
"Bisa saja asalkan kalian mau berlatih keras, tapi kalian harus menghancurkan salah satu dantian milik kalian, itu adalah pilihan yang sangat berat, Qi semesta memang sangat kuat tapi terbatas di dunia ini, mana memang lemah tapi berlimpah di dunia ini, jadi kalian pilih yang mana jika aku suruh hancurkan salah satu Dantian milik kalian?" Ucap Xhin menatap mereka berdua bergantian.
"Jika aku memilih untuk tinggal si sini, maka aku lebih memilih mempertahankan Dantian mana milikku, tapi kalau aku bisa mengikuti senior, maka aku lebih memilih menghancurkan dantian mana milikku" jawab Sarvio William.
"Aku juga sepemikiran dengan Sarvio, tapi apakah kami bisa mengikuti mu ke dunia Dewa yang kakak Xhin bilang tadi?" Andre bertanya dengan antusias.
"Untuk sekarang sangatlah berbahaya, di dunia dewa aku telah membuat kekacauan yang sangat besar, mungkin para kultivator ras dewa sedang mati-matian melawan milyaran beast monster yang aku hadiahi buat mereka" ucap Xhin.
"Apa itu beast monster? apakah itu sama seperti monster di dunia ini, terus kenapa banyak sekali" Andre Smith bertanya.
"Beast monster itu binatang yang memiliki kultivasi, itu di namakan beast monster, berbeda dengan monster, kalau monster itu ras lain seperti Iblis lah" jelas Xhin.
"Kakak Xhin, ayok kita pergi ke lembah Damcul untuk mengambil tubuh lama mu itu" ucap Sarvio William.
"Ayok kita ke sana, tapi lebih baik sambil terbang" ucap Xhin kepada mereka berdua.
"Eh... Kakak Xhin, kita tidak bisa terbang" ucap Andre Smith.
"Tenang saja, kalian berdua naiklah ke lapisan ruang yang aku buat" Xhin lansung menciptakan lapisan ruang membentuk sekoci.
Setelah mereka berdua menaiki lapisan hukum ruang yang Xhin bentuk itu, Xhin menyuruh mereka untuk berpegangan.
Swuussh!!
Xhin lansung melesat terbang dengan sangat cepat, sebenarnya Xhin ingin menggunakan Profound ark tetapi Xhin berpikir kedua remaja ini akan lebih senang jika mendapatkan pengalaman tebang sambil tubuh mereka menerima angin kencang menerpa tubuh mereka.
"Aku tidak menyangka kalau terbang sangatlah seru, aku sudah membulatkan tekad untuk berlatih lebih keras agar bisa terbang bebas di udara" ucap Andre Smith.
"Aku juga, aku akan berlatih dengan giat agar bisa mencapai level seperti ini" ucap Sarvio William.
Mereka bertiga terbang menuju arah lembah Damcul, selama berada di atas udara Xhin dapat melihat sisa-sisa bekas pertarungannya di kehidupan sebelumnya, bekas pertempuran itu seperti ngarai yang tercipta setelah tebasan pedang atau kawah besar yang tercipta akibat ledakan besar.
"Di sana senior, hutan berkabut itu adalah lembah Damcul" ucap Sarvio William.
Xhin juga merasakan energi Qi semesta yang semakin padat setelah mendekati lembah Damcul, Xhin mulai memperlambat laju terbang, karena kedua remaja itu pasti akan tersiksa jika tubuh mereka terus terpapar energi Qi semesta yang sangat pekat, maka dari itu Xhin berniat meninggalkan mereka di sini saat dia masuk ke dalam lembah Damcul.
Ding!
[Nana mendeteksi keberadaan sistem yang lebih tinggi]
"Kalian berdua tunggu di sini, di depan sana terlalu berbahaya bagi kalian" Xhin lansung menurunkan mereka berdua tepat di atas puncak gunung.
Xhin kemudian melesat ke dalam lembah, sepanjang perjalanan Xhin hanya menemukan tulang-belulang monster yang mati di sepanjang jalan.
