Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Menempa Pedang Rebellion


__ADS_3

Xhin lansung mengeluarkan api roh di telapak tangannya, api biru itu lansung dimasukkan ke dalam tungku sehingga Tungku Dewa Seketika langsung menyala.


Xhin lalu emasukan 10 jahe yang berusia 2 juta tahun, 10 Ginseng yang berusia 2 juta tahun, 10 tangkai Bunga anggrek api, 10 rebung petir berusia 2 juta tahun, 50 jamur Ice yang berusia 1 ribu tahun, 10 tangkai Lily air berusia 1 juta tahun.


Xhin lalu memasukkan semua bahan-bahan kedalam tungku, setelah beberapa saat kini bahan-bahan yang dimasukkannya telah melebur, Xhin lalu memisahkan esensi dari kotoran.


Xiang Yu sangat terkejut saat mengetahui Xhin juga bisa membuat Pill, akan tetapi Xiang Yu masih bersikap biasa saja.


"Xhin, kamu memang seorang jenius teratas, aku akan selalu berada di sisimu saat kamu mengguncang seluruh daratan Dunia Dewa" batin Xiang Yu sambil terus melihat Xhin yang sedang membuat Pill.


Dengan pengendalian energi spirit melalui jari-jarinya yang sangat lihai, esensi yang dipisahkan oleh Xhin lansung dibentuk menjadi tiga butir Pill Liang, setelah itu Xhin mengeluarkan Ketiga butir Pill tersebut dari dalam tungku n.


Fhuu....


"Harum sekali" batin Xiang Yu saat Xhin mengeluarkan Pill yang baru saja dia buat dari dalam tungku.


"Ini buat kamu Yu'er, Serap Pill ini satu persatu, Ini adalah Pill Liliang tingkat tinggi yang memiliki khasiat 99%, kamu bisa menghabiskan waktu sekitar tiga bulan untuk selesai menyerap sebutir, jadi kamu akan memakan waktu sembilan bulan untuk menyerap ketiganya" ucap Xhin.


"Tapi kamu tidak perlu khawatir, aku akan membantumu mempercepat proses penyerapan dengan menggunakan hukum Ruang dan waktu" lanjutnya.


"Xhin.. apakah ini tidak terlalu berlebihan, Pill ini pasti sangat berharga" ucap Xiang Yu.


"Tidak kok.. Aku bisa membuat lebih banyak dan juga aku tidak kekurangan tanaman spiritual dan juga aku tidak ingin melihat calon istriku menjadi lemah" jawab Xhin.


"Hmm... Terima kasih Xhin Gege" ucap Xiang Yu dengan wajah memerah.


"Hukum Ruang"


Criiing!!!


Seketika tercipta sebuah kubah transparan yang tidak terlalu besar menutupi Xiang Yu.


"Hukum waktu, manipulasi waktu"


Xhin langsung memperlambat waktu di dalam kubah ruang menjadi 99x lebih lambat, jadi 1 detik sama dengan satu hari.


Xhin lalu keluar dari kubah ruang dan waktu, Xiang Yu melihat pergerakan Xhin menjadi sangat lambat, sedangkan Xhin melihat Xiang Yu sekilas, duduk bersila dengan sangat cepat dan pergerakannya juga sangat cepat.


Setelah itu Xhin lalu mengeluarkan baja semesta yang dia dapat tempo hari di hutan Gelap dunia tengah, yang lebih tepatnya di benua Hijau.


"Aku akan mulai menempa pedang Rebellion di sini" Batin Xhin.

__ADS_1


"Rebellion"


Xhin lansung mengeluarkan pedang Rebellion.


Karena terlindungi kubah ruang, jadi Xiang Yu tidak merasakan Aura kematian yang dikeluarkan oleh pedang Rebellion.


Sruubb!!


Xhin lansung mengeluarkan api bintang, Seketika udara di tempat tersebut menjadi sangat panas, untungnya Xhin telah melapisi tubuhnya dengan hukum Ruang jadi pakaiannya tidak meleleh.


Xhin lansung memasukan api bintang kedalam tungku Dewa, Seketika tungku dewa lansung bersinar terang.


Setelah itu Xhin memasukan baja semesta kedalam Tungku Dewa, cara yang sama seperti dia memasukkan tanaman spiritual ke dalam tungku untuk membuat Pill yaitu, Xhin mengangkat baja semesta dengan energi spiritnya.


