Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Perlombaan Alam Maut


__ADS_3

"Bagus... menundukkan kepala bukan berarti mengalah, tetapi hanya sekedar menghargai dan menghormati senior, apalagi itu adalah Master Sakte" ucap kepala penguji saat melihat Xhin.


"Sudahlah, kalian berdua tidak perlu sehormat itu kepadaku, anggap saja kita adalah keluarga" ucap Master Sakte.


"Xhin, kamu pasti sudah di beritahukan oleh Tetua Bim Dio kenapa kamu bisa berada di sini" ucap master Sakte kepada Xhin.


"Benar master Sakte, aku sudah di beritahu oleh Tetua Bim Dio bahwa aku lansung di terima menjadi murid elite" jawab Xhin.


"Kalau begitu aku tidak perlu berbasa-basi lagi, ini token murid elite dan dan di dalam cincin penyimpanan ini terdapat 100 batu Roh kualitas menengah dan Pil Liliang Tingkat Tinggi. Dengan token Murid Elite kamu bisa memasuki Perpustakaan Sakte sampai lantai Terakhir, dan kamu juga harus mempersiapkan diri karena dua bulan lagi kalian para murid elite dan beberapa burid bagian dalam akan mewakili Sakte Petir Langit dalam Perlombaan Alam Maut" Jelas master Sakte.


"Perlombaan Alam Maut?" Ucap Xhin.


"Benar Perlombaan Alam Maut, Perlombaan Alam Maut adalah perlombaan paling bergengsi yang di lakukan 100 tahun sekali, Sakte Petir Langit dulunya adalah sakte terkuat dalam perlombaan tersebut, akan tetapi dalam dua ratus tahun belakangan ini kami mengalami kekalahan dan membuat posisi kami sebagai Sakte terkuat di Alam Dewa sedang terancam" ucap Master Sakte


"Dalam lomba tersebut, yang paling penting adalah menjaga jumlah anggota dan tentu saja harus mencapai tujuan akhir, di dalam alam maut terdapat banyak sekali harta berharga seperti artefak kuno, tumbuhan spirit langkah, dan juga Terdengar bahwa di akhir tantang terdapat Galaxy ore. Sejak dulu tidak ada satu orangpun yang berhasil sampai ke bagian terakhir, jadi aku harap kamu bisa melakukannya" Master Sakte lanjut menjelaskan.


"Master Sakte, kalau memang betul terdapat Galaxy ore di bagian terakhir alam maut, kenapa para dewa tidak langsung mengambilnya saja" ucap Xhin bertanya.


"Alam maut di buat oleh pemilik pertama Galaxy ore, jadi ada batasan di Tingkat kultivasi untuk memasuki Alam Maut. Jika orang itu telah memasuki tingkat Dewa Illahi, maka Pintu alam maut tidak terbuka baginya, dipaksakan dengan cara apapun tidak akan bisa, bahkan seorang dewa dimensi yang merupakan Kaisar Dewa pertama pun tidak mampu melakukannya" Balas Master Sakte.


"Oh... Kalau begitu master Sakte serahkan saja kepadaku, aku akan membuat Sakte Petir Langit kembali ke puncak kejayaannya" ucap Xhin.


"Tapi, untuk sekarang aku harus belajar menempa senjata, karena aku harus memperbaiki pedangku" lanjut Xhin.


"Di bagian selatan Sakte terdapat Kelas Penempa, dan jikalau kamu membutuhkan Pill kamu bisa pergi ke bagian timur Sakte, karena di sana terdapat tempat penyulingan Pill, tapi tidak lama ini Energi spirit di kerajaan ini telah habis di serap, entah butuh waktu berapa lama untuk kembali pulih dan itu akan menghambat pelatihan para murid lainnya. jadi aku berharap kamu bisa terus berlatih walaupun dalam keadaan seperti ini" ucap master Sakte.


Mendengar ucapan master Sakte, Xhin Seketika menjadi terkejut. Dia tahu siapa orang yang melakukannya, orang itu tidak lain adalah dirinya sendiri.


"Apakah dampak yang aku lakukan akan seburuk ini" batin Xhin.


"Terima kasih master Sakte, aku akan melakukan yang terbaik, jadi apakah aku boleh pergi" ucap Xhin.


