Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Membantai Ribuan Beast Monster


__ADS_3

Swuuss!!


Xhin yang melihat adiknya sedang kesulitan, dia lansung melindungi Xiao Yuan dengan Aura spirit Immortal God.


Xiao Yuan seketika lansung kembali normal, dia tidak lagi ketakutan karena Aura tingkat Immortal God yang melindunginya.


"kakak, Aura membunuh yang sangat kuat, aku bahkan sangat kesulitan untuk bernafas" ucap Xiao Yuan.


"kakak juga merasakannya, akan tetapi jika dibandingkan dengan Aura kematian aura membunuh tadi tidak ada apa-apanya" balas Xhin.


Xhin sampai tercengang dengan aura membunuh yang mereka rasakan, Xhin berpikir Jikalau adiknya yang berada di tingkat Expert saja kesulitan untuk menahan aura membunuh yang entah milik siapa, dan yang pasti pemilik aura membunuh itu adalah orang kuat atau Beast Monster yang berada di atas tingkat Saint.


Mereka berdua terus berjalan menulusuri hutan tersebut, tidak berselang lama mereka berdua merasakan adanya getaran hebat dari dalam tanah.


Booommm!!!


Sebuah ledakan besar tercipta dari dalam tanah yang menyebabkan bongkar tanah berhamburan terbang ke langit dan kemudian jatuh seperti hujan.


HUUUUAAAAKKKK!!!!


Kini muncul seekor beast monster yang sangat besar, bahkan tingginya hampir mencapai 50 meter, beast monster tersebut keluar dari dalam tanah setelah ledakan besar tersebut.


"Komodo api, aku tidak menyangka ukurannya sebanding dengan monster yang berada di Portal Rank SSS, dan juga beast monster ini berada di tingkat Immortal King!!" Ucap Xhin yang tercengang.


"Aku tidak menyangka, baru masuk saja sudah di suguhkan dengan harta berharga" lanjutnya.


"Yuan'er, cepat kamu lawan Beast Monster itu" ucap Xhin.


"Apa!! Kakak ingin membunuhku ya... Aku saja seperti semut di hadapan beast monster itu, apakah kakak tega" jawab Xiao Yuan.


"Tidak.. kamu harus belajar berlatih dengan lawan yang lebih kuat dari dirimu, dengan begitu kamu akan berkembang dengan sangat cepat seperti kakak" jawab Xhin dengan santainya.


Mendengar itu Xiao Yuan lansung menelan saliva, dia tidak menyangka Xhin yang merupakan kakaknya akan melatihnya sekejam ini.


"Ayo cepat maju, kalau kamu mati kakak bisa bangkitin" ucap Xhin kembali.


"kakak, kamu yakin" ucap Xiao Yuan yang kembali memastikan.


"Ayo cepat, ingat tenangkan pikiranmu, didalam pertarungan kamu harus bisa menenangkan pikiran agar kamu bisa menguasai keadaan, walaupun beast monster komodo api ini tidak bisa kamu kalahkan tapi tujuan kakak adalah supaya bisa melatihmu agar tetap tenang apapun keadaannya dan pikiran solusi yang tepat" jawab Xhin.


Mendengar itu Xiao Yuan sangat yakin kakaknya itu tidak akan membiarkan dia mati.


Xhin lalu membuat sebuah tempat duduk menggunakan elemen ice, lalu mengeluarkan Weed dan Pipe yang dia dapat tempo hari di daratan kuil misterius.


Xhin lalu memasukkan Weed kedalam Pipe, Xhin lalu memunculkan api kecil di Jari telunjuk kanannya.


Whoos... Fhuuu...

__ADS_1


"Nikmatnya" batin Xhin.


Sedangkan Xiao Yuan melesat maju menyerang komodo api tersebut.


"Tebasan gelombang Petir"


Booommm!!!


Tercipta sebuah Ledakan besar akibat Serangan yang dilakukan Xiao Yuan, akan tetapi serangan tersebut tidak mengenai beast monster komodo api.


"Kemana beast monster itu" batin Xiao Yuan.


Whuuss!!


Beast monster komodo api mengeluarkan Ledakan aura spiritual yang membuat Xiao Yuan tidak bisa bergerak sedikitpun.


