Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Sadar


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang gelap nampak seorang pria tengah memuntahkan darah segar dari mulutnya. Berulang kali ia di siksa sampai tubuhnya kini hampir luka lebam semua. Bahkan punggung nya sudah gosong dan mengelupas karena di gosok oleh besi panas dan juga di siram dengan air jeruk nipis.


Bayangkan betapa perihnya rasanya punggung orang itu. Hanya Mark dan juga anak buahnya yang menikmati bagaimana kesakitan nya pria itu.


"Kau masih belum mau menyerah juga , Carlos??? ".Bariton suara Mark langsung membuat pria itu mendongakkan kepalanya. Ia bahkan saat ini sangat kesulitan bernafas karena pasokan udara di dalam ruangan sempit itu terasa begitu sesak.


Mark duduk dengan santainya sambil menyesap rokok ditangan nya. Di sebelahnya ada Jacob yang selalu nampak siaga di dekat kingnya.


"Kau memang sangat kuat jika sekedar di siksa begini Carlos".Seru Mark mulai menyeringai licik.


Pria itu nampak mulai ketar ketir ketika Mark mulai membuat pertahanan nya lemah. Karena Mark sudah mendapatkan kelemahan pria tersebut. Yang sampai saat ini tetap bungkam akan penawar racun yang masih mengendap dan juga mulai menyebar ke seluruh saraf Al.


Mark sebenarnya dibuat khawatir. Karena jika sampai satu minggu ke depan penawar racun itu, belum juga di temukan , maka kemungkinan Al akan mengalami kelumpuhan total. Dan hal yang paling membuat Mark khawatir adalah jika sampai racun itu menembus jantung dimana sisinya yang masih sedikit cedera. Maka dapat di pastikan umur Al tidak akan panjang.

__ADS_1


"Sepertinya sedikit bermain dengan anak dan istri mu. Akan sangat menarik daripada bermain denganmu Carlos".Mark berucap sambil memainkan pisau kecil ditangan nya.


" Jacob, apa kau sudah menjemput tamu istimewa kita dari Irlandia??? ".Tanya Mark sambil melirik kearah Jacob.


" Sudah king. Sepertinya sekitar bebeberapa menit lagi mereka akan tiba di Bandara ".Jawab Jacob santai.


" Apa yang akan kalian lakukan pada keluarga ku???? ".Bentak Pria itu yang sambil menahan rasa sakitnya di sekujur tubuhnnya.


" Hahaha, Aku hanya ingin membuat ukiran indah di kulit mulus istrimu itu dengan pisau beracunku ini saja Carlos".


Mark pun kembali menyeringai licik ketika Carlos mulai mengatakan semua tentang apa yang dibutuhkan oleh Mark. Tanpa sadar jika dirinya sedang di introgasi dan hanya di kibuli saja.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

__ADS_1


Sherly langsung terkejut saat jari tangan suaminya mulai bergerak pelan. Karena Sherly tidak pernah melepaskan genggam tangan suaminya setiap harinya.


Mata Sherly nampak berbinar ketika ia melihat mata suaminya yang kini mulai terbuka. "Sa... yang... Kau sudah bangun???. Allhamdulilah yaa Allah, engkau telah ijabah doa hamba yang hina ini".Seru Sherly saking bahagia.


Al menarik sudut bibirnya lemah. Sungguh tubuhnya terasa mati rasa di beberapa bagian. Bahkan bibirnya pun sedikit sulit untuk digerakkan.


" Abang minum dulu ya. Biar aku bantu".Sherly pun dengan cekatan mulai mengambilkan air mineral untuk suaminya. Dan membantunya untuk minum air putihnya, Hingga tanda satu gelas .


Sebagai seorang dokter juga Sherly nampak tidak panik untuk menghadapi pasien yang sedang kritis sekalian pin. Setelah Al minum air mineral. Barulah Sherly memencet tombol yang ada samping brankar Al berbaring.


Tak berselang lama, nampak beberapa orang berpakaian serba putih mulai datang dan memasuki ruangan ICU Al.


"Bagaimana keadaan suami saya dokter??? ".Tanya Sherly antusias.

__ADS_1


" Tuan Al memang sudah sadarkan diri, tapi kondisi nya saat ini sangat lemah. Karena imun di tubuhnya juga ikut menurun, Maka, Tuan Al masih belum bisa menggerakan tubuhnya dengan baik".


TBC


__ADS_2