
Xhin lansung menuju tempat untuk mengambil barang lelang, tetapi tiba-tiba muncul pelayan wanita yang tadi melayaninya sewaktu Xhin membeli pakaian.
"Tuan silahkan ikuti aku ke ruangan pemimpin Paviliun Merak, karena barang yang tuan beli berada di sana" ucap pelayan tersebut.
Mendengar itu Xhin lalu mengikuti pelayan itu, sesampainya di sana lalu dia berjalan masuk sendirian ke ruangan Pemimpin Paviliun Merak, dan terlihat hanya perempuan pemimpin Paviliun Merak sendirian di dalam ruangan tersebut.
"Tuan, ini hasil pelelanganmu, kami telah memotong harga barang yang anda tawarkan dan juga bagian kami" ucap Xiao Xhie.
"Dan ini juga adalah barang yang anda beli" lanjutnya
"Terima kasih Nona" ucap Xhin lalu mengambil kedua cincin penyimpanan yang diberikan.
"Nona saya mohon diri" lanjutnya.
"Tunggu, apakah aku bisa mengetahui siapa namamu" ucap Xiao Xhie menghentikan Xhin.
"Namaku, Mao Le" ucap Xhin berbohong.
"Tuan Mao Le, apakah bisa kapan-kapan kit-"
"Maaf Nona, aku kayaknya tidak memiliki waktu karena aku akan mengikuti ujian seleksi untuk memasuki sakte pedang suci" ucap Xhin lalu keluar dari ruangan.
"Oh.. maaf sebelumnya" balas Xiao Xhie.
"Baguslah.. kita akan bertemu lagi" batin Xiao Xhie sambil tersenyum.
setelah keluar dari Paviliun Merak, Xhin dan Liu Gao lansung menuju ke gerbang barat, lalu Xhin dan Liu Gao lansung pergi menuju Sakte Pedang Suci.
Sepanjang perjalanan Liu Gao menjelaskan tentang informasi tingkat lanjut tentang Kultivasi.
Saint
Holly saint
Holly Dao
Monarch
Holly Monarch
Immortal
Immortal king
Immortal God
Immortal emperor
Dewa Hitam
Dewa Putih
Dewa Alam
__ADS_1
Kaisar Dewa
Mereka terbang selama tiga puluh menit karena Sakte Pedang Suci berada di luar kota kerajaan dan tempatnya berada di tengah hutan Sebelah barat kerajaan Xiaoqing.
Saat tiba di Sakte, Xhin dan Liu Gao lansung menuju ke kediamannya di Sakte Pedang Suci.
Malam itu mereka berdua langsung tidur dan Xhin terbangun dipagi hari.
Setelah itu Xhin lansung menuju ke tempat pendaftaran masuk.
Disana Xhin lalu memberikan undangan untuk mengikuti ujian seleksi.
Ujian seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, tahapan pertama yaitu mengetes kekuatan fisik.
Tahap kedua yaitu mengetes kekuatan Spirit, dengan menyerang Pilar yang sudah dipasangi Rune yang berfungsi untuk mengukur kekuatan penghancur.
Tahap ketiga yaitu adu tanding.
Ada dua puluh ribu peserta yang akan di uji.
Xhin berada di urutan ke 1.202 dari 2 ribu peserta.
Dari peserta pertama sampai 1201, hanya tiga orang yang lulus, karena hanya peserta yang memiliki kekuatan fisik berada di atas 20.000 Kg.
Kekuatan ketiganya berada di
20.897 Kg, 20.562 Kg, 20.001 Kg.
Setelah Xhin maju untuk mengetes kekuatan fisiknya, begitu banyak orang terkejut melihatnya.
Karena tingkat pelatihan Xhin berada di Ranah Expert dan rata-rata dari mereka berada di Ranah Saint, dan ada beberapa peserta yang berada di tingkat Suprime.
Jadi saat mereka melihat Xhin, mereka sangat tercengang, mereka juga banyak yang mencibirnya, Bahkan ada juga yang menghujatnya.
"Xhin kemudian berjalan menuju Pilar, setelah itu Xhin lansung memukul Pilar tersebut sekuat tenaganya.
Booomm!!
Seketika debu-debu beterbangan menutupi Xhin, salah satu master yang bertugas lansung mengebaskan tangannya untuk menghilangkan debu-debu yang berterbangan.
