Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Level Lima Alam Maut III


__ADS_3

Mendengar ucapan Xhin, mereka berdua lansung memandangi Shan Dro dan yang lainnya untuk meminta persetujuan.


Shan Dro dan yang lainnya membalas tatapan mereka dengan anggukan kepala, Yeu Fan juga lansung mempersilahkan mereka berdua duduk di tempat duduk yang di buat Xhin dari elemen tanah.


Melihat daging panggang di depan mereka, tidak menunggu mereka berdua lama lansung menyantap daging panggang yang di berikan Yeu Fan kepada mereka.


"Daging beast monster kualitas atas, satu gigitan saja aku merasakan energi yang masuk begitu besar" ucap salah seorang dari mereka yang tidak terluka parah sebelumnya.


"Benar, energi spirit ku yang tadinya terkuras banyak kini perlahan-lahan mulai pulih" sahut orang yang tadi terluka parah, sampai di papah.


"Benar, itu adalah daging panggang yang berasal dari beast monster Salamander Api tingkat Dewa Alam yang di bunuh Xhin beberapa waktu yang lalu" ucap Jixi yang menatap mereka berdua yang sedang makan dengan lahap, seperti baru mau makan setelah berbulan-bulan kaga makan.


"Ingat yah, jika jatah makanan kalian sudah habis, maka kalian tidak boleh lagi mengambil punyaku yang ini dan yang ini" ucap Chi Cheng yang mulutnya masih di penuhi oleh daging panggang.


Disela-sela makan mereka berdua memberitahukan nama mereka masing-masing, yang memapah bernama Kai Loon dan yang di papah bernama Sei Xoji.


Mereka berdua juga menjelaskan secara rinci apa yang terjadi di antara mereka, Xhin juga mendengar mereka memperkosa peserta perempuan dari Sakte kecil yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan Alam Maut secara keji.


Suasana tempat tersebut yang tadinya baik-baik saja, bahkan juga sedari tadi terasa dingin akibat angin malam yang berhembus cukup kencang tetapi, kini menjadi panas Seketika akibat udara panas yang tiba-tiba muncul.


Saat pandangan mereka tertuju kepada Xhin, mereka melihat tubuh Xhin di selimuti oleh api Pink yang terlihat sangat indah di malam hari, walaupun api pink terlihat sangat indah tetapi panasnya api pink milik Xhin tidak usah di tanya lagi.


"Xhin... Kendalikan emosimu" ucap Yeu Fan menyadarkan Xhin.


Kedua orang tadi hanya menelan ludah kasar, karena walaupun api yang menyelimuti tubuh Xhin hanya seperti aura tetapi sangatlah panas, intensitas api pink berada di level yang lebih tinggi dari api biasa.


"Maaf... Aku terlalu terbawa suasana" ucap Xhin yang sudah selesai makan.

__ADS_1


"Bukannya kalian berasal dari kekaisaran Tianhuo, kenapa kalian berdua juga ikut di bantai walaupun kalian berbeda Sakte" ucap Xhin bertanya.


"Tuan, sebenarnya di kekaisaran Tianhuo terdapat dua kubuh, kubuh yang pertama yaitu, kubuh Dewa api Huo Sinzi dan kubuh yang kedua yaitu, kubuh pemberontak yang di pimpin oleh Huo Zinsi yang merupakan adik kandung dari Dewa api" ucap Kai Loon.


"Kami yang berasal dari Sakte Pedang Api merupakan bagian dari kubuh pemberontak jadi kami tidak dipandang sebagai kawan oleh mereka, dan penyebab terjadinya pemberontakan yaitu, karena Dewa api Huo Sinzi dulunya pernah bekerjasama dengan Kaisar Langit Dwi Hi atau Dewa Cahaya, dan juga Dewa iblis atau Raja Dewa Neraka Bael Von Vegelion untuk membunuh Kaisar Dewa pertama atau Kaisar langit pertama yaitu Jiang Fuyang" lanjutnya menceritakan.


