di luar sana, keadaan terlihat lebih kacau lagi. Karena anak buah Mark sudah menghabisi semua anggota pria itu.


"Hancurkan dan ratakan tempat ini dengan tanah!!. Jangan ada satu pun yang meninggalkan jejak!!! ".


" Baik king".Sahut anggotanya cepat.


Pria yang kini ada dalam genggaman Reza. Masih berupaya untuk tetap melawan dan meloloskan diri. Tapi Jacob masuk lebih cepat. Membuat Pria itu tersenyum geram.


"Sepertinya ada yang ia rencanakan Jacob".Seru Gadis yang menjadi umpan tadi. " Dia tadi menelpon seseorang dan begitu selesai dia menghancurkan ponselnya dengan alat itu! ".Tunjuk gadis itu menjelaskan.


Karena ikatan di kedua tangan dan kakinya sudah di lepaskan oleh anak buah Reza. Membuat gadis itu leluasa kini untuk bergerak. Gadis itu pun menghampiri pria yang sudah nyaris tak setengah sadar. Karena efek obat yang di suntikkan oleh Jacob beberapa detik tadi.


Bugg...


"Hei, kenapa kau malah memukulnya?? ".Tanya Reza melotot tak percaya akan sikap gadis cantik itu. Sedangkan Jacob hanya mengulum senyumnya saja.


" Dia berhak mendapatkan nya. Masih untung aku tidak membunuh nya sekarang. Karena king membutuhkan nya".Jawab gadis itu memasang wajah geramnya.


"Aahh... Aku lupa jika dia telah meremas buahmu itu kan??? ".Reza malah meledek gadis itu.


" Tania... ".Suara Jacob membuat gadis itu langsung menurunkan tangannya kembali. Padahal tinggal sedikit lagi ia bisa memukul Reza.

__ADS_1


" Awas kau".Ucap Gadis bernama Tania itu sembari melangkah keluar dan ia pun masih sempat menyenggol bahu Reza kasar.


"Makanya pakai bra yang benar!!!. Agar tidak mudah dibuka".Seru Reza sambil terkekeh membuat Tania menoleh dan mengepalkan tangannya membentuk tinju kearah Reza.


" Bawa dia!!! ".Perintah Jacob setelah Reza berhenti terkekeh.


" Shittt... "Upat Reza kesal. Karena lagi lagi Jacob malah menyerahkan pria itu kembali padanya.


Mark pun menyuruh anggotanya untuk membersihkan tempat itu. Setelah mereka berhasil memporak porandakan markas klan nya.


Sedangakan pria tadi langsung dibawa oleh Reza dan juga anggotanya yang lain ke markas mereka. Pria itu pun dibawa dalam keadaan tidak sadarkan diri.


"King... " Jacob menghampiri Mark yang sudah masuk kedalam mobilnya.


Mark menoleh dan menunggu asisten nya itu sampai di hadapan. Jacob membisikkan sesuatu pada Mark. Membuat Mark langsung merah padam.


"Kita ke Markas sekarang!!! ".Perintah Mark tegas.


Byuuuurrrr....


Air garam yang sudah di campur dengan air perasan jeruk nipis. Membasahi tubuh pria yang sudah banyak luka lebam di sekujur tubuhnya. Bahkan luka itu meneteskan darah segar yang terus mengalir membasahi lantai.


Sejak tadi Mark terus menyiksa pria itu. Karena ia masih saja bungkam akan rencananya yang sebenarnya. Hal itu terang saja membuat Mark semakin geram dan juga mengeluarkan jiwa iblis yang sesungguhnya.


Tapi bukannya takut pria itu malah tertawa terbahak-bahak. Ia sepertinya memang sudah tidak takut lagi untuk mati di tangan Mark dengan cara sesadis apapun itu.


Karena Pria itu sangat mengenal cara Mark menyiksa musuhnya dengan banyak cara mengerikan.


Satu

__ADS_1


Dua


Tiga


Empat


Lima


Pria itu malah terus menghitung sambil kadang tertawa. Ia sepertinya sedang menantikan apa yang menjadi rencananya itu pasti akan berhasil.


"Apa dia sudah gila king??? ".Tanya Reza yang juga ikutan bingung sendiri akan musuh king nya satu ini.


Tak berselang lama ponsel Mark berdering. Membuat pria yang di gantung dengan tubuh penuh sayatan bekas cambukan dan juga besi panas itu. Menoleh dengan senyum kebahagiaan nya.


" Waktunya sudah tiba".Ujarnya terkekeh sendiri.


Mark nampak langsung mengangkat telpon nya dan berjalan menjauh dari ruangan penyiksaan itu. Mark juga bingung kenapa Sherly menelpon nya dini hari begini.


"Iya hallo She, ada apa??? ".Tanya Mark langsung to the point.


" Dimana pria itu???. Aku akan membunuhnya dengan tangan ku sendiri ".Seru Sherly dengan nada suara yang penuh amarah. Membuat Mark mengerutkan keningnya.


" Apa yang terjadi She??? ".


" Katakan padaku king!!. Dimana kalian sembunyikan pria terkutuk itu!!! ".Teriak Sherly dari sambungan telpon nya.


Belum juga Mark sempat menjawab. Jacob sudah lebih dulu datang menghampiri Mark. " King... Lihat ini!!! ".Jacob menyerahkan tablet nya pada Mark.


" Shiittt.... ".Upat Mark dan langsung berlari kembali keruangan dimana pria itu ia siksa.

__ADS_1


Wajah Mark semakin memancarkan aura iblisnya. Merah padam menahan amarahnya yang sudah membuncah. Mark benar benar merasa di kibuli dan dibodohi saat ini. Ia terkecoh akan rencana klan nya yang licik itu.


Ternyata targetnya bukan hanya Sherly melainkan kakak iparnya sendiri. Yang kini sedang bertugas di luar Negara.


__ADS_2