Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Di Ledekin Anak


__ADS_3

Kediaman Al Naru...


Udara hari ini sangat terlihat terik sekali. Sherly dan Al kebetulan ada di rumah. Bahkan kedua anaknya saat ini sedang berada di kamarnya masing masing. Al yang baru keluar dari ruang kerjanya. Langsung menuju kearah dapur, Dimana istrinya sedang membuat kue bersama art nya. Yang wangi kue kering nya sampai di ruangan keluarga.


Al duduk di meja bar. Memperhatikan istrinya yang tengah asyik menyusun kue kering nya yang sudah mateng. Masuk kedalam toplesnya.


" Pasti rasanya sangat enak". Seru Al memberi kode pada istrinya untuk mencicipi kue bikinan istrinya.


Sherly pun langsung paham. Lalu ia mengambil satu kue kering yang berisi selai nanas dengan berbentuk seperti tabung kecil dengan taburan keju di atasnya. Memiliki warna ke emasan karena sebelum di panggang di dalam oven. Atasnya telah di olesi kuning telur terlebih dahulu.


" Aaaa... Bi!!! ". Sherly pun menyodorkan satu kue itu pada suaminya. Dan langsung di kunyah habis oleh Al.


" Hem... Delicious ". Seru Al sambil mengacungkan jempolnya.

__ADS_1


"'Abi lebay". Tiba tiba Zeera muncul dan mengacaukan moment Al dan istrinya.


Gadis remaja itu pun langsung ikut duduk di samping Abinya. Dan ikutan juga ingin memakan kue bikinan sang Umi. Melihat itu Al hanya bisa mendengus kesal. Lagi lagi putri bungsu nya itu. Selalu saja datang di waktu yang tidak tepat. Seolah tahu betul jika Abi dan Uminya sedang ingin bermesraan.


Sherly pun hanya terkekeh ketika melihat perubahan wajah suaminya. Dimana Al masih saja tidak mau mengalah pada putrinya. Bahkan, bisa juga cemburu dengan putranya. Suami nya itu benar benar maruk dan ingin menguasai dirinya seorang.


Namun, di balik sikap manja dan juga genit nya Al. Sherly selalu bahagia bersama nya. Bahkan rasa ke bahagiaan itu hadir sejak ia dekat dengannya. Bertemu kembali dalam waktu yang tidak di sangka sangka. Setelah sekian tahun lamanya dan hanya menyebut namanya dalam doa.


Dan tak berselang lama Fatih juga ikutan muncul. Putranya itu bahkan tidak mau ketinggalan juga. Walaupun ia tetap memasang wajah datarnya dan ketus.


" Boy... Girl... Ayolah!. Izinkan Abi pacaran kembali dengan Umi kalian!! _. Al mulai ingin bernegosiasi pada kedua anaknya itu.


Tapi malah kembali di ledek oleh Zeera. Bahkan, gadis remaja itu tampak terbahak bahak. Menertawakan tingkah manja Abinya.

__ADS_1


" Abi lucu". Celetuk Zeera sambil terus tertawa.


" Abi tidak. sedang ngelawak ataupun ngelenong Zeera. Apanya yang lucu? ". Ketus Al tak habis pikir akan putrinya ini. Bisa bisa nya dia tertawa lepas di saat Abinya sedang tidak melucu.


" Dulu katanya waktu muda Abi seorang playboy. Masa pacaran aja masih kurang. Bukankah seorang playboy itu banyak koleksian ya Bi? ". Zeera menaik turunkan alisnya. Menggoda Abinya. Yang saat ini tinggl terdiam dan mati kutu. Akan pertanyaan menohok dari putrinya.


Yang entah Zeera tahu darimana. Jika Abinya dulu seorang player. Jauh sebelum bertemu dengan Uminya. Fatih pun ikut menatap datar kearah Abi nya. Membuat Al hanya bisa menggaruk tekuknya yang tidak gatal.


" Benar begitu Bi? ". Fatih mulai bertanya sambil terus menatap wajah Abinya.


" Tidak ada. Abi orangnya setia. Iya kan sayang? ". Al meminta pembelaan dari istrinya. Tapi Sherly hanya mengangkat bahunya saja. Membuat Al ingin sekali menelanjangi istrinya saat ini juga.


Jika keadannya masih seperti dulu. Saat pertama kalinya mereka pindah ke Asrama. Mungkin saat ini Al telah bermandikan peluh dan keringat karena asyik bertempur nikmat dengan sang istrinya. Namun, sekarang suasana sudah sangat berbeda sekali. Dimana , Sudah ada kedua anak di antara mereka.

__ADS_1


__ADS_2