
Tubuh Chimera lansung menghantam tanah sehingga tercipta gempa besar dalam radius ratusan mil, diwaktu yang bersamaan debu-debu berterbangan menutupi tempat tersebut.
Dalam sekali kebasan tangan, Xhin lansung menghilangkan debu-debu yang berterbangan.
Tercipta sebuah kawah besar yang sangat dalam seperti sumur, terlihat tanah di sekitar kawah retak seperti jaring laba-laba.
GOOOAAARR!!!
Swuuss!!!
Booommm!!!
Beast monster Chimera lansung melepaskan energi spirit dalam jumlah yang sangat besar, sehingga tercipta ledakan besar.
Ledakan tersebut juga membuat kawah kini semakin besar, dari kabut besar tersebut terlihat sesosok laki-laki dengan dua kepala keluar.
Tubuh lelaki itu di selimuti oleh api yang sangat panas dan hampir setara dengan api nyala kehancuran, lelaki itu juga memiliki dua kepala.
Satu kepalanya berwajah manusia biasa dan yang satunya lagi seperti iblis yang memiliki tanduk panjang, Xhin juga terkejut karena dari perubahannya itu dia tetap memiliki kepala ular yang menjadi ekornya.
"Kamu akan mati manusia rendahan" ucap Chimera dengan suaranya yang terdengar seperti banyak suara yang berbica pada saat yang bersamaan.
Xhin merasakan ancaman besar saat menatap mata dari kedua kepala tersebut, seakan dirinya sedang berada di gerbang kematian itu sendiri.
"Hehehe, mau menggunakan ilusi untukku"
Swuuss!!
Ledakan aura campuran dari Aura kematian dan energi kehidupan, kini Aura keduanya kini mendominasi tempat tersebut.
Chimera lansung mengumpulkan energi spirit dalam jumlah besar di atasnya, seketika tercipta kobaran api hitam.
"Hehehe, mau melawanku dengan api hitam yaa!!!" Ucap Xhin yang juga tidak mau kalah.
"Api ungu"
Xhin mengumpulkan energi spirit dalam jumlah besar di tangan kanannya, perlahan energi spirit itu menjadi api ungu yang sangat panas, saking panasnya udara di sekitar sampai-sampai pepohonan yang telah tumbang pun lansung terbakar.
Melihat api ungu, mata Chimera menjadi terbalak, dia tidak menyangka akan berhadapan dengan api ungu.
"Pertempuran ini harus aku menang dengan cepat, kalau tidak maka aku yang akan kalah karena energi spirit milikku juga tidak terlalu pulih.
"Bola Petir Merah"
Xhin juga menciptakan Bola petir Merah di tangan kirinya, kini Chimera tidak percaya sama sekali tentang apa yang dia lihat.
Yang Satunya api Ungu yang merupakan api terpanas sepanjang masa dan Petir Merah yang berada di tingkat ilahi.
Sruuss!!
Beast monster Chimera lansung melancarkan Bola api hitam ke arah Xhin, Xhin yang melihat itu juga dia tidak mau ketinggalan.
__ADS_1
"Bola api Ungu"
"Bola Petir Merah"
Serangan keduanya kini melesat selaras, tanpa di sadari ada 30 orang pembunuh bayaran yang di tugaskan sebagai pasukan cadangan, mereka di tugaskan untuk berjaga-jaga jikalau 200 orang pembunuh bayaran tidak mampu membunuh Xhin, maka 30 orang tersebut akan melanjutkan tugas mereka untuk membunuh Xhin dan Xiao Yuan, dan kini 30 orang itu berada di tengah pertempuran tersebut.
BOOOMMMM!!!
Mereka semua tidak dapat melakukan apapun karena ledakan besar tersebut terjadi begitu saja di atas mereka semua.
Xhin lansung berteleportasi ke belakang Beas monster Chimera, Xhin lansung melancarkan tinjunya yang di aliri dengan energi spirit dalam jumlah besar.
Beast Monster Chimera yang merasa ancaman di belakangnya, dengan refleks dia membalikkan badannya lalu menyilangkan kedua tangannya di depan dada..
Baamm!!
Kraaggg!!!
Terdengar retakan kasar akibat tunju Xhin yang mengenai kedua tangan Chimera, Chimera lansung terpental kearah Ledakan dari serangan keduanya tadi.
