
Mao Le tidak menyangka Xhin bisa menyembuhkannya, begitu juga dengan Long Ju.
Setelah selesai menyembuhkan tangan Mao Le, Xhin lalu menyembuhkan Panther yang juga sedang terluka, Xhin juga memberikan Pill regenerasi Spirit tingkat tinggi.
"Kalian duduk saja sambil melihatku bertarung, aku ingin mencoba kekuatanku yang baru saja ku latih" ucap Xhin lalu terbang melayang di atas tembok benteng pertahanan.
Prajurit kerajaan Jingziao sangat terkejut melihat Xhin yang terbang ke luar tembok pertahanan, mereka sangat penasaran dengan Xhin.
Jendral Ping Gai juga sangat penasaran dengan sosok pria tersebut, dia juga tidak bisa mengetahui tingkatan kultivasi dari pria tersebut.
Akan tetapi jendral Ping Gai sangat yakin kalau kekuatan orang tersebut sangat kuat.
"Ternyata ada juga pecundang yang ingin mati" teriak Jendral Bho Jing.
Xhin hanya menghiraukan ucapan orang tersebut, Xhin lalu menyebarkan kesadarannya ke seluruh Medan perang.
"300 ribu prajurit, yang berada di tingkat Expert hanya 100 orang, tingkat Extreme 1000 orang dan sisanya Holly Tyran kebawah" batin Xhin
"Baiklah, aku ingin menguji Aura spirit Immortal God saat mengintimidasi lawan" batin Xhin.
Swuuss!!!
Ledakan ledakan gelombang kejut sangat besar akibat aura yang dikeluarkan oleh Xhin, seketika ribuan prajurit yang berada di tingkat Extreme kebawah Lansung mati karena tubuh mereka tidak mampu menahan tindasan Aura spirit Immortal God.
Prajurit kerajaan Jingziao yang melihatnya juga sangat ketakutan, mereka tidak menyangka hanya dengan Aura intimidasi bisa membunuh ribuan orang.
Mereka juga tidak habis pikir kalau pria itu atau Xhin berpihak kepada musuh, mungkin mereka semua akan mati tanpa melakukan perlawanan.
Mereka semua tidak menyadari bahwa orang yang mereka lihat adalah Xhin, karena Xhin saat ini terlihat lebih muda seperti remasa 19 tahun.
"Mao Le siapa itu lelaki itu, kenapa hanya dengan Aura intimidasi dia bisa membunuh ribuan orang" ucap Jendral Ping Gai bertanya.
"Jendral Itu adalah Xhin, dia telah kembali dan hanya dalam beberapa bulan dia sudah sangat kuat" ucap Mao Le.
__ADS_1
Jendral Ping Gai hanya terdiam mendengar ucapan Mao Le, dia tidak menyangka Xhin akan berkembang di luar ekspektasi mereka.
Sedangkan wajah jendral Bo Jing yang tadinya menertawai Xhin, sekarang berubah lebih buruk karena dia dalam keadaan antara hidup atau mati akibat aura intimidasi dari Xhin.
"Ini membosankan, aku ingin lebih dan aku juga akan memanjakan pedang Rebellion untuk menelan jiwa mereka semua" gumam Xhin.
"Rebellion"
Xhin lalu mengeluarkan pedang Rebellion, seketika suasana di sekitar terasa sangat mencengangkan.
"Aku, Xiao Xhin yang memusnahkan Jendral Yu dan seluruh anak buahnya sendirian, mengapa kalian tidak melawanku" Teriak Xhin yang menggunakan Qi membuat Suara bergema di telinga seluruh orang.
"KALIAN SEMUA, BUNUH DIA!!" Teriak jendral Bo Jing penuh dengan emosi saat mendengar perkataan Xhin.
Akan tetapi tidak ada satupun orang yang merespon perintahnya, mereka semua sangat ketakutan melihat Xhin.
Ada juga banyak orang dari antara mereka yang telah mendengarkan kabar ini sebelumnya, kabar tentang Xhin yang merupakan pembantai berdarah dingin.
"Hahaha... Kalau kalian tidak bergerak maka aku yang akan bergerak" ucap Xhin dengan senyum yang sangat menakutkan.
"Tebasan Ruang"
Seketika muncul Ruang transparan berwarna biru menutupi Ribuan pasukan musuh.
