Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Dunia Abbys III


__ADS_3

Dari atas goa hingga dasar kedalaman goa di terbangi oleh batu kristal yang mengandung energi Mana, batu kristal itu bersinar terang menerangi goa, karena jumlah batu kristal sangatlah banyak jadi cahaya yang di hasilkan juga sangat terang.


Setelah tiba di dasar goa, mereka melewati pos penjagaan, pos penjagaan tidak terlalu ketat karena yang berwujud manusia sempurna dapat melewati pos penjagaan dengan sangat mudah, mereka membangun pos penjagaan karena sering kali ada monster goblin yang menyelinap masuk untuk menculik harta milik manusia, ada juga goblin mencuri anak kecil atau bayi yang tidak berdaya jadi itu kenapa pos penjagaan di buat.


Kedua remaja itu lansung membawa Xhin melewati pos penjagaan, setelah kaluar dari pos penjagaan Xhin sangat terkejut melihat luas ruangan dalam tanah yang di buat manusia di dunia Abbys itu sangat besar.


"Bagaimana bisa mereka membuat tempat seperti ini di dalam tanah?" Batin Xhin yang terlihat sangat kagum dengan peradaban manusia di dunia Abbys setelah melewati era kehancuran.


"Ayok kita pergi ke rumahku" ucap Sarvio William menatap Andre Smith dan Xhin.


Sarvio William lansung membawa jalan menuju ke rumahnya, sepanjang jalan Xhin melihat banyak sekali orang berlalu lalang, "orang sebanyak ini, bagiamana oksigen di sini tidak habis?" Ucap Xhin bertanya.


"Itu karena terdapat banyak cerobong besar yang berfungsi untuk menarik oksigen dari luar dan ada juga cerobong yang berfungsi untuk menyerap keluar udara kotor yang berada di dalam kota ini" jelas Sarvio William.


sepanjang perjalanan banyak sekali pasang mata wanita dewasa yang menatap Xhin dengan tatapan yang berbeda, mereka terlihat seperti ingin menerkam Xhin tetapi Xhin tidak menghiraukan mereka.


"Seluruh umat manusia hanya membangun satu kota besar, para pekerja juga terus memperluas daerah dengan terus menggali tanah untuk memperluas ruang bawah tanah" jelas Andre Smith.


"Hei.. kakak Xhin, dari tadi kamu di lirik terus loh sama wanita cantik, tapi kenapa kamu tidak menghiraukan mereka?" Ucap Sarvio William.


Xhin hanya diam mendengarkan pertanyaan daru Sarvio William, setibanya di kediaman Sarvio William, mereka lansung di sambut dengan beberapa penjaga gerbang keluarga Wiliam.


"Hormat kami tuan muda" penjaga gerbang menyambut Sarvio William.


Sarvio William lansung memerintahkan pelayanan keluarganya untuk menghidangkan makanan... sambil menunggu makanan di hidangkan mereka membawa Xhin untuk membersihkan tubuhnya.


Xhin lansung membersihkan tubuh dengan elemen air yang dia munculkan, Xhin juga membersihkan darah yang melekat di rambutnya dan pakaian, setelah pakaiannya di keringkan Xhin lansung mengatur model pakaian sama seperti orang-orang yang berada di dunia Abbys.


Setelah keluar dari tempat pemandian, mereka berdua mematung menatap Xhin.


"Kenapa kalian menatapku begitu?" Ucap Xhin bertanya.


"Hmp... Wajahmu entah bisa di bilang cantik atau tampan, tapi tergantung dari model rambut mu kakak Xhin, bagai mana kalau aku memotongnya seperti mirip ku" ucap Sarvio William.


"Terserah kalian saja" jawab Xhin.


Beberapa saat kemudian Sarvio William telah datang dengan sebuah pedang yang terlihat seperti Katana, Andre Smith memegang rambut milik Xhin, sedangkan Sarvio mulai memotong secara perlahan-lahan.


Crriiingg!!


Crriiingg!!


Terdengar suara seperti gesekan baja keras saat katana itu menyentuh rambut milik Xhin, "sial, ini rambut apa batang besi, keras bangat bahkan terdengar suara keras seperti itu saat aku memotong rambut mu kakak Xhin" ucap Sarvio William.


