Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Menuju Tempat Vena Spiritual


__ADS_3

"Xhin Gege! Cepat hilangkan array milik mu ini, kita tidak dapat keluar" teriak Xiang Yu yang kini mulai kesal.


"Eh... Maaf yah Yu'er" jawab Xhin.


"Jendral Shao tolong tunggu sebentar" ucap Xhin.


"Menghilanglah"


hanya dengan satu lambaian tangan Xhin lansung menghilang array pelindung dewa yang dia buat sebelum pertarungan di mulai.


Setelah selesai menghilangkan array pelindung dewa, Jendral Shao lansung terbang melesat dan diikuti oleh Xhin yang berada di samping kiri Jendral Shao.


Dari kejauhan Xhin telah melihat bayangan formasi Transisi karena sinar matahari yang mulai terbenam membuat munculnya tempat formasi Transisi, Xhin dan jendral Shao lansung terbang melesat dengan cepat ke arah formasi Transisi yang terlihat oleh mereka.


Tidak butuh waktu lama untuk mereka berdua sampai di formasi Transisi itu, setelah Jendral Shao meletakkan 36 batu roh di titik lingkaran formasi, seketika formasi Transisi lansung aktif.


Xhin dan Jendral Shao melesat masuk ke dalam formasi Transisi, keduanya kini muncul di sebuah goa dalam laut, saat Xhin mencoba mengalirkan kesadarannya, dia merasa kesadarannya di batasi oleh dinding formasi penyegelan yang sangat kuat.


"Pantasan aku tidak bisa menemukan tempat ini, formasi yang membatasi tempat ini sangat kuat, dengan meminjam energi dari Vena spiritual maka formasi ini akan bertahan hingga ratusan ribu bahkan jutaan tahun" ucap Xhin berjalan mengikuti Jendral Shao dari belakang.


Karena tidak dapat menyebarkan kesadarannya ke luar, Xhin memilih untuk menyebarkan kesadarannya untuk menelusuri kedalaman goa bawa laut.


Jreeng!!


Xhin terkejut saat sebuah mata besar muncul di depan kesadarannya, "apa itu, apakah itu makhluk yang di segel" batin Xhin terkejut.


Setelah cukup jauh memasuki goa dalam laut, Jendral Shao lansung berkata kepada Xhin, "Tuan muda, aku hanya bisa mengantarkan anda sampai di sini, hanya ini batas yang bisa aku tempuh, sisanya aku serahkan kepada tuan muda"


Mendengar ucapan dari jendral Shao, Xhin terpaksa harus melanjutkan perjalanan sendirian menuju Vena spiritual bumi,"Terima kasih jendral Shao, sisanya serahkan saja kepadaku" ucap Xhin lanjut berjalan.


"Hati-hati tuan, monster itu sangat kuat, jangan melawannya secara langsung tetapi lebih baik gunakan pedang anda yang kini menggantikan trisula dewa laut sebagai pusaka pengendali lautan untuk menundukkan beast monster itu" ucap Jendral Shao memberi saran.


"Tenang saja Jendral Shao, aku akan mengatasinya" balas Xhin yang terlihat menghilang dalam kegelapan goa bawa laut.


"Monster itu pasti memiliki energi spiritual yang sangat besar, dengan memiliki pedang Rebellion maka aku dapat menyerap habis kultivasi beast monster itu.." batin Xhin yang terlihat kegirangan.


Dari kejauhan Xhin melihat cahaya yang bersinar seperti bintang di angkasa pada dinding goa, saat telah mendekati cahaya itu Xhin akhirnya menyadari kalau di tempat itu terdapat banyak sekali baru roh yang berada di dinding goa.


"Semua batu roh ini tercipta oleh Vena spiritual bumi, aku mendapatkan banyak untung di perjalanan kali ini" batin Xhin.


Dengan mengontrol energi spiritual, Xhin lansung melepaskan batu roh yang tertanam di dinding goa, dalam sekali lambaian tangan Xhin telah menyimpan ribuan batu roh kualitas tinggi.

__ADS_1


"Hehehe... Nasib ku sangat baik, aku tidak jadi miskin" batin Xhin yang terus mengambil setiap batu roh yang tertanam di dinding goa.