Tubuh ribuan prajurit musuh yang berada di dalam Ruang tebasan terpotong-potong seperti tahu, bahkan tubuh mereka putus menjadi potongan kecil-kecil.
"Apakah ini salah satu jurus andalan miliknya, aku tidak menyangka jurus ini sangat mengerikan" batin Jendral Ping Gai.
Pedang Rebellion terus menyerap jiwa dan Aura kematian yang keluar dari tubuh ribuan mayat di medan perang.
Xhin lalu menyalurkan energi spirit dalam jumlah besar ke pedang Rebellion, dia lalu menyelimuti pedang Rebellion dengan Petir Merah.
Terlihat energi dalam jumlah yang sangat besar terkumpul di pedang Rebellion dan mengeluarkan elemen Petir, seketika pedang Rebellion seperti Petir itu sendiri.
__ADS_1
Xhin lalu melakukan tebasan memutar secara horizontal, seketika muncul siluet bulan sabit berwarna merah yang sangat besar, dan juga siluet bulan sabit tersebut mengandung energi spirit petir yang sangat besar.
Tubuh Ratusan Ribu orang terpotong menjadi dua saat siluet bulan sabit berwarna menembus tubuh mereka semua.
BOOOOMMM!!!!
Tercipta ledakan yang sangat besar saat siluet bulan sabit berwarna telah sampai ke tengah Medan perang, ledakan tersebut disertai dengan Petir Merah yang menyambar-nyambar.
Bahkan ledakan gelombang kejut sangat kuat akibat dari ledakan besar tersebut.
Seketika semua prajurit musuh yang berada di depan Xhin mati seketika, yang tersisa hanya orang-orang yang berada di tenda depan tembok benteng kerajaan Yunxa.
"Ba- Bagimana bisa mereka semua mati begitu saja hanya dengan dua jurus, orang ini adalah monster yang hidup di dalam tubuh manusia" batin Jendral Ping Gai, begitu juga dengan prajurit lain yang melihatnya.
Mereka tidak abis pikir dengan kekuatan Xhin yang diluar logika, mereka juga tidak menyangka ada petarung sekuat dirinya berada di benua tengah.
Dengan sekali kebasan tangan, Xhin menyimpan semua cincin penyimpanan milik prajurit musuh yang telah mati.
"Jendral Ping Gai, apakah kalian ingin aku memusnahkan ke tiga kerajaan besar?" Ucap Xhin bertanya tanpa membalikkan tubuhnya.
"Eh.. Xhin, semuanya terpulang kepadamu, kalau kamu ingin membunuh mereka semua maka kami bisa apa" ucap Raja Jing Dong yang muncul di belakang Xhin.
"Aku sarankan untuk tidak membunuh mereka semua, aku akan membuat mereka semua berada di bawah kekuasaan kerajaan Jingziao dan sisanya Raja Jing Dong sendiri yang mengurusinya" ucap Xhin.
"Apapun itu kami sangat berterima kasih kepadamu Xhin" ucap Raja Jing Dong sambil berlutut di udara.
Semua orang tidak menyangka raja Jing Dong yang begitu agung bisa berlutut kepada Xhin, melihat Raja Jing Dong berlutut semua orang ikut berlutut kepada Xhin kecuali Mao Le, Long Ju dan Panther.
"Berdirilah kalian semua" ucap Xhin lalu menghilang dari pandangan mereka semua.
Xhin seketika muncul di depan benteng pertahanan kerajaan Yunxa, kemunculan Xhin disertai dengan langit menjadi gelap akibat di tutupi awan hitam, dan petir merah menyambar-nyambar membuat suasana menjadi mencengkeram.
"Kalian semua aku berikan dua pilihan kepada kalian, pilihan pertama: kalian akan tetap hidup tetapi di bawah perintah kerajaan Jingziao. dan pilihan yang kedua adalah kalian yang tidak memilih pilihan pertama akan Mati" ucap Xhin sambil menekan kata Mati sehingga membuat mereka semua menelan ludah.
__ADS_1
"Apakah kalian akan menyerah begitu saja, kita sudah melewati sejarah ribuan tahun dan kalian akan menyerah tanpa melakukan perlawanan" teriak Raja Yun Taojing.