Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Memasuki Arena Bertarung


__ADS_3

"Tapi aku tidak suka orang-orang seperti itu, kalau untuk sekarang sih aku pasti memilih untuk mengampuni mereka, orang-orang yang pikirannya licik seperti itu paling bagus jadi pasukan yang bertempur di garis depan, tapi kekacauan yang akan terjadi bakalan lebih parah seperti peperangan, bisa di bilang akhir dari dunia dewa tapi sebelum itu aku akan memperkuat fondasi dunia dewa untuk menghadapi peperangan yang akan aku bawa" ucap Xhin lalu meletakkan sumpit dan mangkuk sup.


Tidak lama Xhin selesai makan, Xiang Yu dan Yao Yao juga telah selesai, mereka bertiga langsung ke aula utama dan menemukan jendral Shao telah menunggu mereka sedari tadi.


"Salam yang mulia putri, nona Yao Yao dan tuan Xhin" ucap jendral Shao membungkukkan badannya.


"Jendral Shao, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi, kamu lebih baik siapkan pasukan kerajaan karena pertempuran ini akan berkemungkinan memakan korban dari rakyat biasa yang tingkat pelatihannya di bawah dewa putih dan orang-orang yang tidak bisa berkultivasi" Xiang Yu memberi perintah.


"Tuan putri, sebelumnya saya mau melaporkan bahwa seluruh prajurit dewa laut yang berada di bawah komando jendral Dao mungkin telah membelot, semua prajurit itu bukan hanya para prajurit yang berasal dari keluarga Dao tapi prajurit yang berada di bawa pimpinan kedua jendral Ao Ang dan jendral Jang Gang pun ikut membelot, termasuk kedua Jendral juga, dan tidak menutup kemungkin kalau keluarga besar lainnya juga telah memihak kepada keluarga Dao" jelas jendral Shao.


"Hahaha!! Yu'er, apakah kamu lihat? Orang-orangmu saja berusaha menjatuhkan mu, tapi kamu tenang saja calon istriku, semua prajurit itu akan aku buat berada di garis depan" ucap Xhin tersenyum licik.


"Jendral Shao, kamu usahakan mengevakuasi para rakyat biasa, batas waktu yang aku berikan sampai matahari mencapai puncaknya, dan sebelum itu aku harap kamu dapat membuat semua kultivator di pulau ini dapat melihat pertempuran ku, jika mereka semua bisa memasuki arena bertarung (Colloseum) itu lebih bagus agar mata mereka semua dapat melihat kalau tindakan mereka untuk membelot sangatlah salah" lanjut Xhin lalu berjalan terlebih dahulu dan di susul oleh Xiang Yu dan Yao Yao.


"Baik tuan muda" jawab jendral Shao.


Setibanya di arena bertarung, Xhin dapat melihat banyak sekali orang-orang yang telah datang terlebih dahulu untuk menyaksikan pertempuran yang akan dia lakukan.


Xiang Yu dan Yao Yao duduk di atas kursi raja dan ratu kerajaan dewa laut, sedangkan Xhin baru mau mulai untuk membuat formasi penyegelan budak, Xhin telah menyebarkan rune Formasi mengelilingi seluruh arena bertarung yang terlihat seperti Colloseum.


Cukup lama menunggu, Jendral Dao Sing dan Dao He anaknya telah datang bersama dengan master Sakte Lautan Dingin, Jendral Ao Ang dan jendral Jang Gang juga telah datang.


Xhin lansung menyebarkan kesadarannya ke seluruh penjuru ibukota kerajaan dewa laut, "terdapat sekitar lima atau enam ratus ribu prajurit yang telah berada di luar arena bertarung, jumlah mereka cukup banyak juga" batin Xhin sambil tersenyum.


"Apa yang kamu tertawakan? Seharusnya sekarang kamu menyesal karena telah datang ke kerajaan ini, setelah aku membunuhmu maka kedua wanita cantik itu menjadi istriku... Aku sudah tidak sabar mencicipi tubuh indah mereka" ucap Dao He mengusap-usapkan kedua telapak tangannya sambil menarik air liur, "srrruuurrrpppp" Dao He sudah tidak sabar lagi saat membayangkan betapa indahnya tubuh Xiang Yu dan Yao Yao.


