Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Deg


__ADS_3

"Daddy... Mommy". Suara teriakan Zein membuat sepasang suami istri itu langsung cepat cepat bergerak.


" Iya ada apa Zein??? ". Mark bertanya sembari mengambil celana pendek nya yang sudah tergeletak di atas lantai dibawah box baby Cici.


Sedangkan Naura sudah ngacir masuk kedalam kamar mandi yang belum sempat memunguti pakaian nya yang ada di lantai. Mark pun langsung berjalan ke arah pintu setelah berhasil memakai kembali celana pendek nya.


"Kenapa Daddy lama sekali buka pintunya? ". Tanya Zein yang sedikit kesal karena ia sudah menunggu sejak tadi tapi pintu kamar kedua orang tuanya tak kunjung terbuka juga.


" Daddy harus meletakkan adikmu dulu di dalam box nya. Mommy sedang ke toilet ". Bohong Mark dengan ekspresi santainya. Padahal mereka masih asyik berleha leha tanpa memakai sehelai benang pun tadi.


Baby Cici pun ikut menjadi alasan padahal cici sudah kembali memejamkan matanya beberapa menit yang lalu. Dan anteng saja di dalam box nya.


" Ada apa son??? ". Mark kembali bertanya pada putranya.


" Aku dan Zello ingin pergi keluar Dad. Apa boleh??? ". Izin Zein dengan serius.


Mark menautkan kedua alisnya. Karena tak pernah pernah nya putranya ingin meminta izin keluar rumah. Apalagi biasanya mereka juga lebih senang berada di mension. Di bandingkan keluar mension.


" Mau kemana??? ".


" Ke toko buku Dad, ada tugas sekolah yang harus kami kerjakan bersama besok". Jawab Zein dengan gaya santainya.

__ADS_1


"Biar Daddy temani kalian! ". Mark tak akan membiarkan putranya keluar rumah tanpa pengawal an. Karena meskipun keadaan sudah stabil tak menutup kemungkinan para klan dan musuhnya tetap tinggal diam.


Meskipun kedua putranya juga pandai ilmu bela diri. Tapi mereka berdua juga masih tetap anak anak. Yang pastinya tenaganya akan kalah dengan orang dewasa.


" Tapi Dad...


"Tidak ada tapi tapian!. Daddy temani atau tidak usah pergi sama sekali? ". Ancam Mark membuat Zein lebih memilih setuju saja.


" Terserah Daddy saja! Zein tunggu dibawah". Jawab Zein lesu.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Di sebuah pusat perbelanjaan terbesar saat ini Mark sedang menemani kedua putranya yang penampilan nya tak kalah keren dari Daddy nya sedang memasuki sebuah toko buku terkenal di sana.


Zello yang notabene nya lebih suka kesunyian daripada keramaian. Sangat tidak nyaman berada disana. Dan berbeda dengan Zein yang memang bisa menyesuaikan dirinya.


" Zello, Zein cari saja apa yang kalian butuhkan!. Daddy angkat telpon sebentar". Ucap Mark karena tiba tiba ponselnya berdering dan memperlihatkan nomor yang sangat ia kenal.


Mark pun langsung melangkah sedikit kesudut ruangan. Dan menitipkan kedua putranya pada sang pengawalnya. Selang beberapa menit Mark kembali menghampiri kedua putranya.


"Ada apa Daddy???. Apa ada masalah? ". Tanya Zello yang lebih peka dan lebih sensitif untuk bisa membaca gerak gerik seseorang.

__ADS_1


" Daddy harus kerumah sakit sekarang. Apa kalian berdua sudah menemukan apa yang kalian cari? ". Tanya Mark dengan menatap kedua putranya secara bergantian.


" Tinggal bayar saja Dad". Jawab Zein cepat. Membuat Mark tersenyum karena kedua putranya memang sangat cekatan dan tidak mau bertele tele.


"Good". Sahut Mark bangga.


Mark pun memerintahkan anggotanya untuk membayar semua barang yang di beli kedua putranya. Meskipun ia sedikit heran akan buku yang dibeli oleh Zello. Karena bukannya ia membeli buku pelajarannya . Anak itu malah membeli buku perang dan juga tentang imliah.


"Kami berdua akan ikut Daddy kerumah sakit". Ucap Zello sebelum Mark memulai membuka pembicaraan lagi.


" Kenapa tidak langsung pulang saja?. Daddy ada urusan disana dan bisa saja lama. Apa kalian tidak akan bosan menunggu Daddy sampai selesai? ".


Mark belum bisa menjelaskan pada keluarganya. Jika sampai saat ini ia sedang mengurus seorang wanita dan juga putranya. Karena wanita itu sampai saat ini masih tetap koma bahkan tadi dokter yang menangani nya sudah hampir menyerah.


" Kami akan menjaga rahasia itu dari Mommy Dad". Lirih Zello datar.


"Maksudnya??? ".


Zello dan Zein saling tatap. Lalu Zein tersenyum kearah Daddy nya. " Tentang anak dan ibunya itu yang Daddy rawat dirumah sakit ". Jawab Zello sambil tersenyum smirk.


Deg...

__ADS_1


SATU BAB DULU GENGS, OTHOR ADA KEGIATAN DI DUNIA NYATA SOALNYA๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ KALAU SEMPET NTAR MALAM LANJUT LAGI KALAU ENGGAK YA HARAP MAKLUM TP VOTE NYA TETAP JALAN YA GENGS !!! BIAR OTHOR MAKIN SEMANGAT BUAT UP NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿคญ


__ADS_2