
Tiba-tiba langit memunculkan kilatan cahaya berwarna Emas, dan benar saja kini muncul Petir Emas.
Petir Emas berada di tingkat surgawi, seharusnya hanya orang yang naik ke tingkat Suprime saja yang bisa mendapatkan ujian Petir Emas.
Tetapi tidak dengan Xhin, mungkin karena jiwanya adalah jiwa Dewa jadi kesengsaraan petir yang dialaminya sangat ganas.
Untungnya tubuh Xhin juga anti Petir dan semua jenis petir tidak akan mempan kepadanya, tubuh Xhin yang kebal petir entah itu fungsi dari tubuh bintang atau elemen petir merah miliknya.
DUUAAARRT!!!
Terlihat siluet prajurit Emas melesat turun melancarkan serangannya kepada Xhin.
"Apakah langit ingin mengujiku hanya dengan petir selemah ini" ucap Xhin.
Xhin kemudian mengeluarkan salah satu pedagang tingkat langit dari dunia verden.
Setelah itu Xhin lansung melancarkan serangannya untuk menghancurkan petir Emas tersebut.
Xhin mengalirkan energi spirit dalam jumlah besar di ke pedangnya, setelah itu Xhin lansung melancarkan serangannya.
"Tebasan bayangan"
Xhin lansung menebas udara kosong tetapi muncul delapan siluet bulan sabit melesat selaras ke arah Petir Emas.
Baaamm!!!
Baaamm!!
Baaamm!!!
Tercipta sebuah Ledakan besar setelah kedelapan siluet bulan sabit menabrak serangan petir Emas, Ledakan tersebut membentuk cincin api di yang menyinari langit malam.
Setelah petir Emas hancur, seketika ribuan cahaya Emas yang mengandung energi Petir sangat besar memasuki tubuh Xhin.
Xhin merasa banyak sekali energi spirit dalam Dantian-Nya dan hanya tinggal sedikit lagi dia akan kembali naik tingkatan.
Langit yang sebelumnya berwarna Emas kini telah berubah warna menjadi warna merah terang.
__ADS_1
Gemuruh petir yang terdengar begitu kuat dan menyeramkan, bahkan Suara Petir yang terdengar dapat membuat Petarung tingkat Immortal ketakutan.
untuk Pertama kali seumur hidup, mereka dapat melihat Kesengsaraan Petir Ashura atau Petir Merah, Petir Merah berada di tingkat Ilahi dan juga dikatakan sebagai petir kuno.
Raja kerajaan Xiaoqing juga melihat hal tersebut, kini dia mengutus salah seorang jenderal untuk pergi melihat pemilik kesengsaraan Petir merah tersebut, kerajaan Raja Xiaoqing juga menyuruhnya agar bisa merekrut orang tersebut.
Fenomena Langit Petir merah tidak berlangsung lama, setelah Petir Merah terkumpul dalam jumlah yang sangat besar, dengan sekali Sambaran melesat turun ke arah Xhin.
DUAAARRTT!!!
Seketika muncul siluet Qilin berwarna merah yang melesat ke arah Xhin, bahkan cahaya tersebut membuat kota kerajaan seketika menjadi terang.
Suara Sambaran Petir merah begitu memekakkan telinga, sekujur tubuh Liu Gao menjadi merinding saat melihat Petir merah.
"Xhin, tunjukanlah kalau kamu itu seorang Dewa dengan cara melewati kesengsaraan Petir ini, aku yakin kamu akan melewatinya" batin Liu Gao.
Xhin tersenyum melihat petir merah yang melesat kearahnya, Xhin tidak tinggal diam.
Dia lansung melancarkan serangannya untuk menghancurkan petir merah yang melesat kepadanya.
"Petir Merah melawan Petir merah! itu merupakan salah satu hal yang sangat langka" ucap Xhin yang mengalirkan Petir merah dalam jumlah yang sangat besar ke pedangnya, bahkan pedang tersebut terlihat seperti Petir itu sendiri.
Seketika muncul siluet Naga Petir merah melesat ke arah Qilin Petir Merah, kini terlihat kedua spirit berbentuk beast suci saling menyerang.
BOOOOMMM!!!
