
Xhin menemukan banyak sekali tumbuhan Weed, bahkan sebagian tempat tersebut di tumbuhi oleh Weed yang sangat banyak.
"Apakah ini surga, sudah begitu lama aku tidak merasakan ini" ucap Xhin.
Fhuuts...
Xhin menghirup aroma yang dikeluarkan Weed "aku akan menyimpan semuanya" ucap Xhin.
Xhin lalu memetik seluruh Weed yang ada, Xhin kemudian memisahkan daun dari batang, setelah itu Xhin menggunakan api putih untuk sedikit mengeringkan seluruh Weed, merasa telah pas, Xhin lansung memasukan kedalam cincin penyimpanan.
Xhin lalu mengeluarkan kepala beast monster badak yang dia bunuh dulu, setelah itu Xhin memotong cula badak tersebut lalu di haluskan hingga sebesar cerutu menggunakan pedang Rebellion.
Xhin juga memotong sedikit bagian ujung yang tajam hingga tepat seperti puntung rokok, setelah itu Xhin membentuk paku menggunakan api putih lalu melubangi cula yang telah di buatnya hingga menjadi Pipe.
Xhin kemudian mengeluarkan daun Weed dan memasukan daun Weed hingga memenuhi Pipe tersebut.
Swuss~~
Fuuu~~
"Nikmatnya, mungkin aku akan sering menghilangkan rasa bosanku dengan ini" ucap Xhin.
Setelah itu Xhin menggunakan hukum Ruang untuk pergi ke sumber cahaya tersebut "kristal apa ini dan juga kristal ini mengandung energi yang sangat besar" ucap Xhin lalu mengambil kristal tersebut.
Seketika seluruh energi spiritual yang berada di dunia misterius itu di serap oleh kristal tersebut sampai tidak tersisa.
"Hebat, hari ini aku menemukan benda-benda berharga" ucap Xhin.
"Aku mungkin harus segera menyerap energi yang terkandung dalam kristal ini" batin Xhin.
Xhin kemudian menyerap kristal tersebut.
Hari-hari berganti kini hampir enam bulan menyerap, dan tinggal sedikit lagi energi spiritual yang terkandung di dalam kristal akan segera habis, jumlah energi spiritual yang terkumpul di Dantian Xhin sangat banyak dan terus menumpuk, tetapi tidak ada tanda-tanda untuk meningkat karena aliran merdiannya telah tersumbat.
Setelah beberapa saat kemudian, Xhin telah selesai menyerap kristal tersebut, dunia misterius telah menjadi gelap, sebelum keluar, Xhin membakar seluruh darat dengan api ungu yang tidak akan pernah padam kecuali si pengguna sendiri yang memadamkan.
__ADS_1
Setelah itu Xhin melesat menuju tempat danau kecil yang telah mengering.
sesampainya di Xhin lansung memasuki lubang Bebatuan, Xhin lansung menelusuri goa tersebut.
Saat berada di ujung Goa, Xhin memecahkan batu muscovite yang berada di bawahnya.
Dengan sekali hentakan kaki, Xhin lansung terjatuh kedalam sebuah lubang yang sangat dalam.
Xhin terus terjatuh kedalam lubang besar tersebut, akan tetapi lama kelamaan Xhin seperti di tarik ke dinding goa Dan benar saja, Xhin tidak lagi terjatuh melainkan sudah berdiri di dinding goa.
"Gravitasi di sini sangat aneh, tetapi di sini banyak sekali kristal energi" ucap Xhin.
Xhin kembali menemukan setumpuk kristal energi yang telah menutupi jalur goa, karena cincin penyimpanan yang di berikan Lou Rin sangat luas.
Dengan sekali kebasan tangan, semua kristal energi telah masuk ke dalam cincin penyimpanan.
Xhin lansung melesat ke ujung goa, tiba-tiba Xhin kembali terjatuh, hingga beberapa menit.
"Apakah dibawah itu adalah air!! benar di bawa adalah air, beruntungnya aku hari ini, hahaha..." ucap Xhin saat terkena butiran air yang terangkat ke atas.
Buurrss!!!