"Terus apa masalahnya" ucap Xhin bertanya.


"Masalahnya yaitu, dalam insiden itu Dewa api juga membuat ayahnya terbunuh di tangan Raja neraka, itu yang membuat adik Dewa api menjadi marah, Kaisar Langit Jiang Fuyang berhasil membunuh Raja Neraka... Dan aku yakin pangeran mahkota Shan Dro juga mengetahui lanjutan cerita itu" ucap Kai Loon.


Mendengar ucapan itu Xhin langsung menatap Shan Dro, dia juga teringat dengan Xiang Yu yang juga dendam kepada Dewa Petir ayahnya Shan Dro.


merasa di tatap oleh semua orang, Shan Dro akhirnya membuka suara "Baiklah.. aku akan menceritakan apa yang aku ketahui" ucap Shan Dro.


"Setelah kematian Raja Neraka, saat itu kondisi Kaisar Langit Jiang Fuyang telah melemah, karena melawan Dewa Neraka dan dewa api secara bersamaan, ayahku yang merupakan dewa Petir datang untuk membantu Kaisar Langit Jiang Fuyang dengan memberikan Eleksir Penyembuhan dan Pil regenerasi tingkat ilahi untuk memulihkan kondisi Kaisar Langit Jiang Fuyang" ucap Shan Dro bercerita.


"Pil dewa yang di berikan oleh ayahku itu berasal dari Dewa cahaya, karena sebelumnya dewa cahaya memberinya kepada ayahku dengan berkata bahwa untuk mengambil Pil itu untuk berjaga-jaga jikalau ada Dewa lain yang terluka maka dapat disembuhkan dengan mudah, Ayahku yang percaya dengan perkataannya tanpa pikir panjang lansung mengambil Pil tersebut"


"Ayahku di jebak oleh Dewa Cahaya dan mengakibatkan kekalahan Kaisar Langit Jiang Fuyang dan juga membawa kematian kepada Teman-teman Dewa-nya yang lain, ada juga dewa yang masih hidup hingga sekarang tetapi dengan kondisi mengenaskan, dan ada juga yang sudah mati tetapi tidak di dalam perang, seperti Dewa laut dan beberapa dewa lainnya yang juga terluka akibat pil yang di berikan oleh ayahku" jelas Shan Dro.


"Setelah itu Dewa-Dewa yang lain menyimpan dendam kepada ayahku, saat ini ayahku tidak pernah lagi menginjakkan kakinya di tanah kerajaan Langit, dan hanya berada di dalam Istana Kerajaan Shandian" ucap Shan Dro yang terlihat sudah sangat marah.


"Jadi begitu ceritanya" ucap Xhin mengeluarkan Pipe miliknya lalu kembali menghisap Pipe miliknya itu.


"Jadi selama ini Xiang Yu salah paham, aku akan membawa Shan Dro untuk menjelaskan kepadanya nanti" batin Xhin.


"Kenapa Ayahmu tidak membalas dendam atas apa yang terjadi pada dirinya?" ucap Xhin kembali bertanya.

__ADS_1


"Balas dendam ya..." Ucap Shan Dro lalu mengangkat wajahnya memandang langit malam yang dipenuhi dengan ribuan bintang.


"Dulu ayahku pernah ingin membalas dendam atas apa yang terjadi pada dirinya, tetapi dia kembali mengurungkan niatnya itu karena dia takut para dewa lain yang berada di sisi Dewa cahaya akan balik menyerangnya" ucap Shan Dro.


"Jadi begitu ceritanya, kelemahan seorang kultivator hebat yaitu keluarganya, tetapi kekuatan seorang kultivator juga bisa berasal dari keluarganya yang mendukungnya dalam posisi apapun" batin Xhin yang terlihat termenung sejenak.


"Jika ada seorang kultivator sekuat Dewa cahaya ingin membantu mu balas dendam atas apa yang terjadi kepada ayahmu, apakah kamu mau?" ucap Xhin bertanya.!!


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG... :)^^^


__ADS_2