Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Pertempuran


__ADS_3

"Kurang ajar, aku tidak menyangka jendral Wun Baie yang begitu dipuja-puja melakukan Perbutan sangat keji seperti ini, dia membantai kita semua hanya demi mencuri harta tuan Zuge" ucap beberapa penjaga yang di sisakan oleh Xhin sebagai saksi untuk memprovokasi Zuge Sha dan Wun Baie.


Saat pertama terjadinya penyerangan kediaman keluarga Zuge, salah seorang bawahan Zuge Sha yang memiliki keunggulan dalam hal kecepatan lansung bergegas pergi untuk melaporkan masalah tersebut kepada Zuge Sha yang masih berada di rumah lelang.


Zuge Sha yang mendapat kabar atas perampokan di rumahnya kini telah tiba di depan pintu gerbang kediaman keluarga Zuge, sepanjang mata menatap ke dalam halaman keluarga Zuge-nya, Zuge Sha hanya melihat ratusan mayat penjaga yang berhamburan di atas tanah, bahkan beberapa anggota keluarga inti juga terlihat mayatnya.


"Kurang ajar...! Siapa pelakunya!!!" Teriak Zuge Sha sambil mengeluarkan aura Heavenly Immortal tingkat puncak, tatapan matanya yang tajam di sertai dengan niat membunuh yang besar seakan ingin menyiksa orang itu.


"Lapor tuan, hanya kami yang tersisa dari para pasukan yang tuan miliki, para anggota keluarga Zuge yang lain juga sudah dipindahkan ke tempat persembunyian saat lonceng peringatan di bunyikan" ucap salah seorang dari empat penjaga yang tersisa.


Terlihat tubuh mereka berempat dipenuhi dengan luka sayatan pedang, wajah mereka juga babak belur akibat terkena tinju dari Xhin.


"Apa kalian tau siapa dalang di balik insiden ini?" ucap Zuge Sha sedang dipenuhi dengan penuh emosi.


"Ta.. tahu tuan, kami berempat selamat dari pertarungan melawan orang itu dan orang itu tidak lain yaitu Je..." Ucap penjaga tersebut yang terlihat ragu-ragu untuk menjawab.


"Siapa orang itu! Bukannya kalian mengenalinya!!" Suge Sha lansung menendang penjaga yang berada di depannya hingga tersungkur ke belakang.


"Ampun tuan... Orang itu adalah jendral Wun Baie sendiri, kami melihat dia dengan mata kepala kami sendiri kalau itu Jendral Wun Baie" ucap beberapa penjaga yang tidak mau bernasib sama dengan teman mereka barusan.


"Sia.. lan! Wun Baie!! Aku akan membalasnya" teriak Zuge Sha dengan energi spirit yang meluap-luap.


"Kalian semua kumpulkan pasukan cadangan yang berada di setiap toko cabang baik yang ada di kerajaan dewa tanah maupun di luar kerajaan dewa tanah, suruh mereka evakuasi seluruh barang-barang. Mereka semua harus tiba di sini dalam satu hari tidak boleh lewat semenit pun" ucap Zuge Sha memberi perintah.


****


Kamar penginapan.


Xhin kini mendapatkan banyak sekali keuntungan perkerjaan paruh waktu sebagai perampok yang dia tekuni sendirian beberapa jam yang lalu, mata Xhin lansung tertuju pada tumpukan bibit Iblis yang dibawa oleh para bayangan hitam miliknya.


"Sudah ratusan orang yang mereka bunuh, bibit Iblis sebanyak ini dan energi spiritual yang di serap pedang Rebellion tadi mungkin aku bisa meningkatkan ke tingkat Lima" ucap yang terlihat sangat bersemangat.


Xhin kemudian memegang gagang pedang Rebellion, pedang Rebellion seketika mengalirkan energi spiritual yang tadi di serap dari ratusan penjaga milik keluarga Zuge, hanya dalam satu batang dupa Xhin telah menyerap habis energi spiritual yang terdapat di pedang Rebellion.


