Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Transformasi Damse


__ADS_3

Ledakan terjadi di dalam tanah, tiba-tiba muncul sosok yang sangat mengerikan dengan kulit berwarna hitam, dua tanduk menjulang panjang kebelakang dengan sepasang sayap hitam di punggungnya, wajah sosok tersebut sangatlah menyeramkan.


Sosok tersebut tak lain adalah Mammon yang telah bertransformasi.


Damse merasakan aura kematian begitu pekat pada sosok tersebut, akibat dari aura kematian miliknya membuat tumbuh-tumbuhan di sekitarnya menjadi layu.


Saat Mammon dalam bentuk manusia tingkatan kultivasinya berada di Ranah Dewa Api*50 tetapi saat bertransformasi Mammon berada tingkatan Ranah Dewa Ashura puncak.


Dalam sekejap mata Mammon telah berada di depan Damse.


"Cepat sekali" Damse yang tidak melihat pergerakan Mammon di buat panik saat melihat Mammon telah muncul di depannya.


Booom!


Kraagg!!


Terdengar bunyi begitu renyah akibat Damse memblokir serangan Mammon yang mengarah ke kepala dengan kedua tangannya, Mammon meninju Damse menggunakan 100% kekuatannya.


Mammon melesat dengan cepat kearah belakang Damse yang sementara masih terpental dan melancarkan sebuah serangan gada.


Baamm!!


Mammon mengayunkan gada miliknya dari arah bawah ke atas membentur punggung Damse sehingga membuatnya melesat naik ke langit dengan darah yang keluar dari mulutnya.


Fanny sangat ketakutan melihat kekasihnya di bantai habis-habisan.


Mammon kembali melesat dengan kecepatan tinggi keatas langit dan kembali melancarkan Serangan gada miliknya tepat di wajah Damse yang membuat Damse melesat turun bagaikan sebuah meteor.


Boommm!!!


Damse terjatuh dengan kecepatan tinggi menabrak sebuah gunung berapi hingga tercipta sebuah Ledakan yang sangat dahsyat.


Jack, Fanny dan kedua orang tua Fanny seketika kaget saat melihat Damse yang terkena serangan milik Mammon yang membuatnya menabrak gunung berapi sehingga tercipta ledakan besar tersebut.


Mereka semua mengirah Damse telah mati akibat ledakan besar tersebut, Mammon menatap kearah menara yang di lapisi array itu.


Traang!!


Terdengar suara logam berbenturan akibat Mammon meninju array yang dibuat Damse, Mammon tidak menyangka bahwa array tersebut sangat kuat dan hanya tergores saat menerima pukulan dengan 90% tingkat kekuatannya.


Ayah Fanny sangat ketakutan saat Mammon menyerang Mereka, Untung saja Array yang di buat Damse sangat kuat.


Ayah Fanny tidak takut akan kematian tetapi ayah Fanny sangat ketakutan jika anak kesayangannya sedang terancam akan keselamatannya.


Disisi lain tubuh Damse tidak terluka tetapi semua tulang-tulangnya telah patah, terlihat darah mengalir keluar sangat banyak dari mulut, hidung dan telinga Damse.

__ADS_1


"Sial orang itu sangat kuat!! Apakah ini akhir dari hidupku" batin Damse.


Damse tidak lagi merasakan anggota tubuhnya, untuk sesaat Damse telah pasrah akan kehidupannya tetapi Damse telah teringat dengan transformasi special miliknya yang belum pernah dia gunakan.


Tetapi perlahan pandangan Damse mulai buram dan langit terasa gelap.


"Di mana ini.... apakah aku sudah mati? Bukanya ini adalah energi spiritual" Gumam Damse.


Damse melihat Sebuah lautan energi spiritual berwarna Emas, Damse melihat sebuah cahaya berwarna Emas yang sedang mengambang di permukaan lautan energi spiritual.


Damse terbang menghampiri cahaya Emas tersebut, seketika cahaya Emas itu berubah menjadi seseorang yang memiliki wajah mirip Damse tetapi seluruh badannya dipenuhi pola bergaris


"Siapa kamu" Damse bertanya kepada orang tersebut.