AARRRHHKKK!!!
Terdengar jeritan dari berbagai macam suara, Beast monster Chimera lansung membuat segel tangan dengan sangat cepat.
"Formasi penyegelan"
Perlahan api ungu dihisap oleh Rune Formasi yang dibuat oleh beast monster Chimera.
Tidak butuh waktu lama untuk Chimera menghilangkan api Ungu yang membakarnya, bahkan seluruh api ungu sudah dihilangkan olehnya.
Uhuk.. uhuk...
Karena terlalu memaksakan diri untuk menyegel api Ungu, Beast monster Chimera kini memuntahkan seteguk darah segar.
Beast monster Chimera tidak menunggu lama dan lansung melesat ke arah Xhin dengan sangat cepat, begitu juga dengan Xhin.
Kecepatan keduanya hanya terlihat seperti lesatan dua cahaya dengan kecepatan tinggi, hanya dalam waktu satu menit mereka berdua telah bertukar ribuan serangan.
Xhin mengayunkan pedangnya untuk menebas beast monster Chimera, akan tetapi Chimera menghindari serangan Xhin dengan cara menundukkan badannya kebawah.
Melihat itu Xhin lansung menggunakan lututnya untuk menyerang beast monster Chimera, akan tetapi dengan cepat beast monster Chimera menggunakan lengan kirinya untuk menangkis serangan kedua Xhin.
Dengan gerakan yang sangat cepat, Beast monster Chimera lansung melancarkan tinjunya kearah bawah dagu Xhin.
Bamm!!!
Xhin langsung terpental naik ke atas, dengan sangat cepat Beast Monster Chimera mengikuti Xhin yang sedang melesat naik.
Beast monster Chimera lansung muncul di atas tubuh Xhin.
"Matilah!!!"
__ADS_1
Baamm!!!
Xhin menangkis tendangan beast monster Chimera dengan bila pedang Rebellion, Xhin langsung melesat turun dari langit bagaikan turbo.
Keadaan kota Jinan saat ini sedang ramai, rakyat biasa dan para petarung sedang berlalu lalang.
Tanpa mereka sadari Xhin sedang terpental jatuh dengan sangat cepat menuju ke tengah kota Jinan.
Booommm!!!
Seketika getaran hebat tercipta saat tubuh Xhin jatuh menghantam salah satu bangunan di tengah kota, tercipta kabut tebal di waktu yang bersamaan.
Uhuk... Uhuk...
"Aku harus beristirahat untuk mengembalikan energi spiritku, kalau aku tetap memaksakan untuk melawannya maka aku akan dirugikan" gumam Xhin yang berada di dalam lubang kawah.
Orang-orang seketika datang berbondong-bondong ke arah Xhin untuk melihat apa yang terjadi.
Xhin lansung menyelimuti tubuhnya dengan api Emas untuk menyembuhkan tulang-tulangnya yang patah.
"Elemen tanah, Tertutup"
Xhin lansung menutupi kawah dan mengurung dirinya didalam tanah, setelah itu dia bermeditasi di dasar kawah setelah menelan Pill regenerasi Spirit, Xhin juga menyembunyikan Aura keberadaannya.
Seluruh energi spirit milik Xhin telah terkuras habis, bahkan dia tingkat kultivasinya hampir saja menurun satu Tingkat, untungnya pohon suci yang berada di dunia jiwa Xhin, karena pohon suci itu bisa menahan tingkat kultivasinya agar tidak bisa turun.
Beast monster Chimera kini sedang mencari keberadaan Xhin dari atas langit, karena begitu banyak orang dia kesulitan untuk menemukan Xhin.
***
Di balik awan hutan Gelap.
Xiao Yuan kini tidak berani mendekati, dia masih berada di balik awan, perasaannya kini tidak menjadi tenang karena pertarungan Xhin lebih mengarah ke kota Jinan yang merupakan wilayah kekuasaan dinasti Ling.
"Aku harus segera melaporkan kepada ayah, kalau kakak dalam masalah besar" batin Xiao Yuan lalu melesat ke ibukota kerajaan, dia yakin ayahnya telah kembali dari kota perbatasan.
|
|
|
|
|
|
|
^^^Bersambung.... ;)^^^
__ADS_1