Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Kematian Yang Tidak Terduga


__ADS_3

Yang tadinya Aura spirit Xhin dan beast monster Chimera yang sama-sama dominasi, kini malah Aura spirit Beast Monster Chimera yang sekarang mendominasi area pertempuran.


GOOOAAARR!!!


Swuuss!


Bamm!!


Beast monster Chimera melesat dengan sangat cepat lalu mendaratkan sebuah pukulan keras, akan tetapi Xhin refleks menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya untuk memblokir serangan tersebut.


Xhin hanya terdorong mundur dua langkah setelah menangkis serangan beast monster Chimera, Xhin tiba-tiba menghilang lalu muncul di samping kepala kambing yang berada di punggungnya.


Slabbb!!!


Arrrhkkk!!!


Saat hendak menebas kepala beast monster Chimera yang berada di punggungnya, Xhin tiba-tiba di tusuk menggunakan cakar beast monster Chimera.


Xhin menjerit kesakitan, dia tidak menyangka tubuhnya yang keras bisa ditembus begitu saja.


Bamm!!!


Bamm!!


Kraagg!!


Dalam beberapa menit Xhin dihajar habis-habisan oleh Beast Monster Chimera, terlihat sekujur tubuhnya dipenuhi dengan darah.


"Perbedaan kekuatanku terlalu besar, mungkin aku bisa mati kalau tidak memiliki api emas" batin Xhin.


Raja Xiao Dong yang melihat anaknya tidak berdaya lansung melesat dengan sangat cepat untuk membantunya, akan tetapi sebelum pukulannya mengenai beast monster Chimera.


Raja Xiao Dong lansung di dihantam oleh cakar beast monster Chimera yang sangat tajam, yang mengakibatkan salah satu lengannya putus.


Xhin yang melihat hal tersebut menjadi sangat marah, dirinya kembali teringat dengan potongan-potongan ingatan saat kehilangan Fanny yang merupakan orang yang paling dicintainya, dan sekarang dia melihat ayahnya di sakiti di depan matanya.


Swuuss!!!


Bang!!


Tiba-tiba ledakan energi spirit dalam jumlah besar keluar dari tubuhnya, diwaktu yang bersamaan tercipta Ledakan gelombang kejut yang sangat kuat.


Xhin langsung bertransformasi ke wujud Dewa, terlihat sepasang sayap berwarna emas di punggungnya, mata Xhin berubah warna Emas.


Sorot matanya sangat tajam saat menatap beast monster Chimera, kini luka-luka di tubuhnya sembuh seketika.


Pedang Rebellion lansung Muncul di tangannya, tubuh Xhin perlahan-lahan di selimuti oleh aura merah kehitaman, aura yang tidak lain adalah aura kematian.


Raja Xiao Dong yang sedang terluka kini tidak lagi menjerit kesakitan tetapi menjadi terdiam saat melihat perubahan Xhin tersebut.


Tidak hanya Raja Xiao Dong tetapi para prajuritnya juga menjadi kagum saat melihat perubahan Xhin tersebut.


"Makhluk rendahan sepertimu beraninya melawan Dewa!!!"


Saat Xhin melangkahkan kaki kanannya, tiba-tiba waktu menjadi terhenti.

__ADS_1


Xhin dengan cepat cepat melesat kearah beast monster Chimera yang tidak bergerak akibat efek dari hukum waktu.


"Kegelapan tak berujung"


Slash!!!


Kepala banteng yang berada di punggung beast monster Chimera lansung terjatuh menggelinding di atas tanah.


Saat di tebas, pedang Rebellion menyerap kultivasi beast monster Chimera dan diberikan kepada Xhin.


Kini tingkat kultivasi beast monster Chimera turun ke Immortal God tahap tujuh, sedangkan Xhin naik ke tingkat Immortal God Lima dalam mode perubahan Dewa.


"Tebasan Ruang"


Slash!!!


Slash!!!


Slash!!!


Tubuh beast monster Chimera lansung terkena luka sabetan yang sangat banyak kecuali tubuh bagian kepalanya.


Clatak!


Dengan sekali jentikan jarinya, Xhin menghilangkan pengaruh hukum waktu.


Xhin lansung mengeluarkan energi gabungan dari Aura kematian dan energi kehidupan.


Tubuh beast monster Chimera Seketika menjadi kaku dengan tatapan mata yang penuh dengan ketakutan akan kematian.