"Berdoalah, karena nanti bukan hanya kamu yg mati loh, tapi ayah dan ibumu juga, aku dengar kamu memiliki adik perempuan, aku juga telah mendengar perlakuan buruknya belakangan ini yang menghina para pengemis, aku sangat yakin kalau para pengemis itu bakalan sangat senang saat membuat keponakan untukmu, eh... Mungkin saja selesai di perkosa lansung mati itu adik kamu... bayangkan saja betapa banyak orang yang ingin mencicipi tubuh adik mu hahah..." balas Xhin tertawa.


"Bangasat... Akan ku potong-potong tubuhmu!!" Teriak jendral Dao Sing yang ingin menyerang Xhin akan tetapi di tahan oleh jendral Ao Ang.

__ADS_1


"Jangan termakan omong kosongnya jendral Sing, dia hanya ingin membuatmu kesal tapi biarkanlah Dao He yang membalasnya" ucap jendral Ao Ang.


"Eh... Aku lupa kalau tikus besar juga ada di sini" ledek Xhin yang melihat jendral Dao menahan emosinya.


"SEPERTI YANG KALIAN TAHU... HARI INI ADALAH HARI BERSEJARAH BAGI KERAJAAN DEWA LAUT!!" teriak salah seorang yang bertugas untuk memimpin pertarungan dan di iringi dengan teriakan para pendukung dari jendral Dao yang berada di kursi penonton.


"PERTARUNGAN KALI INI DI LAKUKAN UNTUK MENENTUKAN PEMIMPIN DARI KERAJAAN DEWA LAUT, JENDRAL DAO SING SEBAGAI PENANTANG DI WAKILI OLEH ANAKNYA DAO HE!!!"


Mendengar namanya di ucapkan, Dao He lansung melompat masuk ke dalam arena bertarung, para penonton bersorak gembira saat melihat Dao He memasuki arena bertarung.


Xhin dapat melihat dengan jelas sebuah meja yang di kerumuni oleh orang-orang, Xhin tau kalau meja itu tempat untuk bertaruh.


"Yao'er, kamu mintalah sekitar lima juta batu roh kualitas tinggi dari Xiang Yu, terus kamu pergi ke meja di samping Arena lalu pasang taruhan" telepati Xhin kepada Yao Yao, Xhin juga mentelepati Xiang Yu untuk memberikan apa yang Yao Yao minta.


"SEDANGKAN DI SISI PEMBELA YANG TIDAK LAIN YANG MULIA PUTRI XIANG YU DI WAKILI OLEH CALON SUAMINYA... XHIN"


Swuusshh!!!


****


"Aku ingin bertaruh lima juta batu roh kualitas tinggi untuk Xhin" Xiang Yu meletakkan sebuah cincin penyimpanan di atas meja kosong yang tidak lain di atas nama Xhin.


"Hah!! Apa kamu sadar nona? Apakah kamu sudah bosan jadi orang kaya" orang yang menjadi bandar terkejut melihat Yao Yao, hal itu membuat seisi Colloseum yang di penuhi oleh prajurit yang berada di pihak Jendral Dao Sing berebutan untuk memasang taruhan.


"Hahaha... Aku tidak menyangka salah satu calon istri laki-laki simpan itu bakal memang taruhan dengan harga tinggi" sahut Jendral Shao berjalan ke arah meja taruhan.


"Oh... Apa Jendral Dao Sing ingin bertaruh juga? Aku rasa Jendral Dao tidak memiliki uang sebanyak itu, kalau ada pun pasti tidak akan bertaruh di sini, bagaimana manapun Jendral Dao takut kehabisan batu roh" ucap Yao Yao lalu berjalan balik ke samping Xiang Yu.


"Ckck... Kamu kira aku tidak memiliki batu roh sebanyak itu? Dan asal kamu tau, aku ini bukan penakut... Aku juga akan bertaruh untuk Dao He" ucap Jendral Dao Sing melepaskan cincin penyimpanan di jarinya.

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2