Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Menaiki Anak Tangga


__ADS_3

"Kalian masuk saja dulu, siapa tahu kalian sangat beruntung" ucap Xhin sambil mengangkat jempol kanannya kearah Shan Dro dan yang lainnya.


Mendengar ucapan Xhin barusan, Shan Dro lansung berinisiatif untuk menjadi yang pertama memasuki protal tersebut.


Saat kaki Shan Dro melangkah memasuki portal itu, tubuhnya perlahan-lahan hilang di hadapan mereka semua.


Shan Dro tiba di sebuah tempat yang dipenuhi dengan ribuan kubus berwarna hitam, kubus-kubus itu memiliki pola bergaris yang sangat banyak menutupi sebagian besar badan kubus-kubus itu, dan juga kubus-kubus itu tidak hanya di atas tanah melainkan melayang di udara memenuhi langit-langit tempat tersebut.


Pola bergaris hijau tidak hanya terukir badan kubus-kubus itu, tetapi tanah di tempat tersebut juga sama seperti kubus kubus tersebut yang juga terdapat pola bergaris hijau.


"Tempat apaan ini, terus di mana pusaka semesta itu" batin Shan Dro melemparkan pandangannya ke segala arah untuk mencari keberadaan Galaxy Ore, karena di sekelilingnya hanya terdapat ratusan kubus, lama mencari-cari Shan Dro lalu menengadah ke atas sambil matanya tetap mencari-cari keberadaan Galaxy Ore.


Beberapa saat mencari, mata Shan Dro lansung tertuju pada sebuah altar yang mengambang jauh di atas langit melalui cela pada susunan kubus yang mengambang.


Shan Dro kini berada tepat di depan anak tangga pertama sehingga kubus-kubus itu seperti memiliki pikiran sendiri yang mana saling bergabung dengan yang lain, kubus-kubus itu perlahan-lahan membentuk tangga yang memanjang ke atas langit.


Kubus-kubus itu terus saling menyatu membentuk susunan anak tangga, anak tangga kedua kini selesai terbentuk begitu juga anak tangga ketiga, keempat, sampai seluruh anak tangga lainnya yang juga sudah terbentuk secara perlahan-lahan.


Tangga yang tercipta dari susunan ratusan kubus itu kini menyatu dengan altar yang melayang jauh di atasnya, terlihat pola hijau yang sebelumnya kini saling menyatu dari anak tangga pertama sampai terakhir, tidak menunggu lama Shan Dro lansung mengangkat kakinya untuk menaiki anak tangga pertama.


Dugg!!


Saat melangkahkan kakinya menginjak anak tangga yang pertama, Shan Dro merasakan adanya tekanan gravitasi yang cukup kuat saat berada di anak tangga pertama.


"Tidak mungkin bisa mencapai puncak dengan mudah, kemungkinan besar setiap anak tangga ini memiliki tekanan yang terus meningkat sesuai dengan jumlah anak tangga yang dinaiki" gumam Shan Dro.


Shan Dro kembali mengangkat kakinya untuk mengambil pijakan pada anak tangga kedua, di anak tangga kedua ini tekanan gravitasi meningkatkan hingga lima puluh kali lipat.


Hampir satu jam berlalu Shan Dro kini telah sampai di anak tangga ke sembilan puluh sembilan, saat ini tekanan gravitasi pada anak tangga ke sembilan puluh sembilan sudah meningkat menjadi dua ribu empat ratus tujuh puluh lima kali lipat, kaki kanan Shan Dro kini gemetar saat dia menaiki anak tangga ke seratus, tapi di anak tangga ke seratus ini tekanan akan bertambah menjadi lima ribu kali lipat.


Terlihat keringat dingin kini mulai membasahi wajah Shan Dro, dia memutuskan untuk berdiri sedikit lebih lama di anak tangga sembilan puluh sembilan untuk memulihkan tenaganya dan juga membiasakan tubuhnya dengan tekanan seperti itu.


Cukup lama beristirahat, kaki kanan Shan Dro kembali melangkah menaiki anak tangga ke seratus.