Xhin kemudian menyelam mengikuti arus air, Xhin terus berenang mengikuti arus air sesekali kepada Xhin terbentur batu, bahkan seluruh tubuhnya juga terkena bebatuan yang sangat tajam, beruntungnya Xhin karena memiliki tubuh yang sangat keras kalau tidak, mungkin seluruh tubuhnya bermandikan darah.
Setelah lama menyelam, kini Xhin telah melihat cahaya, Xhin lansung naik ke permukaan menuju sumber cahaya tersebut.
"Akhirnya aku keluar juga dan untungnya tubuhku sangat keras kalau tidak, mungkin seluruh tubuhku akan robek akibat terkena bebatuan itu" ucap Xhin.
"Di mana ini" Xhin lalu mengedarkan kesadarannya sampai batas.
Xhin menemukan beberapa orang yang seperti sedang bertarung melawan gerombolan beast monster yang berada di tingkat Spirit Langit.
Xhin kemudian melesat menuju orang-orang yang sedang bertarung tersebut, lama melesat kini Xhin telah sampai di tempat mereka.
Terlihat ada lima orang, orang sedang terpojok oleh segerombolan singa api, Xhin mengeluarkan sebuah pedang tingkat langit dari dunia verden.
__ADS_1
Xhin lansung melesat dengan cepat kearah kumpulan beast monster singa api.
Slash!
Slash!
Slash!
Seketika kepala beast monster singa api terjatuh ke tanah.
Kelima perempuan tersebut menjadi sangat ketakutan setelah melihat kepala singa api berjatuhan, dan yang lebih menakutkan yaitu kemunculan Xhin dengan pakaian lusuh dan juga sudah robek di beberapa bagian tubuh.
"Siapa kamu.. jangan macam-macam Dangan kami" ucap salah Seorang perempuan mengarahkan pedangnya ke arah Xhin.
..."Nona.. aku telah menolong kamu dan teman-temanmu, kenapa kamu malah mengarahkan pedangmu untukku, apakah itu cara kalian berterima kasih kepada orang yang telah menyelamatkan kalian" ucap Xhin....
"Sebelumnya namaku Xhin, dan bole tau ini tempat apa" ucap Xhin bertanya.
Perempuan tersebut lansung menurunkan pedangnya "ini adalah pulau misterius dan kami berlima berasal dari Sakte serigala malam, tetapi bagimana kamu bisa membunuh beast monster tingkat Holly Tyran secepat itu" ucap perempuan tersebut.
"Ohh.. jadi kalian semua ini junior ku, aku juga adalah murid sakte serigala malam dan untuk membunuh sih.. yah.. cuman mengayunkan pedang hingga kepala beast monster terputus" ucap Xhin mengeluarkan lencana Emas miliknya lalu menjelaskan caranya membunuh beast monster.
Seketika mereka berlima begitu tercengang "apakah kamu juga dari Sakte serigala malam tapi kenapa aku tidak pernah mendengar namamu dan juga kamu sangat hebat saat membunuh beast monster" ucap perempuan tersebut bertanya.
"Itu karena aku sudah lama menghilang, kayaknya hampir delapan tahun! apakah kalian tidak pernah mendengar namaku, lalu apakah kalian pernah mendengar temanku yang bernama Mao Le, Wu Jie dan juga Lou Rin" ucap Xhin bertanya.
"Benar kami kenal dengan mereka" ucap mereka berlima serempak.
"Mereka adalah murid jenius dari Sakte serigala malam dan juga aku pernah mendengar namamu dan juga kamu terkenal karena berhasil menjatuhkan Tetua Jung lu dan semua muridnya, apakah kamu murid misterius yang di kabarkan meninggal saat mengikuti ujian pulau misterius" ucap salah Seorang di antara mereka.
"Begitulah aku, aku sudah lama mati... dan sekarang kalian akan ikut denganku ke neraka" ucap Xhin lalu mengeluarkan sedikit aura kematian untuk menakuti mereka.
Kyaaa!!!
Mereka berempat berteriak ketakutan, tubuh mereka bergetar akibat merasakan aura kematian menerpa tubuh mereka, kecuali Seorang perempuan.
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak takut denganku, apakah kamu sudah pasrah untuk pergi ke neraka" ucap Xhin yang merasa bingung saat melihat ekspresi salah seorang wanita tersebut.