Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Finish


__ADS_3

Mark langsung menghampiri ketiga putranya dan ikut murka saat melihat salah satu putranya tengah terkapar dengan luka di leher dan bagian perutnya. Sedangkan Zello masih ikut menangani para srigala kelaparan itu. Andes sibuk membuat Zein untuk tetap sadar. Melihat itu Mark pun mengamuk pada binatang buas itu.


Bahkan suara Mark menggelegar mengalah kan suara lolongan para srigala buas itu. Katika Mark sangat tidak bisa melihat para putranya terluka sedikitpun. Apalagi saat ini Zein sudah mulai menutup matanya.


" Daddy, Zein... " . Seru Andes yang sudah sangat panik karena darah di leher Zein terus saja mengalir. Membasahi tanganya juga karena baju kaos yang ia balutkan di luka Zein tak kunjung berhenti mengeluarkan darah segar.


" Shiitttt... ". Upat Mark yang langsung meraih tubuh Zein dan membawanya melangkah lebar untuk segera keluar dari hutan terkutuk itu.


" Jacob, Reza... Lindungi putraku!. Dan bawa mereka ikut keluar dari hutan ini sekarang juga!. Sebelum jumlah mereka kembali bertambah ".


" Baik king". Jacob dan Reza pun mulai mendekati Zello dan Andes yang masih saja melawan para hewan buas itu. Yang malah semakin lama semakin berdatangan dari berbagi penjuru.


" Tuan muda, come on!!". Jacob langsung mengarahkan senjata apinya untuk membidik para binatang liar dan sangat ganas itu. Begitupula dengan Reza dan para anggota lainnya.


Bahkan ada beberapa anggota yang sudah jadi santapan binatang terkutuk itu. Membuat Zello langsung mengambil alih senjata milik Reza. Dan hanya dengan hitungan detik Zello sudah membunuh puluhan srigala.


Reza sampai melongo tak percaya akan kegesitan seorang Zello. Bahkan, ia pun tak akan mampu melakukan hal seperti itu hanya dalam hitungan detik saja. " Amazing". Lirih Reza takjub akan aksi Zello.


" Let's go! ". Seru Zello saat ia sadar jumlah srigala itu semakin bertambah dan ada keanehan di sana. Dimana Srigala yang sudah mati saat ini malah kembali bangkit. Meskipun tubuhnya sudah hancur akan ulah Zello.


" What?. Kenapa mereka bisa hidup kembali?. Apa mereka sudah berubah menjadi Vampire? ". Seru Reza sembari terus berlari mengikuti jejak Zello dan Andes. Begitupula dengan Jacob yang selalu menjaga para tuan mudanya. Sembari sesekali ikut membidik srigala yang mengejar langkah mereka.

__ADS_1


" Zello, aku rasa itu bukan srigala biasa saja. Lihatlah! ". Ucap Andes yang melihat beberapa srigala mulai kembali bangkit dan mengejar mereka semuanya. Bahkan anggota Mark satu persatu sudah tumbang.


Zello menoleh dan mulai menyadari hal itu. Beberapa saat otaknya tampak berpikir dan tiba tiba ia pun berhenti berlari. Membuat Andes, Jacob, Reza dan juga anggota lainnya ikut berhenti. Meskipun mereka sempat bingung.


" Zello, kita bisa mati konyol kalau berhenti begini. Come on!! ". Andes mulai panik karena di belakang mereka sudah semakin banyak rombongan srigala yang siap memangsa mereka semuanya.


" Hussstttt!!! ". Zello mulai memberi isyarat agar semua orang jangan berisik. Dan menahan nafas untuk beberapa saat. " Diam dan tetap tenang!!. Jangan ada yang bergerak untuk 5 detik saja!! ". Seru Zello yang malah membuat semua orang makin bertambah bingung.


" Lakukan!!! ". Teriak Zello saat semua srigala tinggal berjarak beberapa meter dari mereka.