Ledakan yang sangat besar tercipta saat siluet Naga Petir Merah membentur siluet Qilin Petir Merah, ledakan besar tersebut membentuk sebuah cincin api di langit malam, cahayanya sangat terang akan tetapi Qilin Petir Merah tidak hancur tetapi terus melesat turun menghantam tubuh Xhin.
DUAAARRTT!!!
DEERRRTTT!!
Tanpa Xhin sadari begitu banyak petarung yang sedang melihat Xhin sambil terkagum kepada Xhin.
Liu Gao tidak habis pikir karena dari dulu sampai sekarang tidak ada yang pernah menarik kesengsaraan petir tingkat ilahi dan untuk pertama kalinya dia melihat kesengsaraan petir ilahi.
baju yang dipakai Xhin hancur terbakar padahal baju tersebut dibuat dari bahan spirit dan tidak akan mudah terbakar.
__ADS_1
Dengan silau cahaya petir yang menerangi wajah dan tubuh, Xhin membuat beberapa wanita begitu terpanah saat melihat wajahnya yang sangat tampan, bahkan Xhin menjadi hujatan para pria yang melihatnya.
Tubuh Xhin langsung menyerap kesengsaraan petir merah, Xhin merasakan adanya energi dalam jumlah besar yang memasuki tubuh.
Bang!
Tingkat pelatihan Xhin kembali naik ke tingkat Expert tujuh, tubuhnya merasa lebih ringan dan dipenuhi dengan energi.
"Xhin, apakah kamu membawa pakaian lebih, tidak mungkin kita memasuki kota dengan pakaianmu yang begitu" ucap Liu Gao yang muncul di sampingnya.
"Eh.. maaf senior, aku tidak membawa pakaian lebih" jawab Xhin menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Tapi tidak apa-apa pakaian bagian bawah juga tidak rusak, nanti aku akan membeli beberapa pakaian setelah tiba di kota dan lagian sudah malam jadi tidak ada orang yang terlalu memperhatikanku" ucap Xhin.
"Baiklah kalau begitu, apa kamu ingin beristirahat?" Tanya Liu Gao.
"Tidak usah, lebih cepat lebih baik" jawab Xhin.
Setelah itu Liu Gao dan Xhin lansung berjalan memasuki kota, karena di kekaisaran Xiaoqing dilarang untuk terbang di kota kerajaan.
"Senior Gao, sekarang kita berada di kerajaan apa? Dan juga di sini energi spirit sangat tebal" Ucap Xhin bertanya.
"Kita berada di kota kekaisaran Xiaoqing, tempat ini begitu kaya akan sumberdaya dan juga para petarung yang berada di benua Hijau rata-rata berada di tingkat Saint" ucap Liu Gao.
"Sebenarnya dulu aku berada di tingkat Immortal akan tetapi Dantianku terluka dan mengakibatkan tingkat pelatihanku menurun sampai tingkat Suprime, tapi sekarang aku telah menyembuhkan Dantianku" lanjutnya.
"Pantasan, tingkatan mereka begitu tinggi, disini juga dipenuhi dengan sumber daya yang sangat banyak dan energi spirit di sini saja sangat tebal dan juga tempat ini sangat ramai walaupun sudah malam" balas Xhin.
Tanpa Xhin sadari, saat Xhin dan Liu Gao melewati kristal energi yang memancarkan cahaya untuk menerangi tempat tersebut, ratusan pasang mata kaum wanita melihatnya dengan tatapan yang tidak biasa, mereka seperti ingin menggigit Xhin.
"Ayo kita lebih cepat berjalan, kamu bisa-bisa menjadi musuh seluruh pria di kerajaan ini" ucap Liu Gao yang telah merasakan aura permusuhan dari ratusan orang.
"Memangnya kenapa senior Gao, apakah aku berbuat salah" jawab Xhin yang tidak mengerti.
"Kamu salah besar karena wajahmu itu bisa membuat para wanita tergila-gila padamu, kalau perempuan lajang sih tidak apa, tapi kalau istri orang yang mengikutimu?" ucap Liu Gao.
"Eh... lebih banyak lebih bagu hehehe" balas Xhin yang bercanda.
__ADS_1
"fhuu.. anak muda jaman sekarang sangat serakah" batin Liu Gao.
Tidak butuh waktu lama kini mereka berdua telah menemukan sebuah tempat untuk membeli pakaian, tempat tersebut bernama Paviliun Merak.