Pada saat itu juga seketika tubuhnya merasakan tekanan gravitasi yang sangat besar menekan tubuhnya, tekanan di anak tangga ke seratus ini terasa lebih kuat dari anak tangga pertama sampai yang ke sembilan puluh sembilan, bahkan kedua kakinya menjadi gemetar saat berada di anak tangga ke seratus.

__ADS_1


"Tekanan ini... Aku juga merasa kekuatan fisikku akan meningkatkan ke Tubuh Giok puncak" batin Shan Dro kini kembali bersemangat. "sedikit lagi!!" ucap Shan Dro yang terlihat Antusias.


Karena tidak kunjung meningkatkan ke tingkat Tubuh Giok puncak, Shan Dro kembali melangkahkan kakinya menaiki anak tangga ke seratus satu.


"Terbukalah!!"


Bang!!


ledakan gelombang kejut tercipta saat tubuh Shan Dro meningkat ke tingkat Giok puncak, saat menembus tingkatan tubuh Giok puncak tubuh Shan Dro melepaskan gelombang kejut yang sangat kuat.


Seluruh pori-porinya mengeluarkan cairan berwarna coklat yang sangat bau, cairan itu merupakan kotoran karena setiap kali tubuh dimurnikan akan mengeluarkan kotoran yang berada di dalam tubuh, tulang sumsum, dan darah.


"Saatnya pergi ke puncak" ucap Shan Dro menatap altar yang berada di depannya itu.


Shan Dro terus melangkahkan kakinya menaiki tangga demi tangga menuju puncak yang terdapat altar, total anak tangga berjumlah 110 anak tangga tetapi anak tangga seratus satu ke atas tekanan akan bertambah menjadi lima ratus kali lipat, jika ingin mencapai puncak anak tangga seorang kultivator dewa harus menahan beban gravitasi sebesar sepuluh ribu kali lipat.


**


Di sisi lain


Karena merasa khawatir, Xhin lansung mengajak mereka semua Memasuki portal tersebut.


Satu persatu dari mereka melangkah memasuki portal tersebut, mereka semua tiba di tempat yang sama dengan Shan Dro.


Mata Xhin lansung tertuju pada tangga yang memanjang ke atas, saat melihat ke atas mereka semua menemukan Shan Dro yang sedang berusaha naik dan sudah hampir tiba di bagian puncak.


Akan tetapi mereka semua melihat Shan Dro seperti kesulitan saat melangkahkan kakinya menaiki anak tangga berikutnya, bahkan Shan Dro terlihat sampai memuntahkan seteguk darah.


Wajahnya di penuhi dengan keringat, pakaiannya juga terlihat basah kuyup yang pastinya karena keringat miliknya sendiri.


Satu persatu dari mereka lansung menaiki anak tangga untuk menyusul Shan Dro, mereka semua merasakan tekanan yang sama seperti Shan Dro rasakan, berbeda dengan Xhin yang hampir tidak merasakan apapun.


Dua jam berlalu, kaki mereka menjadi gemetar saat berpijak di anak tangga ke 100, karena tekanan yang mereka rasakan sudah sangat kuat, tetapi Xhin hanya merasakan tekanan kecil saat berada di anak tangga ke 100.


Shan Dro kini telah sampai di puncak tangga, dia sedang duduk bersemedi di atas altar untuk memulihkan kondisi tubuhnya karena mendapat tekanan yang sangat kuat ketika berjalan naik ke atas tangga, sebenarnya tempat itu bukanlah altar melainkan lantai yang mengambang di atas langit.

__ADS_1


Xhin kini telah tiba di puncak tangga, dia berjalan dengan santai tanpa merasakan tekanan berat yang menekan tubuhnya, sebenarnya Xhin sudah menggunakan lima puluh ribu kekuatan sisik naga untuk membantunya menahan tekanan gravitasi.


Dengan tubuh fisik yang berada di tingkat puncak dan juga kekuatan sisik naga sehingga Xhin sangat mudah untuk melewati tangga tersebut.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG... :)^^^

__ADS_1


__ADS_2