Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Kembali Ke Benua Tengah


__ADS_3

Hampir seluruh orang penting seperti keluarga pejabat dan jendral juga hadir, mereka semua ingin melihat seperti apa anak sulung Raja atau putra mahkota yang sebenarnya.


Raja Xiao Dong juga mengundang master Sakte Pedang.


Bahkan tempat tersebut tidak mampu untuk menampung para rakyat kerajaan Xiaoqing.


Xhin menggunakan pakaian biru dengan corak Harimau berwarna putih dan hitam, Xhin terlihat sangat tampan.


Mata semua wanita tidak terlepas dari Xhin, mereka semua begitu terpesona dengan ketampanannya.


Bahkan teman-teman Xiao Xhie mengerumuni Xiao Xhie hanya untuk meminta Xiao Xhie untuk mengenalkan mereka kepada Xhin.


Tetapi mereka semua terkejut saat Xiao Xhie mengatakan bahwa Xhin telah memiliki dua orang istri dan seorang anak.


Yang bikin Xiao Xhie kesal adalah mereka tetap tidak menyerah walaupun sudah diberitahu bahwa Xhin telah menikah.


Xhin merasa tidak begitu nyaman saat dipandang semua orang, tetapi mau tidak mau dia harus mengikuti pesta perayaan tersebut.


"Xhin!" Liu Gao yang tiba-tiba muncul di belakangnya.


"Senior Gao, selamat datang senior" ucap Xhin.


"Aku tidak menyangka kamu adalah putra mahkota yang menghilang 20 tahun lalu, entah apa reaksi Lou Fang setelah mengetahui menantunya adalah anak dari raja yang paling disegani bahkan Kaisar Dinasti Ling yang sangat besar saja tidak ingin menyinggungnya" ucap Liu Gao.


"Ayah juga sudah memintaku untuk membawa mereka ke sini dan besok aku akan pergi menuju benua tengah" ucap Xhin.


"Baguslah, aku sudah sangat lapar jadi aku ingin pergi makan dulu " ucap Liu Gao lalu pergi mengambil makanan.


Setelah malam harinya kini orang-orang terlah banyak yang pulang bahkan ada yang masih berdatangan.


Acara tersebut berlangsung sampai tengah malam, setelah semua orang telah telah pulang Xhin lansung menuju ke kamarnya.


Dia sangat kelelahan walaupun hanya berdiri sambil tersenyum, tidak butuh waktu lama untuk dirinya menelusuri alam mimpi.


Xhin terbangun di pagi hari, setelah membersihkan wajahnya Xhin lansung menuju ruang makan untuk sarapan.


Di sana dia melihat semua orang sedang sarapan, Xhin lalu duduk dan sarapan bersama.


Sejam kemudian mereka semua telah selesai makan.


"Ayah, aku akan pergi ke benua tengah untuk menjemput kedua istri dan anakku, aku juga akan membawa kedua saudara angkatku dan istrinya" ucap Xhin.


"Baiklah, bawa mereka karena ayah sudah tidak sabar melihat menantu dan cucuku" ucap Raja Xiao Dong.

__ADS_1


"Kakak, aku ikut ya!" Teriak Xiao Yuan yang muncul dari belakang..


"Ayo" singkat Xhin.


"Kalian, kawal putra mahkota" perintah Raja Xiao Dong.


"Ayah, aku tidak membutuhkan pengawal, bahkan tingkat pelatihanku lebih tinggi dari para prajurit dan juga aku sudah bisa menggunakan teknik teleportasi jadi aku bisa pergi dengan mudah" ucap Xhin.


"Ayah, aku tidak membutuhkan pengawal, bahkan tingkat pelatihanku lebih tinggi dari para prajurit dan juga aku sudah bisa menggunakan teknik teleportasi jadi aku bisa pergi dengan mudah" ucap Xhin.


"Baiklah jikalau itu mau mu" balas Raja Xiao Dong.


"Apakah kamu sudah siap" ucap Xhin bertanya.


"Ayo kita pergi" jawab Xiao Yuan.


Swuuss!!


Seketika Xhin dan Xiao Yuan menghilang dari pandangan mereka semua.


Beberapa saat kemudian mereka berdua telah tibah di rumah danau, kemunculan Xhin dan Xiao Yuan mengagetkan Zhu Lian dan Lou Rin yang sedang duduk.