"Kamu boleh pergi, dan kamu juga bisa memilih salah master untuk melatih mu" ucap master Sakte.


"Terima kasih master Sakte, tapi aku sudah terbiasa berlatih sendiri" jawab Xhin.


"Baiklah jikalau itu mau kamu, tetua Bim Dio tolong antar Xhin ke kediamannya" ucap master Sakte.


"Baik Master Sakte, kami pamit dulu" ucap tetua Bim Dio memberi hormat.

__ADS_1


Xhin lalu di antar keluar oleh tetua Bim Dio ke kediamannya, kediaman Xhin berada di atas bukit tinggi di bagian Utara Sakte Petir Langit.


Tidak hanya Xhin, tetapi Semua murid elite juga tinggal di tempat tersebut, tetapi di bangunan yang terpisah.


Setelah itu tetua Bim Dio kembali ke tempat pertemuan untuk menemui Master sakte.


Setelah di antar Ke kediamannya, Xhin lansung masuk kedalam kediamannya tersebut.


Kediaman Xhin sama seperti murid elite lainnya, akan tetapi kediaman Xhin saat ini masih harus di bersihkan karena tempat tersebut sudah lama tidak di tempati.


"Tampaknya aku butuh Pelayan untuk membersihkan tempat ini" ucap Xhin.


Xhin lalu pergi ke mencari seorang pelayan yang mau membersihkan kediamannya, akan tetapi dia tidak menemukan pelayan satupun.


Karena tidak menemukan pelayan, Xhin langsung menawarkan pekerjaan itu kepada para murid sakte yang sedang membutuhkan uang atau Sumberdaya.


Akan tetapi dia tidak menemukan satu pun murid yang bersedia, saat mencari Xhin kemudian melihat seorang pemuda yang sedang membersihkan salah satu kediaman para murid elite.


Tidak menunggu lama Xhin lalu berjalan kearah pemuda tersebut.


"Hei teman, apakah kamu masih membutuhkan pekerjaan" ucap Xhin bertanya.


"Benar Senior, aku sedang membutuhkan pekerjaan. tapi pekerjaan apa yang harus aku kerjakan" jawab pemuda tersebut.


"Baiklah senior, setelah selesai dari sini aku akan lansung pergi membersihkan tempat tinggal senior" ucap pria tersebut.


"Terima kasih, tapi berapa aku harus membayar mu" ucap Xhin.


"50 Batu Roh kualitas Rendah untuk membersihkan seluruhnya" ucap Pemuda tersebut.


"Ini 1 batu roh kualitas menengah untukmu, kamu hanya perlu membersihkan tempatku dan juga kamu harus membersihkan kebun bunga dan merawatnya selama sebulan" ucap Xhin.


"Senior, apakah ini tidak kebanyakan" ucap Pemuda tersebut.


"Tidak, kamu memang pantas menerimanya" ucap Xhin.


"Terima kasih senior, terima kasih. Aku akan melakukan yang terbaik" ucap pemuda tersebut.


Setelah itu Xhin lalu pergi mencari Xiang Yu, kali ini Xhin kembali menggunakan kain hitam menutupi wajahnya membentuk masker.

__ADS_1


Xhin tidak ingin perjalannya terhambat oleh para wanita yang akan mengganggunya.


Saat Xhin kembali ke tempat pengujian, dia melihat orang-orang yang ingin mengikuti ujian masuk Sakte tinggal sedikit orang.


Tetapi Xhin tidak melihat keberadaan Xiang Yu, Xhin langsung melangkah ke arah meja para penguji.


"Master, apakah saya boleh tahu kemana perempuan yang bernama Xiang Yu" ucap Xhin kepada salah seorang penguji.


"Pacarmu tadi telah di bawah ke tempat murid bagian dalam, kamu bisa mencarinya di tempat pelatihan murid bagian dalam atau kediaman murid bagian dalam.


Karena belum mengenal betul tempat ini, sepanjang perjalanan Xhin terus bertanya kepada murid-murid yang dia temui.


Beberapa saat mencari kini akhirnya Xhin telah tibah di tempat pelatihan murid bagian dalam.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^Bersambung... :)^^^


__ADS_2