Karena sudah dipenuhi oleh amarah, Xhin tanpa sadar membalikkan teknik penukaran nyawa menjadi penyerap Jiwa.


Bang!!


Bang!!


Xhin lansung menyerap jiwa dan kultivasi beast monster Chimera yang membuatnya naik dua tingkat menjadi Immortal God tujuh.


Xhin setelah itu menghilang lalu muncul di depan ayahnya, dengan api emas Xhin lansung mengobati Raja Xiao Dong.


Saat diselimuti oleh api emas, tangan Raja Xiao Dong perlahan kembali beregenerasi dan kembali tubuh.


Deg!!!


Tiba-tiba pandangan Xhin menjadi kacau, perlahan pandangannya menjadi buram dan gelap.


Saat Xhin pingsan, dia melihat potongan ingatan milik beast monster Chimera, perasaan emosi milik beast monster Chimera juga di serap oleh Xhin.


Hal yang dialami oleh Xhin saat ini adalah akibat dari pembalikan teknik Penukaran Nyawa menjadi penyerapan jiwa, setelah menyerap jiwa maka kultivasi juga ikut diserap, bukan saja kultivasi tetapi juga ingatan dan perasaan juga akan ikut terserap oleh Xhin.


Dan dalam hal ini akan sangat berdampak pada mental, Untungnya Xhin memiliki jiwa yang berada di tingkat suci, kalau tidak maka entah apa yang terjadi.


Tetapi Xhin juga memiliki api Emas yang mampu mengobati jiwa yang terluka.


Saat tersadar Xhin kini berada di dalam kamarnya, Xhin lalu berjalan keluar dari kamar dan mendapati ibunya.

__ADS_1


"Ibu, dimana yang lain" Xhin bertanya.


"Xhin kamu sudah bangun nak, istrimu sedang berada di taman belakang, sedangkan Mao Le dan yang lainnya telah kembali ke benua tengah untuk mengurus kekaisaran baru katanya" jawab Ratu Hong Yi Min.


"Ibu, aku akan kembali ke sakte pedang suci, dan tolong ibu beritahu kepada Lou Rin dan Zhu Lian, aku akan kembali setelah selesai mendapatkan air suci" ucap Xhin.


"Baiklah, ibu akan memberitahu mereka" jawab Ratu Hong Yi Min.


Xhin lansung berteleportasi ke sakte pedang suci, setibanya di sana Xhin melihat suasana Sakte Pedang Suci yang tampak dalam keadaan normal.


Xhin menuju ke arah pelatihan murid bagian dalam, setelah tiba di sana Xhin lansung mencari master yang bertugas.


"Salam Master, aku Xhin murid peringkat pertama murid bagian dalam dan aku ingin bertanya apakah aku sudah bisa menantang murid elite" ucap Xhin.


"Oh.. Xhin, tunggu sebentar aku akan Melihat" ucap master tersebut.


Setelah di tunggu beberapa saat, kini master itu kembali keluar menemui Xhin.


"Xhin, Kamu sudah bisa menantang murid elite" jawab master tersebut.


"Baiklah, master aku menantang murid elite Nomor satu" ucap Xhin.


"Apa!! Xhin pikirkanlah baik-baik, murid elite no satu telah mencapai tingkat Immortal, kamu tidak akan bisa melawannya" ucap master tersebut dengan raut wajah yang buruk.


"Aku sudah memikirkannya master, aku ingin menantangnya" ucap Xhin.


"Baiklah Jikalau itu keinginanmu" jawab master Sakte lalu menulis surat tantangan.


"Pertahatian, hari ini Xiao Xhin peringkat pertama murid bagian dalam menantang Xo Chen. Pertandingan mereka akan diadakan pada dua hari lagi" ucap master itu memberi pengumuman.


Mendengar itu semua orang menjadi terkejut, mereka tidak menyangka Xhin akan menentang Xo Chen yang merupakan murid terbaik dalam dua ratus tahun ini.


Suasana Sakte Pedang Suci tiba-tiba menjadi heboh saat mendengar tantangan yang diajukan oleh Xhin.


Bahkan banyak murid yang mencibirnya dengan mengatakan bahwa Xhin tidak tahu diri, sombong, bosan hidup dan sebagainya.


Akan tetapi Liu Gao tertawa terbahak-bahak mendengar cemoohan dari mereka.


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^Bersambung... :)^^^

__ADS_1


__ADS_2