"Memang benar, aku tidak tahu cara untuk melatihnya, dengan perbedaan kekuatan antara Yuan'er dan Beast monster ini sangatlah jauh, mau dipaksakan pun tidak akan bisa" batin Xhin sambil menikmati Weed.


Fhruuu!!!


Beast monster komodo api langsung menyemburkan api yang sangat panas kepada Xiao Yuan.


"Hukum Ruang"


Melihat adiknya tidak berdaya, Xhin lansung membuat pelindung ruang untuk melindungi Xiao Yuan.


"Rebellion"


"Kegelapan tak berujung"


Slash!!


Xhin lansung menebas tubuh komodo api hingga terputus secara rapi dari kepala sampai ujung ekornya.


Xhin lalu menyimpan tubuh beast monster komodo api kedalam cincin penyimpanan dan inti beast monster diberikan kepada Xiao Yuan.


"Tampaknya kamu yang harus menonton kakak membantai mereka semua" ucap Xhin.


"Kakak, jurus apa yang kakak gunakan untuk melindungiku tadi"


"Itu bukan jurus tapi penguasaan hukum Ruang" jawab Xhin.


"Hukum Ruang? Bagiamana kakak bisa menguasai teknik dewa itu" batin Xiao Yuan.


"Ayo kita pergi" ucap Xhin.


Mereka berdua lansung berjalan jauh masuk ke tengah hutan, mereka berdua berjalan menelusuri pegunungan tersebut.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan mereka menemukan berbagai jenis beast monster dengan tingkatan Holly Dao ke atas, bahkan tidak mendapatkan beast monster yang berada di tingkat Saint.


Jumlah beast monster yang sudah mereka bunuh mencapai 3 ribu lebih, dan juga Xhin merasa energi asing ini semakin kuat.


Kini mereka berdua telah berada di atas gunung, Xhin lalu menyebarkan kesadarannya sampai ke tempat batu meteor tersebut berada.


Xhin sangat terkejut saat melihat sebongkah batu, bukan batu tetapi sesuatu yang mirip besi.


"Apakah itu baja, tapi kena.... Apakah itu baja semesta? Tidak salah lagi itu baja semesta, tapi tempat itu seperti sebuah benteng dari jutaan beast monster" batin Xhin.


"Yuan'er, jikalau kakak sedang bertarung kamu sembunyi saja dibalik awan" ucap Xhin.


Mendengar itu Xiao Yuan hanya mengangguk, mereka berdua langsung melesat menuju ke arah batu meteor.


Saat mereka melesat, ribuan beast monster juga telah menyadari kehadiran mereka, bahkan ada juga ratusan beast monster yang bergerak mengikuti mereka.


"Yuan'er, sekarang kamu cepat pergi bersembunyi di balik awan" perintah Xhin.


"Baik, tapi kakak harus berhati-hati" ucap Xiao Yuan lalu terbang melesat naik.


"Datanglah kalian semua!!" Ucap Xhin lalu melepaskan aura keberadaannya.


Seketika tercipta getaran hebat, terlihat pepohonan hancur akibat gelombang beast monster yang melesat ke arah Xhin.


Xhin lalu mengalirkan seluruh Aura kematian miliknya ke pedangnya Rebellion, Xhin juga mengalirkan energi spirit dalam jumlah besar ke pedang Rebellion.


Bahkan pepohonan yang berada di sekitar menjadi kering akibat Aura kematian yang sangat besar.


"Tebasan bayangan"


Xhin lalu menebas udara kosong ke segala arah, seketika muncul delapan siluet bulan sabit berwarna hitam melesat ke segala arah.


Slash!!!


Slash!!!


Slash!!!


BOOOMMM!!!


Ribuan beast monster mati seketika setelah tubuh mereka di lewati oleh siluet bulan sabit, tercipta sungai darah dari darah milik ribuan beast monster yang mati.


bahkan gunung tinggi yang tadi Xhin dan Xiao Yuan lewati juga ikut terpotong dengan sangat rapi.


Pedang Rebellion terus menyerap ribuan jiwa beast monster, Aura kematian semakin tebal dan juga Xhin merasa kekuatan pedang Rebellion semakin pulih.


"Pedang milik kakak itu sangat kuat, bahkan gunung sebesar itu bisa terpotong dengan sangat rapi, pasti membutuhkan kekuatan yang sangat besar untuk melakukannya" Batin Xiao Yuan yang sedang bersembunyi di balik awan.

__ADS_1


__ADS_2