
"Xhin! apa yang kamu pikirkan, ayah dan tabib tadi sudah pergi dan aku juga akan pergi memberi tahu Wu Jie, tetapi siapa lelaki yang bersama Mao Le" ucap Lou Rin
"Ayo kita pergi, aku juga tidak tahu itu siapa" jawab Xhin.
"Kamu keluar dulu aku akan berpakaian" ucap Xhin.
"Aku tiap saat yang membersihkan tubuhmu, aku sudah melihat semuanya jadi aku tidak usah keluar dan kamu tidak usah malu karena kita besok akan menikah" balas Lou Rin.
"Kamu sudah melihat seluruh tubuhku? kamu curang ya.. cepat buka bajumu aku juga harus melihat tubuhmu" ucap Xhin.
Mendengar itu wajah Lou Rin seketika lansung memerah "tidak seperti itu juga Xhin, kan setelah menikah kamu bisa sepuasnya melihat tubuhku" balas Lou Rin dengan wajah tertunduk.
"okay.. jikalau itu mau mu, perhatian baik-baik" ucap Xhin lalu melepaskan pakaiannya satu persatu.
Wajah Lou Rin memerah saat melihat Xhin yang sudah telanjang bulat, akan tetapi Lou Rin menahan wajahnya agar tidak kelihatan Xhin.
Xhin kemudian berpakaian, setelah itu mereka berdua pergi menuju kediaman Xhin.
Akan tetapi setelah keluar dari kamar Xhin melihat Mao Le dan Long Ju duduk di gazebo.
"Hai.. Mao Le, Lo- Long Ju!!" ucap Xhin karena dia mengira Long Ju tidak ikut mereka ke kerajaan Jingziao.
"Xhin, aku kira mau akan mati Xhin, aku sangat ketakutan saudaraku" ucap Mao Le memeluk Xhin.
"Kamu kira aku akan mati semudah itu, aku ini seorang Dewa loh" ucap Xhin
"Cih... Dewa apa yang bisa sakit" balas Mao Le.
"Aku adalah Dewa petir, Api dan Es" ucap Xhin sambil mengeluarkan petir merah di tangan.
Blaarr!!!
Uhuk... Uhuk.. uhuk..
Xhin kembali berbatuk darah.
Platak!!
"Idih..." Xhin berteriak saat Lou Rin menjitak kepalanya.
"Kamu itu belum sembuh dan tidak bisa menggunakan energi spirit, kenapa kamu mau pamer!!" ucap Lou Rin membentak.
"Kamu liat saja Setelah kita menikah nanti, aku akan menghukummu" ucap Xhin berbisik di telinganya.
__ADS_1
Seketika wajah Lou Rin memerah padam saat mendengar ucapan Xhin.
"Xhin, kamu mau menikah? Kapan menikahnya" ucap Mao Le dan Long Ju.
"Besok, heheh.." Ucap Xhin
"Apa Besok! bagiamana mungkin kamu akan menikah secepat itu setelah tersadar dari koma" ucap Mao Le yang terkejut.
"Hik.. hik.. Benar Mao Le, kata tabib tadi hidupku cuman tersisa satu Minggu dan aku akan menikah besok dengan Rin" ucap Xhin berpura-pura menangis.
Seketika, raut wajah Mao Le dan Long Ju berubah menjadi sedih saat mendengar ucapan Xhin.
"Tapi aku hanya bisa sembuh kalau ada perempuan yang memiliki tubuh Dua Galaxy, hanya dengan tubuh Dua Galaxy aku bisa disembuhkan" lanjutnya.
"Xhin, aku kenal kamu sejak kecil, kamu tidak pernah menyerah untuk apapun, tapi kenapa hanya masalah ini kamu sudah menyerah, aku dan Long Ju akan pergi mencari perempuan yang memiliki tubuh Dua Galaxy untukmu" ucap Mao Le yang kembali memeluk Xhin.
"Hahaha... Kamu sangat lucu Mao Le, Xhin itu tidak akan mati dalam seminggu dan juga aku memiliki tubuh Dua Galaxy" ucap Lou Rin tertawa terbahak-bahak saat melihat raut wajah Mao Le.
Platak..
Mao Le menjitak kepala Xhin.
