Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Ucapan Zello


__ADS_3

Saat Al dan Sherly sedang menikmati makan malamnya. Di tempat yang berbeda pula saat ini Naura sejak tadi. Wara wiri di depan pintu utama mension mewah nya itu.


"Mommy... Tolong duduk saja!!!. Zello pusing lihat Mommy mondar mandir seperti itu! ".


Naura hanya menarik napasnya pelan. Karena Zello itu tidak pernah bisa menyaring kata katanya dulu sebelum bicara. Ia selalu saja prontal padahal sangat jarang sekali bicara.


" Mommy sedang menunggu Daddy Zello".Zein terlihat membela Mommy nya.


"Daddy itu tahu jalan pulang Mom. Dia sudah tua, tidak akan tersesat".


Lagi lagi Zello berbicara dengan nada datarnya. Sungguh ia sangat pusing melihat Mommy nya sejak tadi seperti setrikaan saja. Bolak balik bali tanpa lelah.


" Sayang, Mommy tahu Daddy tidak akan sesat tapi bagaimana kalau Daddy di hadang dan digoda oleh wanita lain di jalan pulang nya??? ".Naura malah melayangkan pertanyaan konyol pada kedua putranya.


" Kalau Daddy tergoda, berarti siap siap saja Mommy di madu. Dan kami akan mendapatkan ibu tiri ".Jawab Zello santai.


" Oh astaga anak ini. Kau malah mendoakan Mommy dimadu. Memangnya sudah siap punya ibu tiri??? ".

__ADS_1


" Tidak".Sahut Zello dan Zein secara bersamaan.


Naura menggeleng kan kepalanya. Akan sifat putranya satu itu. Sangat berbeda dengan sifat Zein yang notabene nya adalah tipe anak yang ramah. Dan banyak bicara serta mudah bergaul dengan siapapun.


Sedangkan Zello adalah tipe pemilih. Ia tidak mau sembarangan dekat dengan orang lain yang tidak ia kenal. Dan tidak ia tahu sebelumnya.


Ketika Naura sedang berdebat dengan putranya. Hanya perihal tentang ucapan Zello. Di luar mension, nampak mobil mewah milik suaminya mulai masuk kehalaman depan mension itu.


Senyum Naura langsung mengembang sempurna. Melihat puajaan hatinya sudah ada didepan mata. Naura pun segera melangkah menuju teras. Untuk menyambut kedatangan suaminya itu.


"Darimana saja???. Kenapa baru pulang?. Kau tau aku sangat merindukanmu sayang".Cerocos Naura tanpa jeda.


Tapi malam ini Naura malah langsung menempel padanya. Dan bilang jika dia merindukan nya. "Sayang, apa kau sedang demam??? ".Tanya Mark dengan kening yang mengkerut.


" Mommy bukan hanya demam Dad. Tapi aneh".Jawab Zello dari arah dalam.


Anak laki laki itu nampak meletakkan gadget nya di atas meja ruang tamu. Lalu ia berjalan mendekati kedua orang tuanya. Dan diikuti oleh Zein juga dari arah belakang.

__ADS_1


Mark lagi lagi menaitkan keningnya bingung. Akan ucapan putranya itu".Aneh kenapa??? ".Mark bertanya ketika Zello sudah di hadapan nya.


Naura pun nampak menatap putranya dengan mata yang sedikit melotot. Tapi Zello tetap tenang dengan wajah datarnya. Sesekali anak laki laki itu melirik kearah Mommy dan Daddy nya secara bergantian.


" Bawa saja Mommy ke dokter Dad!!!".Seru Zello membuat Mark pun sedikit terkejut begitupun dengan Naura.


"Kenapa ke dokter???. Mommy tidak sakit sayang".Protes Naura mulai kesal akan sikap putranya satu itu.


Tapi Zello memberi kode pada Daddy nya agar Mark sedikit menundukkan tubuhnya. Lalu Zello langsung membisikkan sesuatu pada Daddy nya.


"Mungkin Mommy sedang mengandung adik bayi Dad".Bisik Zello pelan pada sang Daddy.


" Benarkah??? ".Tanya Mark antusias dan sedikit terkejut. Anggukan kepala Zello membuat Mark kini beralih menatap sang istri.


" Jacob, panggilkan Dokter Sonya!.Suruh dia ke mension sekarang juga!!! ".Perintah Mark tegas.


Naura pun langsung terkejut.Dan menatap tajam suaminya".Aku tidak sedang sakit sayang. Kenapa mesti panggil dokter segala sih? . Jangan hiraukan Zello dia hanya menduga duga saja!! ".Naura pun merengek pada suaminya. Karena ia sedang tidak mau berurusan dengan yang namanya dokter saat ini.

__ADS_1


Entah kenapa Naura beberapa hari ini merasa lebih sensitif. Ia juga kadang membenci sesuatu yang menurut nya tidak masuk akal. Tapi kadang juga menyukai sesuatu yang dulunya tidak ia sukai sama sekali.


Jacob pun langsung melaksanakan perintah kingnya. Karena ia tidak bisa lebih lama lagi bertahan dan terkurung di dalam mension mewah kingnya. Sebab, dia juga butuh amunisi dari sang istri yang sudah menunggu nya di rumah.


__ADS_2