Kyaa!!


Teriak mereka berdua, karena terkejut dengan kemunculan Xhin dan Xiao Yuan secara tiba-tiba.


Saat melihat bahwa yang muncul adalah Xhin, mereka berdua seketika seperti orang yang kesetanan lari memeluk Xhin.


"Rin'er, kamu-"


"Suamiku kamu sudah pulang" ucap keduanya memeluk Xhin.


"Hati-hati perutmu itu loh" ucap Xhin mengingatkan.


"Rin'er, zhu'er perkenalkan ini adik kandungku, yang artinya dia adalah adik ipar kalian" ucap Xhin.


"Kakak ipar, perkenalkan namaku Xiao Yuan" ucap Xiao Yuan memperkenalkan dirinya.


"Di mana Zhu'er" ucap Xhin bertanya sambil menyebarkan kesadarannya dan menemukan anaknya sedang tidur di kamar.


Zhu Lian Ingin menjawab pertanyaan Xhin akan tetapi tiba-tiba Xhin sudah menghilang dari hadapan mereka.


Setelah saling berkenalan, Xhin lalu pergi ke kamar untuk membangunkan Xiao Zhu yang masih tertidur.

__ADS_1


"Zhu'er, hei.. apakah kamu tidak merindukan ayah" ucap Xhin membangunkan Xiao Zhu.


"Ayah!" Ucap Xiao Zhu lalu bangun memeluk Xhin.


Xhin lalu mengendong Xiao Zhu lalu melakukan teleportasi ke luar rumah.


Xiao Zhu terkejut karena mereka Telah berada di tempat yang berbeda dalam sekejap.


"Ayah sangat hebat" ucap Xiao Zhu.


"Zhu'er, ini adalah pamanmu" ucap Xhin memperkenalkan Xiao Yuan.


"Rin'er, Lian'er dimana Mao Le dan Long Ju berada" ucap Xhin bertanya.


"Mereka berdua sedang mengikuti perang melawan kerajaan Yunxa dan Panther juga sedang menemani mereka" jawab Lou Rin.


Mendengar itu Xhin ingin menghubungi Panther lewat telepati, dia ingin mengetahui kabar Mao Le dan Long Ju.


"Panther, apakah Mao Le dan Long Ju baik-baik saja" ucap Xhin Mentelepati.


"Tuan, apakah tuan sudah kembali" balas telepati Panther.


"Benar, bagiamana keadaan Mao Le dan Long Ju" ucap Xhin bertanya.


"Tuan, aku mohon bantuan dari tuan untuk mengatasi pasukan ketiga kerajaan yang menyerang kita, keadaan Mao Le saat ini baik-baik saja walaupun salah satu tangannya telah putus, dan untuk Long Ju dia baik-baik saja" jawab panther.


"Saat ini aku mulai kehabisan energi spirit, aku juga mulai kewalahan untuk menahan serangan mereka semua" jawab Panther.


"Baiklah, kamu tahan mereka sebisa mungkin" telepati Xhin.


"Yuan'er, kamu tunggu di sini dengan Kakak iparmu, kakak akan pergi melakukan sedikit pemanasan" ucap Xhin lalu menghilang dari pandangan mereka seperti hantu.


Beberapa saat kemudian Xhin telah muncul di samping Panther yang sedang menahan serangan prajurit musuh dengan membuat pelindung Qi.


Mao Le dan Long Ju yang berada di dekat Panther menjadi terkejut dengan kemunculan Xhin.


"Xhin, kamu sudah kembali" ucap Mao Le.


"Mao Le, aku akan menyembuhkan tanganmu" ucap Xhin yang menyelimuti tangannya dengan api emas.


Setelah itu Xhin menyalurkan api emas untuk menyelimuti tubuh Mao Le, setelah api emas telah menyelimuti tubuh Mao Le, perlahan tangan kanannya perlahan mulai tumbuh.


Tulang tangannya yang perlahan tumbuh dan di ikuti dengan munculnya daging atau otot yang menutupi tulang tangannya.

__ADS_1


Mao Le tidak menyangka Xhin bisa menyembuhkannya, begitu juga dengan Long Ju.


Setelah selesai menyembuhkan tangan Mao Le, Xhin lalu menyembuhkan Panther yang juga sedang terluka, Xhin juga memberikan Pill regenerasi Spirit tingkat tinggi.


__ADS_2