"Idih.. Mao Le!!" ucap Xhin.
"Kamu adalah saudara ku dan kamu tega menipuku" ucap Mao Le.
"Heheh.. tapi kini kita berdua sudah memiliki satu saudara lagi" ucap Xhin sambil menunjuk Long Ju.
Mendengar itu Long Ju langsung tersenyum, dia tidak menyangka Xhin akan menganggapnya sebagai seorang saudara.
"Terima kasih Xhin, kamu sudah membantuku membalaskan dendam keluargaku dan juga kamu sudah mengangapku sebagai saudara kamu dan Mao Le, aku akan selalu mengikuti mu Xhin" ucap Long Ju.
Xhin dan Mao Le hanya tersenyum saat mendengar perkataan Long Ju.
"Tapi sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri" Xhin bertanya.
"Entahlah.. hanya beberapa bulan kok" jawab Mao Le.
"Baiklah, ayo kita pulang" ucap Xhin.
Mereka berempat lansung menuju ke rumah di dekat danau, sepanjang jalan mereka berbelanja pakaian untuk mereka berempat.
Lama berjalan kini mereka telah tiba di rumah danau, Wu Jie terkejut saat melihat mereka datang, dengan perasaan senang Wu Jie lari memeluk Mao Le.
__ADS_1
"Hik.. hik.. Suamiku kamu sudah pulang" ucap Wu Jie memeluk Mao Le.
"Xhin, terima kasih ya, kamu sudah menyelamatkan Mao Le" ucap Wu Jie.
"Tunggu sebentar, jadi selama ini kamu belum bertemu dengan Wu Jie" ucap Xhin sambil menatap Mao Le.
"Heheh.. kan selama ini aku mencoba untuk menyembuhkanmu, jadi wajar saja aku tidak sempat pulang" Jawab Mao Le.
Xhin mendengar itu hanya tersenyum, dia tidak menyangka Mao Le tidak meninggalkan dia sendirian.
"Mao Le juga adalah saudaraku, aku tidak mungkin membiarkannya mati begitu saja, dan juga perkenalkan ini saudara baru aku dan Mao Le, namanya Long Ju" ucap Xhin.
"Aku Wu Jie, istri Mao Le" ucap Wu Jie menjabat tangan Long Ju.
"Aku Long Ju, kakak Xhin telah membantuku dan mengangkat aku sebagai saudaranya" ucap Long Ju.
"Hei.. apakah kita akan terus berbicara sambil berdiri" ucap Xhin kepada mereka semua.
mendengar itu mereka semua lansung menuju tempat andalan Xhin.
Mereka berlima lansung Duduk di tempat santai dekat pohon wisteria yang di buat Mao Le.
"Aku dan Rin akan menyiapkan makanan" ucap Wu Jie.
"Pakai daging ini, aku jamin kalian akan puas" ucap Xhin mengeluarkan beast monster Rusa mata Empat yang dia bunuh sewaktu di daratan kuil kuno.
"Ini beast monster tingkat Holly Tyran, Xhin dari mana kamu mendapatkannya?" Lou Rin bertanya.
"Aku akan menjelaskan semuanya nanti" ucap Xhin.
Wu Jie dan Lou Rin lansung pergi menyiapkan makanan.
Lama menunggu kini makan telah siap, Lou Rin dan Wu Jie membawa makan ke tempat santai.
Mereka berlima lansung menikmati makan, disela-sela makan Xhin menceritakan tentang perjalanannya di daratan misterius.
Mereka berempat membombardir Xhin dengan berbagai pertanyaan, Xhin kemudian menjawab seluruh pertanyaan mereka semua, mereka bercerita sampai hari menjelang malam.
"Long Ju, Mao Le, Wu Jie kalian ambillah cincin penyimpanan ini, ingat jikalau Pill kalian harus menggunakan satu-satu, ada ribuan kristal energi yang bisa membantu kalian untuk meningkatkan pelatihan kalian bertiga" ucap Xhin.
"Terus, kamu tidak kasih buat calon istrimu" ucap Mao
"Hehehe.. yang pastinya itu merupakan hadiah spesial" ucap Xhin.
__ADS_1
"Tunggu, maksudnya Xhin dan Lou Rin akan menikah?" Wu Jie bertanya.