
Mension Mark Pukul 10 malam...
Naura yang masih berada di ruang keluarga saat ini pun sempat menonton putranya yang selalu wara wiri di layar televisi. Sampai ke luar Negeri begini. Sosok Zein memang sangat berbeda dengan abangnya. Dimana Zein lebih bisa menyesuaikan dirinya dengan baik.
Sedangkan Zello. Ia adalah tipe orang yang sangat kaku dan juga jarang sekali tersenyum. Bahkan, dengan keluarga nya sendiri. Zello masih saja kaku. Senyumnya dari kecil hingga sekarang mungkin bisa di hitung.
Mark juga masih saja sibuk dengan urusannya. Baik bisnis nyata maupun bisnis gelapnya. Yang entahlah, Naura kadang juga sampai tak mau tahu lebih. Sebab, meskipun khawatir Naura hanya bisa mengarahkan untuk mark berhenti dan menikmati masa masa tuanya dengan keluarga nya saja.
Namun, saat sang Daddy pensiun. Putra nya malah kini lebih parah lagi. Namun, sejauh ini Zello tidak pernah berbuat hal menakutkan. Bahkan, sejauh ini juga bisnis hitam mereka tampak tenang.
" Mom... Mommy... ". Seorang anak perempuan remaja yang badannya jauh dari kata ideal. Berjalan menghampiri Naura di ruang keluarga.
__ADS_1
" Mommy... ". Rengek nya lagi sambil membawa satu toples coklat di tangannya.
" Oh astaga Cici, Kamu itu udah mulai gadis sayang. Berhenti lah ngemil yang berlebihan!. Masa iya putri Mommy satu satunya penampilan astagfirullah begini". Naura tak habis pikir dengan putrinya ini. Bukanya merawat diri , Cici malah semakin menjadi subur saja badannya.
Beruntung ia masih tinggi, kalau pendek pasti sudah sangat banted tuh badan Cici. Cici malah tampak cuek. Ia pun dengan santainya memakan coklat favorit nya.
" Kata Daddy gak papa Cici gendut begini. Abang Zello juga bilang begitu". Sahut Cici bicara dengan mulut yang penuh dengan makanan.
" Itu ajaran sesat sayang. Percaya deh sama Mommy!. Mana ada pria yang mau sama kamu honey. Kalau kamu bulat seperti karung beras begini". Naura terus saja membully putrinya sendiri.
" Lagian kalau jodoh itu gak pandang fisik Mom. Lihat saja nanti setelah Cici lulus sekolah. Cici aka n rubah penampilan Cici yang kata Mommy jelek ini akan jadi seorang bidadari ". Ucap Cici dengan percaya diri.
__ADS_1
" No, honey... Tetaplah seperti itu!. Kau akan jauh lebih cantik jika berisi begini ". Mark tiba tiba muncul dan menghampiri istri dan putrinya. Kedua bidadari di hidupnya.
" Vian... ". Sentak Naura tak terima jika Cici tetap saja gendut dan selalu di pakai kan kacamata seperti anak culun saja menurut Naura.
" Sayang, come on!. Dia putri kita satu satunya. Aku tidak akan tinggal diam jika ada yang mendekati nya nanti". Mark begitu posesif pada sang putri sehingga ia selalu menyuruh Cici untuk tidak mengenal dunia skincare ataupun fashion.
Selain tidak mau jika putrinya menjadi incaran para pria. Mark, juga tidak mau jika Cici belum bisa menjaga diri nya sendiri. Dan takut jika putrinya itu malah di permainkan saja perasaannya.
Masa lalunya yang sempat membuat Naura sang Mommy anak anaknya. Yang dulunya lugu saat masih sekolah. Hingga ia mulai mengajari Naura hal tidak benar. Membuat Mark berpikir ulang jika Cici merawat dirinya dengan baik. Mark takut apa yang ia lakukan dulu. Malah ikut terjadi dengan Cici. Sebelum Cici dewasa.
" Terserah Daddy saja!!. Mommy pusing". Naura yang sudah pusing akan kelakuan Zein di media sosial dan publik. Kini di tambah lagi pusing akan suami dan juga putrinya.
__ADS_1
TBC
INSYAALLAH AKHIR BULAN NOVEL INI SELESAI YA GENGS, KARENA AKAN ADA NOVEL ZELLO YANG BAKALAN RILIS DI AWAL BULAN AGUSTUS NANTI. UNTUK GA NOVEL AL AKAN BUNDA UMUMKAN SETELAH END NANTI YA GENGS.