Bisa di bilang Xhin berjalan di atas tulang-tulang monster, semakin mendekati lokasi tubuh lamanya, perasan Xhin menjadi sangat sedih, entah kenapa air matanya mengalir keluar begitu saja.
Potongan-potongan ingatan kembali terlintas di pikirannya, perasaan sedih, marah, kesal semuanya bercampur aduk di dadanya.
Xhin kini telah melihat dengan jelas tubuh lamanya masih dalam keadaan itu utuh, tetapi tanpa kepala, Xhin berpikir mungkin energi Qi semesta yang berasal dari dantian abadi membuat tubuhnya tetap terjaga meskipun telah melewati jutaan tahun.
Mata Xhin tiba-tiba tertuju pada kepala manusia yang masih utuh tidak jauh dari tubuh lamanya berada.
__ADS_1
"Si pengecut dengan menyedihkan, tetapi jiwa si pengecut itulah yang akan mengguncang seluruh daratan dunia dewa" ucap Xhin saat jaraknya hanya tinggal selangkah dengan tubuh lamanya.
"Nana, aku sudah menemukan tubuh lamaku, apa yang akan aku lakukan selanjutnya" Xhin bertanya.
[Tuan, carilah dulu tempat yang sangat aman atau setidaknya buatlah array pelindung dewa untuk melindungi mu selama penggabungan di lakukan]
"Array Pelindung Dewa, aktif"
Mendengar perkataan Nana, Xhin lansung membangun array pelindung dewa.
[Tuan, alangkah baiknya tuan membuat altar untuk berbaring dari pada berbaring di atas tumpukan tulang-tulang]
Sruuggg!!
Seketika lapisan Es tebal menutupi tulang-tulang monster, es tebal itu Xhin bentuk seperti altar besar seukuran kasur yang dapat memuat dua Orang.
Xhin kemudian berbaring di samping tubuh lamanya, Xhin tidak lupa meletakan kepala lamanya yang terpisah dari tubuh lamanya.
[Selamat tinggal tuan, keberadaan sistem lama akan di ganti dengan sistem yang lebih sempurna, tubuhmu juga akan kembali di rekonstruksi ulang, mungkin inilah hadiah terakhir dari sistem cacat ini]
Tidak sempat berbicara, Xhin lansung ditidurkan paksa oleh sistem.
Tubuh costum di tubuh lama membuat penggabungan lebih mudah, sistem lansung menyatukan tubuh lama dan tubuh barunya itu.
Tubuh lama Xhin lansung menghilang menjadi sebutir cahaya yang sangat terang, cahaya itu lansung lansung masuk ke dalam tubuh Xhin.
Tubuh Xhin secara perlahan seperti terbungkus seperti kepompong, satu Minggu kini berlalu, Seluruh otot dan tulang telah di gabungkan.
Satu Minggu kembali berlalu, kini Minggu ke tiga Xhin selama penggabungan tubuh, tubuh Dewa Naga juga telah digabungkan, kini di tubuh Xhin terdapat tato sisik emas di sekujur tubuhnya, setelah penggabungan kekuatan sisik naga kini telah menjadi 100 ribu.
Kini kekuatan tubuh Xhin telah menjadi satu, tubuhnya sekarang sebanding dengan senjata tingkat semesta,
Rambut Xhin kini berwarna perak, tidak ada perubahan pada wajahnya.
Satu Minggu kembali berlalu, kini minggu ke empat selama proses penggabungan tubuh, dantian abadi kini telah di gabungkan dengan dantian lama milik Xhin.
Dantian Xhin kini seperti wadah yang selalu terisi penuh dengan air, untuk menembus ke tingkat selanjutnya Xhin hanya perlu menyerap energi spiritual seperti biasa.
Karena dantian Xhin yang sekarang ibaratkan sebuah gelas yang selalu terisi penuh dengan air, tetapi dantiannya juga seperti gelas kosong yang perlu di isi dengan air.
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
^^^BERSAMBUNG...^^^