Karena baja semesta sangat berat, maka Xhin juga mengeluarkan energi spirit yang sangat besar.


Krakk!!


Krakk!!


Akibat dari besarnya tekanan energi spirit yang di keluarkan Xhin, maka terciptalah retakan pada kubah ruang dan waktu, akan tetapi Xhin dengan sangat cepat memperbaiki kubah ruang dan dia juga membuat kubah ruang berlapis-lapis.


Setelah baja semesta di masukan ke dalam tungku, baja semesta perlahan-lahan mulai berwarna merah yang menandakan baja semesta telah sangat panas.


Beberapa saat kemudian kini baja semesta mulai melebur, anehnya saat baja semesta mulai melebur Xhin hanya merasakan esensi semesta dan tidak bisa merasakan lelehan logam baja semesta.


"Apakah ini seutuhnya esensi semesta, pantas saja beast monster di hutan Gelap menjadi sangat kuat saat menyerap energi Hampa yang di keluarkan" ucap Xhin.


Xhin lalu menciptakan sebuah meja di depannya menggunakan elemen tanah, setelah itu dia meletakkan pedang Rebellion di atas meja tersebut.


Xhin lalu melipat ketiga jarinya yaitu, jari kelingking, jari manis dan jempol. Dengan dua jari yang tetap di tegakan, Xhin langsung mengontrol energi spiritualnya untuk mengambil sedikit esensi semesta yang telah mencair di dalam tungku Dewa.


Setelah itu Xhin lansung memasukan esensi semesta kedalam pedang Rebellion, seketika pedang Rebellion bergetar dan juga mengeluarkan cahaya yang tidak terlalu terang.


"Apakah masih kurang? padahal tadi sudah mengeluarkan cahaya" ucap Xhin yang sedang bingung.


Saat Xhin memasukan esensi semesta ke pedang Rebellion, seluruh baja semesta atau esensi semesta yang membeku telah melebur, jumlah esensi semesta yang melebur sangat banyak dan kalau di masukan ke dalam botol mungkin bisa memenuhi 70 botol.


"Lebih baik aku memasukkan semuanya" batin Xhin.


Xhin lansung mengambil semua esensi semesta dari dalam tungku, setelah itu dia kembali memasukan sedikit demi sedikit esensi semesta kedalam pedang Rebellion.

__ADS_1


Kini pedang Rebellion kembali bergetar hebat dan mulai mengeluarkan cahaya. ujung pedang Rebellion yang sebelumnya telah retak, kini telah kembali seperti semula.


Tetapi Xhin masih terus memasukkan esensi semesta kedalam pedang Rebellion dan pedang Rebellion juga semakin bergetar hebat.


Xhin merasakan akan terjadi sesuatu yang sangat berbahaya, karena dia melihat getaran dan cahaya yang dikeluarkan oleh pedang Rebellion seperti ingin meledak.


Kini pedang Rebellion tidak lagi menyerap esensi semesta dan esensi semesta juga tinggal tinggal sedikit, mungkin sekitar 10 botol.


Banggg!!!


Seketika tercipta ledakan gelombang kejut yang di keluarkan oleh pedang Rebellion. Ledakan gelombang kejut itu menyebabkan beberapa lapisan kubah ruang yang melindungi Xiang Yu kini hancur.


Akan tetapi Xiang Yu tidak merasakan apapun dan dia masih terus melanjutkan berkultivasi menyerap Pill Liliang tingkat tinggi.


"Gawat.. apakah aku harus membawa pedang Rebellion menjauh" gumam Xhin yang terlihat sangat panik.


Dengan tergesa-gesa Xhin lansung mengembalikan sisa esensi semesta kedalam Tungku Dewa, setelah itu dia kembali ke tempat pedangnya di tempa, Tanpa menunggu lama Xhin langsung memegang gagang pedang Rebellion lalu berteleportasi menjauhi Goa Naga.


Xhin muncul tidak jauh dari tempatnya muncul saat pertama kali di datang ke dunia Naga, dia berada di tengah hamparan Padang rumput yang juga di tumbuhi oleh banyak sekali tanaman spiritual.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^Bersambung... ;)^^^


__ADS_2