"Aku adalah sosok Dewa kematian dari tubuh dewa kematian milikmu, sudah waktunya untuk kamu menggunakan kekuatan transformasi" ucap sosok Dewa kematian lalu menghilang masuk kedalam kesadaran Damse


Seketika Damse merasakan tubuhnya sangat sakit, Damse membuka matanya karena merasakan rasa sakit yang begitu hebat.


Tubuhnya telah di selimuti aura spiritual berwarna Emas.


Baangg!!


Ledakan terjadi saat tubuh memancarkan Damse memancarkan cahaya emas kelangit.


Setiap wanita yang melihat Damse dalam mode ini akan begitu terpanah dengan ketampanan Damse, kedua mata di tengkorak yang berada di pedang Rebellion mulai mengeluarkan aura hitam yang tak lain adalah aura kematian.


Dalam mode ini Damse berada di Ranah Dewa alam tetapi kekuatannya setarah dengan seorang kaisar dewa


Hush~~ Hush~~ Hush~~


Damse mulai mengepakan sayapnya, Damse terbang sangat cepat kearah menara tempat Fanny dan yang lainnya berada.


Slash!


Damse menebas tubuh Mammon, tebasan tersebut membentuk garis miring dari bahu sampai perut.


Ahhhrrrkk!


Mammon menjerit kesakitan setelah di tebas oleh Damse yang entah kapan telah muncul di depannya, dari luka tebasan Damse di tubuh Mammon menyebabkan kultivasi Mammon mulai menurun.


Itu karena kekuatan utama dari pedang Rebellion yaitu menghisap kultivasi orang yang tertebas oleh pedang Rebellion dan memberikan kepada Sang pemilik pedang tersebut.


"Ternyata inilah kekuatanmu yang sebenarnya dewa pencuri, kamu juga telah diakui oleh pedang Rebellion, meski aku akan tetap mati saat melawanmu sekarang ini tetapi aku akan membuatmu Kehilangan sesuatu yang sangat berharga bagimu" teriak Mammon lalu melesat earah Damse.


Mammon menyerang Damse dengan gadahnya tetapi Damse menghindar dengan cepat, serangan tersebut membentur Array pelindung yang dibuat Damse.

__ADS_1


Traaang!!


Serangan tersebut meninggalkan retakan kecil pada permukaan array, Mammon kembali melesat kearah Damse dengan melancarkan jurus pamungkas miliknya.


"Raungan Cerberus" muncul aura kegelapan membentuk anjing berkepala tiga menyerang Damse.


"Naga petir" Damse membalas serangan tersebut dengan serangan petir berbentuk aura Naga.


Booomm!!


Gelombang kejut tercipta saat aura berwarna hitam dan Petir Merah berbenturan, terlihat aura serigala hitam telah hancur tetapi naga biru tetap mengarah ke kearah Mammon.


Duuaarrr!!


Bang!!


Sambaran Petir berbentuk Naga membuat tubuh Mammon terlempar membentur Array sehingga membuat retakan besar di dinding Array.


"Sialan Naga petir itu begitu kuat" gumam Mammon


naga petir merupakan salah satu Binatang ras dewa yang mewakili elemen petir.


Mammon kembali tersadar dari lamunannya, Mammon berdiri dan mendaratkan sebuah serangan ke permukaan array Yang telah retak tersebut.


Baammm!


Terdengar Dentuman besar akibat serangan tersebut, Array yang dibuat Damse telah hancur akibat serangan dari Mammon, Mammon kemudian melesat ke ujung menara dan menyandra Fanny.


"Wanita ini sangat cocok menjadi pemuas nafsuku" ucap Mammon seraya menjilati leher Fanny.


Jack yang melihat Fanny sedang di Sandra, lansung menendang kepala Mammon tetapi Mammon menangkap kakinya Jack dan melempar Jack ke tanah.


Damse menangkap Jack yang terlempar oleh Mammon, Damse kemudian melesat ke ujung menara.


"Apakah kekuatan seorang Primordial Demon hanya segini, beraninya menyandra seorang perempuan" Damse yang mulai terbawa emosi berteriak.


"Di dalam sebuah pertemuan hal apapun diperbolehkan untuk meraih kemenangan" ucap Mammon kembali menjilati leher Fanny.


"Brensek lepaskan istriku" teriak Damse


"Ternyata dia adalah istrimu" ucap Mammon


Kedua orang tua Fanny begitu ketakutan melihat Fanny sedang di Sandra.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2