Hening untuk beberapa detik, sehingga hal tak terduga terjadi. Dimana para srigala itu pun hanya diam dan berhenti tepat di depan mereka . Zello memberi kodenya lagi. Membuat Andes dan Jacob serta Reza mulai paham.


Zello melirik dengan ekor matanya. Lalu merampas syal milik Reza dan dengan gerakan cepat. Zello malah membuang Syal itu tepat mengenai salah satu kepala Srigala. Dan menutupi kepalanya. Semua orang masih diam tak bergerak hanya mata mereka saja yang tampak berputar mengamati sekitarnya.


Dan melempar ranting itu berlawanan arah. Hingga para srigala itu melolong mencari arah sumber suara ranting kayu yang Andes lempar tadi. Dan beberapa anak buah Mark mulai mengikuti cara Andes dan Zello.


Sampai para kawanan Srigala aneh itu pergi dari hadapan mereka. Dan saat itu juga mereka tak menyia nyiakan kesempatan lagi untuk kabur dari daerah itu.


" Shiittt". Lagi lagi Reza mengupat ketika mereka sudah sampai di perbatasan hutan. Dan melihat beberapa mobil mereka baru tiba.


" Apa yang sebenarnya terjadi di dalam hutan tadi?. Ah, aku hampir saja mati muda sebelum istri ku melahirkan bayi untukku". Seru Reza yang masih ngos ngosan dan memilih duduk di sisi pohon besar.

__ADS_1


" Mereka semua di kendalikan". Jawab Zello yang sudah bisa menebak akan kejanggalan itu.


" Bagaimana dengan Daddy dan Zein?. Apa mereka sudah keluar dari hutan? ".Andes mulai ikutan khawatir akan Daddy nya dan juga Zein. Karena Andes melihat sendiri luka yang di derita oleh Andes cukup parah.


" Daddy pasti sudah keluar dari hutan. Dan untuk Zein aku yakin dia akan baik baik saja!. Anak bodoh itu tidak akan mati semudah ini". Sahut Zello dengan nada datarnya.


Reza sampai menggeleng kan kepalanya saja dan tak habis pikir anak seusia Zello otaknya sangat di luar dugaan. Dan ia bisa membaca situasi dengan mudah dan padahal situasi dan kondisi nya sangat genting. Namun otak cerdasnya masih tetap berguna juga.


"Ayo naik!!! ". Zello pun mulai melangkah untuk naik kedalam mobil yang baru saja tiba. Di ikuti oleh Jacob dan Reza serta Andes.


" Wait!! ". Seru Zello saat mobil yang mereka naiki akan segara pergi.


" Ada apalagi Zello? ". Andes terlalu panik dan pikirannya saat ini adalah Zein.


" Berikan tablet itu padaku!!! ". Seru Zello pada anggota Daddy nya di dalam mobil itu.


Jacob pun langsung merebut tablet mini dari genggam anak buahnya. Dan memberikan nya pada Zello. Meskipun Jacob saja tidak tahu apa yang akan di lakukan oleh Zello saat ini. Terlebih lagi saat Zello malah mengeluarkan benda seperti chif dari saku celananya. Dan ia juga mulai menggunakan kabel data serta alat alat yang ada di dalam mobil agar bisa membaca Chif tersebut.


Jarinya begitu aktif dan matanya juga sangat fokus pada layar tablet itu. " Jalankan mobilnya! ". Perintah Zello saat sudah beberapa detik ia mengotak atik layar tablet itu.


Reza sudah tidak mau tahu lagi apa yang akan di lakukan oleh tuan mudanya itu. Karena bagi Reza saat ini bisa pulang dan bertemu istrinya kembali itu jauh lebih baik. Namun, mata Reza langsung melotot sempurna saat di tengah hutan terdengar suara ledakan dahsyat.

__ADS_1


" Finish". Seru Zello dengan seringai licik di bibirnya.


__ADS_2