Seketika semua orang begitu terkejut, mereka terkejut karena bagian sebelah bawah pilar yang Xhin pukul hancur seketika dan itu untuk pertama kalinya.
Angka yang muncul pada Pilar tersebut adalah 60.000 Kg.
Sebelumnya mereka yang meremehkan Xhin kini terdiam dan tidak bersuara.
Dari semua peserta ujian seleksi, hanya 100 orang yang lulus pada putaran pertama.
Kini putaran kedua telah dimulai, setelah ketiga orang pertama selesai diuji, kini giliran Xhin untuk diuji kekuatannya.
Setelah Xhin maju mendekati pilar, Xhin lansung membentuk kuda-kuda untuk melancarkan serangannya.
Xhin kemudian mengalirkan energi spirit dalam jumlah besar ke tangannya.
__ADS_1
"Pukulan Pembelah Gunung"
Xhin lansung melesat dengan sangat cepat lalu mendaratkan pukulan pada Pilar tersebut.
Pilar yang digunakan untuk ujian tahap kedua berbeda dengan yang dipakai pertama, Pilar ini sangat keras dan terdapat Rune yang membuatnya tidak mudah hancur bahkan tingkat Immortal sekalipun.
Booommm!!!
Seketika arena yang digunakan untuk ujian tahap ke dua hancur retak seperti sarang laba-laba.
Kekuatan penghancur Xhin yaitu 600.000 Kg.
Angka tersebut membuat para peserta kembali ternganga, mereka tidak lagi meremehkan Xhin tetapi kini mereka mengaguminya.
"Aku sudah tahu kamu itu bukan orang biasa" batin Xiao Xhie yang sedang menonton dari jauh.
Hampir dua jam ujian tahap kedua selesai, dan ujian tahap ketiga akan dilanjutkan keesokan harinya.
Xhin lansung menuju ke kediaman Liu Gao, sepanjang perjalanan begitu banyak perempuan yang menggodanya bahkan sampai ada yang mengundangnya untuk tidur bersama.
Xhin tidak mempedulikan hal tersebut, Xhin terus berjalan ke arah kediaman Liu Gao.
Tetapi tiba-tiba Xhin di cegat oleh beberapa orang.
"Hai anak baru, apakah kamu ingin bergabung dengan kami keluarga Ahou, kamu akan sangat diuntungkan jikalau kamu bergabung dengan kami, keluargaku memiliki sumberdaya yang sangat banyak dan aku yakin kamu bisa meningkatkan dengan sangat" ucap salah seorang pria tersebut.
"Maaf senior, aku sudah bergabung dengan tetua Liu Gao" ucap Xhin lalu berjalan melewati pria tersebut.
"Kamu akan menyesal karena sudah menolak bergabung dengan keluargaku" batin orang tersebut.
Setelah sampai di kediaman Liu Gao, Xhin tidak mendapati seorangpun yang berada di rumahnya.
Xhin lansung membaringkan tubuhnya, Xhin lalu mengeluarkan token giok yang dibelinya di pelelangan tempo hari.
"Roh naga, bagimana cara aku menggunakan token ini" ucap Xhin bertanya.
"Tuan hanya perlu meneteskan darah tuan di token giok, setelah itu tuan hanya perlu mengaktifkannya maka portal dimensi akan muncul" jawab Roh Naga.
"Baiklah" ucap Xhin lalu melukai jarinya kemudian meneteskan Darahnya di atas token giok.
Setelah meneteskan Darahnya, token giok kini seketika menyala terang, cahaya yang dikeluarkan token giok hanya sebentar.
Setelah itu cahaya tersebut kembali menghilang.
Setelah cahaya tersebut menghilang, Xhin lansung mengaktifkan token giok tersebut.
Swoos!!
Muncul lingkaran dimensi didepan Xhin, terlihat tempat tersebut sangat gelap.
Dengan menggunakan api putih, Xhin lansung memasuki tempat tersebut.
Lebih tepatnya Xhin muncul di sebuah hamparan Padang rumput ditengah langit malam.
"Tuan lansung saja menuju ke goa tempat tinggal kami Ras naga, Goa tersebut terletak di puncak gunung yang paling tinggi di tempat ini" ucap Roh naga.
__ADS_1