"Tidak usah dipotong lah kalau begitu, tapi tadi kata kalian keluarga Cullet masih ada terus di mana mereka?" Ucap Xhin bertanya.


"Oh... mereka berada di tengah kota, seperti biasalah... mereka itu keluarga bangsawan kelas satu dan satu-satunya keluarga bangsawan yang mewarisi tahta kerajaan Dragon Cullet salama turun-temurun" jelas Andre Smith.


"Oh... Tapi dari mana asal energi Qi yang tadi kamu bilang" Xhin kembali bertanya.

__ADS_1


"Seratus tahun setelah era kehancuran, Para Master kerajaan Dragon Cullet yang baru terbentuk selama 70 tahun telah menyelidiki asal energi ini sebelumnya, karena penyelidikan itulah mereka menemukan tubuh sang pahlawan atau Kakak sepupu dari Anton Cullet dan Mei Cullet yang tidak lain pendiri kerajaan Dragon Cullet" jelas Andre Smith.


"Mau tahu gak siapa nama sang pahlawan itu?" Ucap Andre kepada Xhin dan Xhin hanya menganggukkan kepalanya.


"Sang pahlawan itu bernama Damse Cullet, walaupun mayatnya telah ditemukan dan tidak membusuk, akan tetapi mayat sang pahlawan tidak bisa di dekati, energi Qi yang sangat kuat yang berasal dari mayat sang pahlawan dapat membuat tubuh manusia atau monster menjadi hancur. Ada rumor mengatakan kalau sang pahlawan mati saat itu dengan dendam yang sangat besar atas kematian istrinya jadi jiwa sang pahlawan kini menjadi iblis yang tidak dapat bereinkarnasi" sahut Sarvio William menjelaskan.


"iblis kentut mu!!" batin Xhin.


"Terus apakah kalian tau tempat mayat itu berada?" Ucap Xhin bertanya.


"Tau kok, tempat itu cukup jauh, butuh satu bulan berjalan kaki sampai di tempat itu, tunggu sebentar... Aku akan memperlihatkan peta milikku" ucap Sarvio William yang langsung mengacak-acak lemari yang terdapat banyak sekali gulungan kertas.


"Tuan muda, makanannya sudah siap" ucap salah seorang pelayan laki-laki dari luar pintu.


"Baik paman Rob, aku akan segera ke bawah" teriak Sarvio William.


"Ah... Ini dia petanya" Sarvio William lansung membuka gulungan peta itu di atas meja.


"Di sini tempat kita berada, sedangkan tempat mayat pahlawan berada di sini... Lembah Damcul, lembah itu diambil dari nama Damse Cullet, jaraknya untuk kesana kita harus menempuh sekitar 700 ribu mil" jelas Sarvio William.


Teng!!


Teng!!


Teng!!


Terdengar bunyi lonceng bergema di seluruh pelosok kota bawah tanah.


"Bunyi lonceng itu pertanda hari telah malam, biasanya akan dibunyikan setelah matahari telah terbenam sepenuhnya, begitu juga jika matahari telah terbit, mereka akan membunyikan lonceng untuk membangunkan semua orang" jelas Andre Smith.


"Ayok ikut aku, kita makan makan malam terlebih dahulu sebelum keluargaku pulang ke rumah" Sarvio William mengajak Xhin makan.


Mereka bertiga makan selama dua batang dupa, selesai makan Andre Smith pamit pulang, sedangkan Sarvio Wiliam tidur dengan Xhin.


Saat berada di kamar Xhin kembali teringat dengan pertempuran melawan Dante dulu, dia juga tidak menyangka kalau waktu yang berlalu di dunia Abbys setelah pertempurannya itu sudah terjadi 5 juta tahun yang lalu, Xhin juga masih bingung apakah mayatnya masih utuh atau hanya tersisa tulang-tulang kerangka tubuh saja, dia juga berpikir kalau sudah lewat jutaan tahun jadi tubuh lamanya tidak akan bisa bertahan selama itu.


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2