Xhin kini lansung duduk bersemedi untuk menyerap semua bibit Iblis yang dikumpulkan oleh para pasukan bayangan hitam miliknya.

__ADS_1


Kini sudah satu hari berlalu, terlihat Xhin akan segera menerobos ke Heavenly Immortal tingkat Lima.


Bang!!


Terdengar suara ledakan terendam dari dalam tubuh Xhin yang menandakan kalau dia kini naik tingkatan ke Heavenly Immortal tingkat Lima.


[Selamat tuan telah naik ke tingkat Heavenly Immortal tingkat 5]


Xhin kemudian melepaskan baju di tubuhnya, setelah itu Xhin lansung pergi berendam di bak mandi, lama bendam Xhin kini telah selesai mandi.


Dia lansung keluar dari kamarnya, saat berjalan turun Xhin melihat ruangan di lantai bawah telah hancur, Xhin juga mendengar bunyi suara dentingan Pedang yang saling berbenturan satu sama lain.


Xhin juga mendengar suara ledakan-ledakan kecil yang di susul dengan bunyi ledakan terus menerus, Xhin juga mencium bau amis darah dan juga bau daging gosong, tidak tinggal diam Xhin lansung menyebarkan kesadarannya ke seluruh kota.


Setelah menyebarkan kesadarannya Xhin akhirnya tau kalau sedang terjadi pertempuran antara tiga kubuh di antaranya, kubuh Sekte Tanah Malam, Jendral Wun Baie dan Pejabat Zuge Sha.


Xhin juga melihat ada juga orang lain selain pasukan mereka yang mati, tentu saja para kultivator yang berada di dekat situ juga terseret arus pertempuran yang makin memanas.


Banyak sekali kultivator yang telah masuk ke perubahan wujud dewa mereka, akan tetapi perubahan wujud dewa tidak dapat mengimbangi para kultivator lain yang memiliki kekuatan yang lebih tinggi.


Xhin melesat terbang sekitar lima tombak ke arah Zuge Sha dan Wun Baie yang sedang melangsungkan pertarungan hidup dan mati, Xhin dapat melihat kalau jendral Wun Baie sangat mendominasi pertempuran dengan terus melancarkan serangan ke titik vital lawan.


Zuge Sha sedari tadi hanya bertahan, dia juga terus dipojokkan oleh Wun Baie berulang kali tapi berhasil bertahan dari serangan mematikan Wun Baie menggunakan sayap di punggungnya sebagai tameng.


Sama seperti Xhin, Pilar Langit Lin Yue dan ke dua prajurit kekaisaran Langit hanya menyaksikan pertemuan berdarah yang sedang terjadi, mereka di larang mencampuri urusan dunia semi, apalagi mencampuri urusan dunia manusia maka mereka akan di hukum oleh Petir Surgawi.


Dengan menggunakan energi spiritual, hanya dengan sekali lambaian tangan Xhin lansung mengumpulkan hampir seluruh mayat dari ke tiga pihak yang sedang melakukan pertempuran, baik itu dari pihak Jendral Wun Baie, Zuge Sha dan pihak Sakte Tanah malam juga tidak luput dari pertempuran, karena sebelumnya dari pihak mereka di tuduh melakukan pembantai sedangkan sudah ratusan murid mereka yang di bantai juga.


Dengan melakukan segel tangan yang sangat cepat, terlihat seperti hologram di tangannya saat membentuk segel tangan, Xhin menciptakan array Dewa berwarna hitam yang mengurung semua mayat yang di kumpulkan olehnya.


Para prajurit militer milik Jendral Wun Baie yang mati lansung di bangkitkan oleh Xhin menjadi pasukan bayangan hitam, begitu juga dengan pasukan milik keluarga Zuge yang mati, mereka semua di di bangkitkan oleh Xhin dan para murid Sekte Tanah Malam yang mati juga lansung dibangkitkan oleh Xhin.


"Kalian semua masuklah" ucap Xhin memberikan perintah.


Setelah semua bayangan hitam telah masuk ke dalam bayangan milik Xhin, Xhin lansung menghilangkan array Dewa yang dia buat itu.

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2