Dua jam kemudian Xhin kini telah berada di ujung goa dalam laut, Xhin telah menyimpan lebih dari 100 ribu batu roh kualitas tinggi.


Xhin terus berjalan menelusuri goa bawa laut itu, setelah berada di ujung goa Xhin dapat melihat sebuah ruangan dalam goa yang memiliki ukuran yang sangat besar, mata Xhin juga tertuju pada kristal Vena spiritual bumi, energi spiritual yang di keluarkan oleh kristal Vena spiritual bumi terasa sangat lemah tapi lebih kuat dari pada energi spiritual yang berada di luar goa dalam laut.


"Itu..." Xhin terkejut saat melihat seekor beast monster hiu yang sangat besar yang berada di dalam batu es berukuran raksasa, rahangnya bisa mencapai 15 meter dan memiliki gigi besar berjeruji seperti gergaji dengan 2 deretan gigi di atas dan bawah. Panjang Beast Monster itu sekitar 190 meter, beast monster itu memiliki kulit berwarna hitam pekat di bagian atas dan putih ke abu-abu an di kulit bagian bawahnya. Xhin dapat memastikan kalau beast monster itu memiliki kulit yang sangat tebal, Xhin juga melihat cahaya merah keluar di sepanjang tubuhnya membentuk pola bergaris putus putus.


"Megalodon! Aku tidak menyangka kalau beast monster kuno yang mereka maksud itu adalah megalodon, tapi saat terbang di atas air aku merasakan gelombang suara dari beast monster bawa laut yang membentuk koloni, saat aku mencoba menyebarkan kesadarannya ke dalam laut, aku juga melihat beast monster megalodon tapi ukurannya tidak sebesar ini" batin Xhin.


"Matanya bergerak!!" Xhin yang terkejut dengan refleks mundur selangkah saat mata Beast Monster megalodon melihat ke arahnya.


Krakkk!!!


Es raksasa itu tiba-tiba mengalami retakan panjang di seluruh bagian.


Brrruuusss!!!


Es raksasa yang tadinya retak seketika pecah berhamburan.


Whuussshhh!!!


WUUAAAAUUUCCHHH!!!


"Tekanan energi spiritual yang sangat menakutkan, beast monster ini telah mencapai Immortal emperor puncak" batin Xhin yang memuntahkan darah segar dari mulutnya.


"Aku dapat di hancurkan hanya dengan raungannya saja, untungnya kekuatan fisikku telah berada di tingkat suci dan di tambah dengan fisik naga jadi aku bisa bertahan saat menahan gelombang kekuatan spiritual sebesar ini" batin Xhin.


Blaammm!!!


Beast monster Megalodon mengebaskan ekornya hingga menghancurkan dinding es tebal yang menutupi mulut mulut goa di belakangnya.


"Gilllaaa sihhh, dengan kekuatan sebesar ini aku dapat menembus sembilan tingkatan sekaligus, Heavenly Immortal King... Aku datang!!" Teriak Xhin yang terlihat sangat senang.


"Es Abadi, beku lah"


Melihat air laut menerobos masuk, Xhin yang tidak mau kehilangan beast monster kuno itu lansung membekukan kembali mulut goa dengan elemen Es abadi miliknya.


WUUAAAAUUUCCHHH!!!


Beast monster Megalodon kembali mengeluarkan suara raungan yang sangat mengerikan setelah melihat mulut goa kembali di tutupi lapisan es tebal.

__ADS_1


"Rebellion"


Kemunculan pedang Rebellion di tangan Xhin membuat beast monster Megalodon terdiam tidak bergeming, aura pengendali lautan yang sebelumnya milik trisula dewa laut kini di keluarkan oleh pedang Rebellion.


"Masih tidak mau patuh?" Ucap Xhin berjalan mendekat ke beast monster Megalodon yang terlihat seperti menundukkan kepalanya.


"Mohon ampun yang mulia, aku mohon biarkan aku pergi, aku tidak akan membuat kekacauan di seluruh lautan lagi" terdengar suara dari beast monster Megalodon.


"Hoho... Bukan begitu konsepnya, dari pada melepaskan mu lebih baik kamu menjadi kekuatan ku" jawab Xhin meletakkan tangan kulit bagian depan rahang bawah beast monster Megalodon.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2